Wednesday, September 14, 2016

Beelzebub juga disebut dengan Ba‘al Zebûb atau Ba‘al Zəvûv (בעל זבוב) pada mulanya adalah sosok ilahi yang disembah di wilayah Palestina tepatnya di Ekron. Tidak ada banyak informasi mengenai sosok dewa beserta kultusnya ini, dan kata בעל זבוב muncul sebagai variasi Bahasa Ibrani dengan makna “Tuhan Lalat”. Awalnya, kata ini kemungkinan merujuk pada “Tuhan Tempat Tinggi (Zebul) atau tuhan penguasa suatu tempat Zebub. Istilah ini kemudia muncul dalam tulisan-tulisan kristiani untuk merujuk kepada sosok iblis. 

Dalam tradisi perjanjian lama, Raja Israel Ahazaia meminta tolong kepada BaalZebub, dewa Ekron, untuk menyembukannya dari cedera terjatuh. Nabi Elia kemudian mengutuknya karena tindakanya ini. Dalam tradisi Perjanjian Baru diungkapkan, Yesus dituduh oleh para penentangnya sebagai pengikut Beelzebub, “pangeran iblis”. Selanjutnya dalam periode sastra pertengahan, Beelzebub kemudian diyakini sebagai sosok kepala iblis di Neraka terkadan disamakan dengan setan. Sosok ini juga sering dikaitkan dengan ritual sihir dan penyebab kekacauan di Salem. (Salem witch trials).

Sumber Alkitabiah terawal mengenai Beelzebub terdapata dalam 2 Raja-Raja 12:6 dengan munculnya nama Ba’al Zebub. Diceritakan bahwa Ahazia raja Israel dan Ratunya Jezebel cedera parah setelah terjatuh. Mereka mengirim utusan untuk memohon kepada Ba’al Zebub dewa kota Ekron Palestine untuk memberi mereka kesembuhan. Mendengar kabar ini, Nabi Elia marah besar dan mengutuk Ahazia sebab berpaling dari Yahweh. 

Jika kata Ba’al Zebub pada mulanya merujuk pada “Penguasa Lalat”, alasan utama Ahazia meminta pertolongan padanya kemungkinan untuk menyingkirkan lalat-lalat yang terus mengerumuni luka cederanya. Dewa yang sama dalam artian penguasa lalat juga dipuja di Elis Yunanu dan pada beragam kebudayaan lainnya. Meski demikian, kata Baal Zebub kemungkinan memiliki makna “Penguasa Zebub” merujuk pada sebuah tempat karena frase serupa juga ditemukan dalam ayat perjanjian lama lain contoh Baal Peor yang berarti penguasa Peor. Selain itu muncul juga anggapan bahwa Ba’al zebub berarti Penguasa Tempat Tinggi, sosok ilahi yang dipuja pada kuil-kuil dipuncak bukit atau gunung.

Sosok Beelzebub yang sebelumnya merupakan sosok ilahi mengalami pergeseran drastis dalam tradisi perjanjian baru dimana nama ini sering dikaitkan dengan sosok setan. Kemungkinan peralihan ini merupakan pengaruh dari sumber tradisi Yahudi yang tidak diketahui asal-usulnya yang memberikan julukan pangeran iblis kepada Beelzebub. Kata Beelzebub digunakan juga dalam terjemahan Suryani Alkitab dan Latin Vulgata untuk merujuk pada sosok setan, sama halnya dengan Alkitab King James version. Dengan demikian, peralihan Beelzebu ke sosok setan berkembang biak di wilayah-wilayah dominasi kristiani. 

Beelzebu juga ditemukan dalam karya-karya apokrif. Pada kitab perjanjian Sulaiman Beelzebul muncul sebagai sosok pangeran iblis yang mengatakan bahwa sebelum kejatuhannya dia merupakan sosok malaikat surga mengurus bintang Hesperus, nama Yunanu untuk Venus, bintang fajar. Kutipan ini berhubungan juga dengan sosok Lucifer yang juga dijuluki bintang fajar. Dengan demikian, dugaan kesamaan sosok Beelzebul dengan iblis atau setan semakin kuat. Dalam tulisan itu, Beelzebul mengaku sebagai penyebab kehancuran melalui tirani, menggoda manusia memuja iblis, membangkitkan perasaan birahi pada para pendeta, menyebabkan kecemburuan dan pembunuhan, dan membawa peperangan. Dalam surat-surat pilatus atau dikenal juga dengan Injil Nikodemus, Beelzebul atau Beelzebub muncul setelah Yesus mengendalikan Pangeran Setan dan mengusirnya kembali ke Neraka. Dengan demikian, nama Beelzebul digunakan juga untuk Hades—personifikasi dunia bawah—sekaligus untuk julukan setan.

Pada karya-karya kristiani berikutnya, Beelzebub biasanya digambarkan sebagai sosok penguasa neraka. Dia diyakini berasal dari order malaikat Kerubim sebelum kejatuhannya. Menuru Okutis Johanees Wierus, Beelzebub merupakan letnan pemimpin ketika terjadi pemberontakan Lucifer di surga. Selain itu, Beelzebub juga ditempatkan sejajar dengan tiga malaikat utama yang jatuh yaitu Lucifer dan Leviathan, dimana dia dikaitkan dengan dosa kesombongan dan keserakahan. Dalam karyanya, Paradise Lost, Milton menempatkan Beelzebub sebagai tingkat dua Kerubim yang jatuh. Dia menulis, dari dia kecuali setan (Lucifer) memiliki tempat tertintinggi. Sosok ini juga dibentuk untuk menistakan trinitas agung yanitu Beelzebub, Lucifer, dan Astaroth. Pendeknya, sepanjang perjalana sejarah dan penafsiran manusia sosok Beelzebub yang sebelumnya merupakan sosok suci ilahi sembahan bangsa Palestina berubah menjadi sosok Iblis nista neraka.
Buku/Kitab sihir yang juga dikenal dengan sebutan Grimoire memberikan pedoman bagi para pelajar sihir tentang ritual sihir, perapalan mantra, ilmu pengasihan, pencarian Familiar (Jin Pendamping/Khadam), dan tatacara pemanggilan serta pengendalian makhluk gaib, baik iblis maupun malaikat. Kata Grimoire sendiri berasal dari bahasa Perancis, yang artinya “grammar book”. Materi isi dalam kitab sihir itu umumnya dinukil dari tradisi sihir dan mistik Ibrani/Israilliyat Kuno, termasuk nama-nama yang digunakan, kuasa gaib, tugas para makhluk gaib, dan nama-nama sakti Yahweh. Selain itu, sumber-sumber mistik dan sihir dari tradisi Yunani dan Mesir Kuno juga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap muatan isi Grimoire yang kebanyakan ditulis dan beredar pada abad pertengahan hingga abad 19.
Para pelaku sihir menggunakan grimoire untuk ritual pemanggilan makhluk gaib untuk dimintai tolong, pembacaan pergerakan benda-benda langit untuk tujuan tertentu, kekayaan, keberuntungan, kekuatan gaib, menyakiti musuh, dan sebagainya. Kitab itu memberikan pedoman kepada para pelaku sihir pakaian ritual apa yang harus mereka kenakan, peralatan apa yang mesti digunakan, bagaimana tatacara penyucian diti, dan mantra dan doa apa yang perlu dirapalkan diikuti dengan waktu yang paling tepat untuk melakukannya berdasarkan hitungan astrologis, pergerakan jam siang dan malam, dan ruh gaib penguasa waktu. Di dalamnya juga terdapat bahan-bahan untuk dupa, bentuk lingkaran sihir, segitiga gaib, pentakel, jimat, segel dan sigil, instruksi pemberian tumbal/sesajen, dan cara menghadapi ruh gaib yang jahat termasuk ritual Exorcisme, pengusiran setan.

Kitab Sihir Sulaiman (Key of Solomon)


Terdiri atas dua buku, kitab sihir ini diatribusikan kepada Nabi Sulaiman, yang meminta kepada Tuhan agar dianugerahkan kebijaksanaan dan kekuatan untuk mengendalikan pasukan jin. Kitab ini menjadi sumber bagi kebanyakan kitab serupa lainnya. Pada abad 1 M, sejarawan Yahudi Josephus menyebutkan adanya sebuah buku mantra untuk memanggil dan mengendalikan jin, yang diyakini berasal dari Sulaiman. Josephus mengatakan seorang Yahudi bernama Eleazar menggunakannya untuk menyembuhkan orang yang sedang kerasukan. Akan tetapi, sejarawan modern meyakini kitab yang dimaksud bukanlah kitab Key of Solomon melainkan kitab apokrif Perjanjian Sulaiman (Testament of Solomon). Kitab sihir beredar luas dan sepanjang waktu isi dan ukurannya semakin bertambah sehingga banyak versi bermunculan dan teks aslinya sudah tidak diketahui lagi. Semenjak abad 14, karya sihir yang diatributkan kepasa Sulaiman ini semakin memiliki pengaruh luas dalam kehidupan abad pertengahan sehingga sekitar tahun 1350, Paus Innocent VI memerintahkan agar semua Kitab Sihir yang berhubungan dengan Sulaiman ini dibakar karena dianggap berbahaya. Pada abad 17, kitab ini kembali beredar luas dalam beragam versi. Banyak yang menganggap naskah asli kitab ini ditulis dalam Bahasa Ibrani, namun sampai sekarang bukti yang mendukung anggapan ini tidak ditemukan.

Lemegeton

Grimoire lain yang juga diatributkan kepada Sulaiman adalah Legemeton atau juga dikenal dengan The Lesser Key of Solomon. Asal dan makna kata Lemegeton tidak diketahui hingga saat ini. Kitab ini juga disebut dengan nama Liber Spirituum dan Liber Offi ciorum. Beberapa menduga kitab ini pada mulanya ditulis dalam Bahasa Kaldea dan Ibrani, tapi dugaan ini diragukan kebenarannya. Tulisan terawal dari Lemegeton ditemukan dalam bahasa Perancis yang muatan isinya kemungkinan dinukil dari Perjanjian Sulaiman dan Kitab Henokh. Sebagian dari isi Lemegeton diterbitkan dalam bahasa Latin oleh demonologis Johan Weyer pada 1563 dengan judul Pseudomonarchia Daemonum (Pseudo-monarkis para iblis). Tahun 1584, Reginal Scott menerjemahkan sebagian isi Lemegeton dalam bukunya Sejarah Penemuan Sihir. Kitab sihir ini dibagi menjadi empat bagian: Goetia, Theurgia, Pauline Art, dan Almadel. Goetia membahas tentang ruh-ruh jahat. Theurgia membahas tentang ruh baik dan ruh jahat. Sementara itu, Pauline Art membahas tentang ruh-ruh gaib penjaga planet, tanda zodiak, dan jam-jam siang dan malam. Almadel membahas tentang 20 pemimpin ruh gaib penguasa empat mata angin dan lingkaran zodiak. Selain itu, kitab sihir ini juga memuat daftar 72 malaikat yang jatuh beserta gelar, segel, tugas, kekuatan dan malaikat lawan mereka. Munculnya jumlah 72 ini diyakini terpengaruh oleh doktrin Schemhamphorae, 72 malaikat pemikul Nama Agung Elohim.

Perjanjian Sulaiman

Kitab perjanjian sulaiman termasuk kedalam kategori kitab apokrif ditulis dalam Bahasa Yunani antara abad 1 dan 3 Masehi. Kitab ini mengisahkan pembangunan Bait Agung Yerusalem dimasa Sulaiman. Muatan isinya sarat akan demonologi, angelologi, dan tradisi mengenai pengobatan, astrologi, dan magis. Penulis kitab ini diyakini mendapat pengaruh dari Talmud Babilonia. Menurutnya, bintang-bintang dan benda luar angkasa memiliki hakikat demonik, mempengaruhi perjalanan hidup manusia, serta diperintah oleh iblis yang bisa menyebabkan kemalangan dan penyakit bagi manusia bumi. Kitab perjanjian ini memiliki andil besar dalam munculnya legenda kekuatan sihir Sulaiman. Akan tetapi, Kitab ini tidak memuat petunjuk praktis tentang pemanggilan maupun penatalaksanaan ritual magis.

Grand Grimoire (Grimoire Agung)

Kitab sihir berbahasa Perancis ini kemungkinan ditulis pada abad 17 atau 18. Edisi terawal dari tulisan magis ini tidak memiliki informasi tentang tempat dan tanggal penerbitannya. Salah satu versi dari Grand Grimoire ditemukan berasal dari tahun 1522 dengan judul lengkapnya Grimoire Agung, dengan Lingkaran Sakti Sulaiman dan Sihir Hitam; atau Perlengakapan Magis Agrippa Agung untuk Menemukan Harta Tersembunyi dan Penundukan Kuasa-kuasa Gaib, Dilengkapi dengan Ringkasan semur Ilmu Sihir. Editor, Venetiana del Rabina, mengatakan tulisan ini merupakan terjemahannya dari karya Sulaiman yang dia miliki. Grand Grimoire merupakan kitab sihir hitam dengan iblis tertingginya sama dengan dalam Grimoriun Verum berikut dengan bawahannya. Buku ini memiliki petunjuk praktis untuk ritual persekutuan antara penyihir dengan Lucifuge Rofocale, sosok mentri agung Lucifer, yang hanya muncul dalam grimoire ini saja. Nama akhirnya, Rofocale, kemungkinan anagram dari Focalor, sosok iblis yang muncul dalam Lemegeton. Dalam grimoire ini juga ditemukan petunjuk untuk ritual nekromansi, pemanggilan roh.

Grimoriun Verum

Dinukil dari Greater Key of Solomon dan ditulis dalam Bahasa Perancis, kitab sihir ini kemungkinan berasal dari pertengahan abad ke 18. Dalam perkembannya, muncul spekulasi bahwa Grimorium Verum diterjemahkan dari Bahasa Ibrani oleh pendeta Yesuit bernama Plaingiere dan diterbitkan oleh Alibeck dari Mesir tahun 1517. Grimorium Verum umumnya menyalin ulang petunjuk ritual magis dalam Key of Solomon namun menggunakan peralatan yang berbeda mengenai persiapan gulungan parkamen, pemanggilan, dan pengusiran sosok gaib. Selain itu, tulisan ini memuat hirarki iblis yang berbeda dengan jumlah 30 tingkat dibawah komando 3 pemimpin iblis, Lucifer, Beelzebub, dan Astaroth. Muatan dalam grimoire juga menunjukan pengaruh dari Lemegeton terutama mengenai “Rahasia Agung” pseudo Albertur Magnus.

Grimoire Honorius

Juga dikenal dengan Undang-undag Honorius, teks sihir ini kemungkinan ditulis pada abad 16 namun diterbitkan pertama kali di roma tahun 1629 dan menyebar luas abad ke 17. Grimoire Honorius diatribusikan kepenulisannya kepada Paus Honorius yang juga dikenal sebagai pencetus ritual exorcisme. Buku ini menunjukan pengaruh dari Lemegeton dan menyatakan ditulis berdasarkan praktik Kabalah, tapi hubungannya dengan kabalah sangat ganjil. Sebaliknya, kitab sihir ini lebih banyak memuat elemen kristiani. Teks ini dianggap sebagai tulisan paus dimana dia menitahkan otoritas gereja harus memiliki kekuasaan untuk memanggil dan mengendalikan sosok-sosok gaib. Kekuatan ini telah diwariskan kepada gereja sebagai pelanjut dari st. Petrus.
Ritual yang dimuat menggabungkan eleme kabalah seperti 72 nama suci Yahweh dengan elemen kristian seperti pengakuan dosa, litani, jemaat suci, malaikat, Injil Yohanes dan doa suci diikuti dengan pengorbanan darah binatang, yang membuatnya lebih tampak seperti Misa Hitam. Edisi 1670 Honorius memuat petunjuk pelakasanaan exorcisme bagi manusia dan hewan. Dengan kedudukannya sebagai teks magis, tulisa ini dianggap tidak memiliki fondasi teologis yang kuat dan ditulis untuk kepentingan komersial.

Tuesday, February 23, 2016



Aphrodite sosok dewi kecantikan, keindahan, asmara, kenikmatan seksual, dan kesuburan bangsa Pagan Yunani . Dalam jajaran pantheon Romawi Kuno, sosok ini disebut dengan dewi Venus. Menurut sejarahnya, sosok dan kultus Aphrodite diambil atau terpengaruh dari kultus Astarte di Funisia. Menurut Theogoni Hesiod, Aprodhite terlahir dari potongan penis Uranus yang dilempar ke laut, dan dari buih lautan (aphros) lahirlah sanga Aphrodite. Dengan demukian, sosok dewi ini jauh lebih kuno dan tua dari Zeus, yang merupakan cucu dari Uranus.

Aphrodite dengan kecantikannya membuat para dewa khawatir terganggunya kedamaian di antara mereka untuk memperebutkan sang dewi. Untuk mencegah hal ini. Zeus menikahkan Aphrodite dengan Hephaestus. Dalam sejarahnya, Aphrodite memiliki banyak sekali kekasih baik dari kalangan dewa seperti dewa perang Ares maupun kalangan manusia seperti Anchises. Karena banyaknya kekasih yang dia miliki, Aphrodite dipercaya memiliki banyak keturunan.
Aphrodite juga dikenal dengan julukan Cytherea (Lady of Cythera) dan Cypris (Lady of Cyprus. Munculnya julukan ini akibat berkembangnya kultus Aphrodite di wilayah tersebut, wilayah yang juga mengklaim sebagai tempat kelahiran bagi sang dewi. 


Sosok Aphrodite juga berkaitan erat dengan sosok dan kultus Adonis, dewa kesuburan yang kematianya diperingati dengan festival ratapan diberagam wilayah mediterania dan semitik barat hingga funisia. Dikatakan bahwa Aphrodite merupakan kekasih Adonis sekaligus sosok yang memiliki peran dalam kelahirannya. Aphrodite membujuk Myrrha atau Smyrna untuk melakukan incest dengan ayahnya, Theias, Raja Assyria. Saat Theia mengetahui hal ini, dia sangat murka dan berusaha membunuh putrinya. Akan tetapi, para dewa mengubag sang putri menjadi pohon myrrh, dan dari pohon inilah Adonis muncul dan lahir.

Ketika Adonis terlahir langsung dalam sosok dewasa, Aphrodite mengasuhnya dan menggodanya dengan bantuan Helen, temannya, karena sang dewi terpesona akan ketampanan Adonis. Aphrodite menitipkan Adonis kepada Persphone untuk dijaga, namun Persephonr juga terpesona akan ketampanannya dan tidak mau mengembalikannya kepada Aphrodite. Untuk mencegah peperangan diantara kedua dewi, Zeus atau Calliope mendamaika mereka dan memerintahkan Adonis akan tinggal empat bulan bersama Aphrodite, empat bulan bersama Persephone, dan empat bulan lainnya ia bisa memilih untuk tinggal dengan siapa. Dia selalu memilih tinggal bersama Aphrodite karena Persephone merupakan sosok dewi alam bawah yang dingin dan tidak ramah.

Kehidupan Adonis berakhirnya dengan terbenuhnya dia akibat kecemburuan Ares, dewa perang dan kekasih lain Aphrodite. Aphrodite diperingatkan akan kecemburuan ini dan diberitahu bahwa Adonis akan terbunuh oleh sosok banteng atau babi hutan jelmaan Ares. Ia berusaha membujuk Adonis untuk tetap tinggal bersamanya, namun kecintaan Adonis akan berburu menyebabkan petakanya. Saat tengah berburu, babi hutan jelmaan Ares menemukannya dan menusuknya dengan tanduknya hingga Adonis mati.

Dijuluki “Yang Bangkit dari Buih Samudera, Aphrodite terlahir dari laut dekat Paphos, Cyprus dari ceceran darah dan sperma potongan penis Uranus yang dibuang ke laut tersebut. Aphrodite langsung terlahir dalam sosok dewasa. Dalam Buku V Iliad, Homer menuturkan versi berbeda mengenai asal usul Aphrodite. Menurutnya, Aphrodite merupakan putri dari Dione, dewi peramal yang juga merupakan sosok Dewi Diana di Dodona.

Kultus pemujaan Aphrodite berpusat di Paphos, pesisir timur laut Cyprus tempat kelahirannya, tempat yang juga penduduknya telah lama memuja sosok dewi Ishtar dan Ashtaroth, dua sosok dewi yang juga berpengaruh telah hadirnya sosok dan kulyus Aphrodite. Dikatakan bahwa sosok dan kultusnya pertama kali muncul di Cytherea, tempat persinggungan perdagangan dan budaya antara Kreta dan Peloponous. Dari spekulasi ini, beberapa meyakini sosok dan kultus Aphrodite kemungkinan berasal dibawa dari daratan Levant, Lebanon Syria Israel dan Jordan kuno menuju daratan utama Yunani.

Festival sucinya, Aphrodisia diperingati di seluruh wilayaha Yunani, terutama di Athena dan Korintus. Peringatan festival ini di kuil Aphrodite dirayakan dengan ritual hubungan seksual dengan pendeta wanita tertinggi kuil. Ritual ini kemungkinan juga terus dilakukan di Agora hingga kedatangan bangsa Romawi 44 SM.

Salah satu aspek penting dari kultus Aphrodite adalah praktik pelacuran suci di kuil-kuilnya. Praktik pelacuran sucinya berasal dari praktik pemujaan Innana di Sumeri dan Ishtar di Akadia, yang kuilnya juga dihuni oleh pendeta wanita sekaligus bekerja sebagai pelacur suci dikenal dengan “Wanita-wanita Ishtar”. Praktik yang sama juga ditemukan di Babilonia, Syria, Palestina, Funisia, Carthagia, Cyprus dan Korintus.

Monday, February 22, 2016

Adonis (Bahasa Yunani Άδωνης, juga: Άδωνις) sosok suci surgawi berasal dari tradisi Semitik Barat, dimana dia merupakan tokoh utama dalam beragam kultus dan ritual pemujaan Agama Misteri. Sosok dan tradisi pemujaan Adonis ini masuk kedalam tradisi dan agama Yunani pada periode Helenistik. Gambaran sosok Adonisi diyakini dipengaruhi  oleh sosok dewa Osiris Mesir, Tammuz dan Baal Hadan Kanaan, Atunis Etruks, Atiis Phyrgia, yang kesemuanya merupakan dewa kebangkitan dan kesuburan.

Dalam tradisi Mediterania termasuk Yunani, Adonis dipuja sebagai dewa kemudaan yang selalu mengalami siklus kematian dan kebangkitan sepanjang tahun. Kultus pemujaan Adonis umumnya diikuti oleh kaum wanita: kultus kematian Adonis yang diperingati dengan ratapan kematiannya oleh para wanita berkembang pesat di wilayah Lesbos, sekitar tahun 600 SM, sebagaimana tertera dalam Puisi Sappho, salah seorang penyair terkenal periode Yunani Klasik berasal dari wilayah tersebut. Nama Adonis juga sering dikaitkan dengan wujud ketampanan usia muda.

Adonis dan kultusnya berasal dari sosok Tammuz, yang namanya dalam beberapa variasi bahasa Semitik kuno adalah “adon” artinya “tuan”, sama seperti Adonai, rujukan Nama Yahweh dalam perjanjian Baru. Kultus pemujaan Tammuz ini juga melibatkan ratapan kematian oleh para wanita di kuil suci, sebagaimana bisa dilihat dalam Kitab Yehezekiel 8:14
“Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah TUHAN yang di sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang menangisi dewa Tamus.”

Pada peringatan festival suci Adonis, yang digelar di wilayah Semitik dan Yunani Kuno, kematian sang dewa ini diratapi setiap tahunnya umumnya oleh para wanita: gambaran sosok Adonis juga dihadirkan dalam wujud jenazah yang diusung ke tempat pemakaman untuk kemudian dilemparkan kedalam lautan atau sumber mata air; dan pada beberapa tempat kebangkitannya dari kematian diperingati keesokan harinya. Di wilayah Alexandria festival Adonis diperingari dengan menampilkan sosok Aphrodite dan Adonis di atas kursi indah, disamping mereka diletakkan hiasan dari beragam kue, buah-buahan, dan tumbuhan. Pernikahan pasangan ini dirayakan pada hari pertama festival. Esok paginya, para wanita mengenai pakaian berkabung dengan rambut tergerai bertelanjang dada mengusung gambaran sosok jenazah Adonis ke tepi pantai dan melarungnya ke laut. Namun festival ini bukanlah tentang ratapan akan kematian sang dewa melainkan harapan akan kebangkitannya kembali. Waktu perayaan festival Adonis di Alexandria diperkirakan pada akhir musim panas. Pada kuil agung Astarte di Byblus Funisia, kematian Adonis diratapi setiap tahunnya melalui nada-nada sedih seruling diiringi ratapan dan wanita yang menepuk-nepuk dada mereka; pada keesokan harinya sosok Adonis diyakini akan bangkit dari kematian dihadapan para pemujanya.
Berbeda dengan wilayah lain, festival kultus Adonis di Funisia diyakini memiliki waktu yang pasti ditandai dengan perubahan air sungai Adonis, yang pada saat ini masih bisa disaksikan terjadi pada musim semi. Pada waktu itu air sungai akan berubah menjadi warna merah darah akibat luruhan tanah merah pegunungan Lebanon yang jatuh ke sungai dibawa air hujan. Pada periode kuno, warna merah ini diyakini berasa dari tetesan darah Adonis akibat tikaman taring babi hutan ketika dia berburu di Gunung Lebanon, yang menyebabkan kematiannya.

Monday, September 7, 2015


Sosok Samael memiliki sejarah dan peran yang cukup rumit dalam tradisi Angelologi Abrahamik. Selain diyakini sebagai malaikat suci, dia juga dipercaya sebagai sosok iblis. Dalam tradisi awal Judaisme, Samael dianggap sebagai malaikat kematian, salah satu dari tujuh Archangel, penguasa langit kelima, dan pemimpin dari 2 juta malaikat. Yalkut Shimoni memberikan peran Samael sebagai pembimbing Esau. Menurut Kitab Apokrif Kenaikan Musa, Samael berada di langit ketujuh:

"di langit terakhir Musa melihat dua malaikat dengan tinggi 500 parasang, ditempa dari rantai api hitam dan merah, Malaikat Af, "Kemarahan", dan Hemah "Kemurkaan", yang diciptakan Tuhan pada permulaan semesta untuk menjalankan kehendak-Nya. Musa gentar menatap mereka, namun Metatron merangkulnya, dan berkata, 'Musa, Musa, kau adalah kesukaan Yahweh, jangat takut dan jangan gentar,' dan Musapun menjadi tenang kembali. Ada satu malaikat lain ditempat itu, memiliki wujud berbeda dari malaikat lainnya, dan manusia. Sosoknya sangat tinggi sekali sehingga menempuh jarak 500 tahun perjalanan, dari mahkota ke telapak kakinya dipenuhi oleh mata bersinar. "Yang ini" kata Metatron adalah Samael, yang mencabut jiwa dari tubuh manusia. "Kemana ia pergi?" Tanya Musa dan Metatron menjawab ,"menjemput jiwa Ayub yang taat."

Sementara itu dalam tradisi Kabbalah, Samael digambarkan sebagai "murka tuhan" dan termasuk kedalam archangel kelima alam Briah. Nama Samael terkadang sering disalahpahami dengan Camael, salah satu archangel juga. Anggapan Samael sebagai wujud suci juga ditemukan dalam aliran Gnostik. Bahkan Gnostik menganggapnya sebagai wujud ilahi. Dalam kitab Gnostik, kitab Wahyu Yohanes, ditemukan di Nag Hammadi, Samael merupakan nama ketiga dari demiurge, ilah rendah, yang juga memiliki nama lain Yaldabaoth dan Saklas. Dalam konteks ini, Samael bermakna "Tuhan Buta", tema yang selalu diangkatkan dalam semua karya Gnostik. Dia memiliki wajah dengan wujud campuran ular dan singa. Selain itu, dalam kitab Gnostik lain, Asal Mula Semesta, Samael juga dijuluki Ariael, Archangel Penguasa.

Seiring dengan munculnya konsep teologis Malaikat yang Jatuh dalam agama Abrahamik, wujud Samael dikaitkan dengan wujud iblis atau malaikat jahat. Kata Samael sebenarnya berasal dari nama kerajaan bangasa Aram di Syria pada abad ke-2 SM. Beberapa ahli mitologi mengaitkan namanya dengan "Dewa Murka" versi semitik dari kata Sama, Samana, atau Samavurti. Atribut jahat Samael juga muncul dalam aliran Gnostik lainnya, meskipun wujud sucinya juga diakui. Dalam teks Gnostik, Sophia bertengkar dengan anaknya Ialadabaoth, yang menciptakan malaikat untuk menciptakan dunia. Dengan menguasai mereka, ia yakin akan menjadi penguasa dunia. Sophia berbicara padanya, Kau keliru Samael, menyebutnya Samael yang berarti "tuhan buta atau bodoh". Kebodohan ini dianggap sebagai akar kejahatan dalam ajaran tersebut. Dalam teks gnostik lain diceritakan bahwa Ialdabaoth mengusir Adam dan Hawa, dan ular yang telah menggoda mereka, keluar dari surga setelag memakan pohon Gnosis (Pengetahuan baik dan buruk).  Ular itu lalu menggunakan kekuatan pergerakan planet untuk memperanakkan keturunan bersama Hawa, enam putera yang menjadi Iblis pertama di bumi, ular itu dijuluki Sammael. Versi berbeda mengenai cerita ini ditemukan dalam kitab Kabbalah, Zohar. Di kitab ini dikatakan, Samael adalah wujud Ular yang menggoda Hawa. Dia bahkan bersetubuh dengan Hawa dan dari hubungan itu lahirlah Kain. Samael lalu menjadi pasangan Lillith, istri pertama Adam. Bersama Lilith, dia memperanakkan banyak Iblis, termasuk Sariel "pedang Samael".

Dalam demonologi Yahudi, nama Sammael muncul di kisah malaikat yang jatuh dalam Kitab Henokh. Dia merupakan pemimpin Iblis dan memimpin pemberontakan di surga, gambaran yang juga dikaitkan dengan Lucifer. Sebelum kejatuhannya, Samael lebih agung dari Serafim. Dia memiliki 12 sayap dan bertugas menjaga semua bangsa kecuali Israel. Dia memiliki tiga istri, Lillith, Nammah, dan Agrath bath Mahlat, malaikat pelacuran. Dalam kitab Apokrif Kenaikan Yesaya, Samael sering dikaitkan dengan Malkira atau Belkira yang merupakan julukan untuk nabi palsu Belial dikirim untuk menuduh Yesaya melalukan penghianatan, dalam kitab ini Samael juga diyakini sebagai Setan.



Dalam tradisi Yahudi, Metatron dipercaya sebagai salah satu dari empat Archangel (Penghulu Malaikat) dan Malaikat paling agung, berada pada urutan ke dua setelah Yahweh dalam kekuatan dan wujud. Dia bertugas untuk menjaga kelangsungan alam semesta dan membawa doa dan pujian orang Yahudi melalui 900 tingkat surga menuju Yahweh. Dia juga sosok malaikat yang mempunyai peran penting dalam tradisi Merkabah, Kabbalah, dan Talmud. Dia memiliki tubuh yang sangat besar, berbadan api dengan 36 pasang sayap dan beribu mata. Wajahnya lebih benderang daripada matahari. Sebagai Pangeran Kehadiran Ilahiyah, dia satu-satunya malaikat yang diberi keistiemwaan untuk berhadap langsung tatap muka dengan Tuhan bukannya melalui tabir seperti malaikat lainnya. Metatron berdiri dipuncak Pohon Kehidupan sebagai Malaikat Yahweh. Dia juga dijuluki “pohon pengetahuan baik dan buruh” yang berarti dia memiliki kesempurnaan manusia dan malaikat.
Metatron adalah wujud ilahiyah yang memimpin bangsa Israel dalam perjalanan di alam liar menuju Tanah Perjanjian. Dia juga dipercaya sebagai malaikat yang menahan tangan Ibrahim ketika dia akan mengorbankan puteranya, dan penyampai berita Air Bah kepada Nuh. Malaikat ini juga dijuluki sebagai Pangeran Hadirat, sebab dia merupakan pemimpin malaikat yang memiliki keistimewaan diperbolehkan berhadapan muka dengan Elohim. Salah satu dari sekian banyak tugas Metatron adalah sebagai Malaikat Maut yang memberikan perintah kepada Gabriel dan Samael untuk mencabut nyawa manusia ketika ajal mereka sampai. Para malaikat tingkat bawah tercipta dari nyala terang yang memancar dari tubuh Metatron. Dia juga bertugas sebagao pengurus Tahta Agung, tempat persemayaman Yahweh; Imam Agung dari kuil surgawi mengepalai seluruh malaikat, peran yang terkadang juga diberikan kepada Mikail. Selain itu, dia juga bertindak sebagai guru bagi anak-anak yang meninggal.
Akar kata nama Metatron tidaklah begitu jelas. Nama ini muncul dalam dua bentuk, Mttrwn dan Myttrwn. Kemungkinan nama ini dibuat untuk dirahasiakan atau dituturkan dalam kondisi Glossolalia, tutur yang diyakini di bawah pengaruh ilahiah. Menurut kitab Zohar, nama Metatron setara dengan Shaddai, salah satu nama dari Elohim. Asosiasi ini diperoleh dari numerologi mistis yang disebut Gematria, yang menerapkan hitungan angka kepada setiap alfabet Ibrani. Nama dan kata yang memiliki nilai angka yang sama dianggap memiliki hubungan mistik. Nama Shaddai dan Metatron memiliki nilai angka yang sama yaitu 314. Sebagai salah satu aspek dari Yahweh, Metatron terkadang juga dijuluki “sinar terang Shekinah.
Rabi Eleazar mengatakan Metatron kemungkinan berasal dari bahasa ltin metator yang berarti pembimbing, pengukur, penyiap perjalanan rohani. Akar kata lain yang juga mirip berasal dari bahasa Yunani metaturannos yang berarti “yang berkuasa kedua setelah raja dan istilah Yunani meta thronon yang berarti “tahta disebelah tahta ilahi” atau “tahta kedua”.
Genesis Rabbah mengatakan bahwa “metatron tercipta dari suara Yahweh”. Sedangkan menurut Henokh, Metatron merupakan perubahan wujud dari nabi Henokh, yangterkenal akan keshalihannya sehingga Tuhan mengangkatnya ke surga dan mengubahnya menjadi Malaikat. Pada masa hidupnya Henokh merupakan seorang penulis naskah, dan sebagai Metatron ia terus bertugas sebagai penulis yang kali ini menulis naskah surgawi dan berdiam di langit ketujuh, dimana dia mencatat semua peristiwa yang terjadi di langit dan di bumi. Zohar mengatakan Henokh bisa berubah menjadi malaikat karena percikan ilahiah yang hilang pada manusia akibata kejatuhan Adam merasuk ke dalam tubuh Henokh. Karena tubuh manusia fana tidak bisa menampung percikannya, makan Henokh diangkat ke surga dan diubah menjadi Malaikat. Kitab 3 Henokh memberikan gambaran rinci tentang perubahan Henokh menjadi Metatron. Yahweh mengutus Anapiel membawa Henokh ke surga dengan sayap-sayap Shekinah. Begitu mereka mencapai gerbang langit malaikat suci penjaga tahta Yahweh—Ophanim, Serafim, Cherubim, Tahta—mencium bau busuk manusia sejauh 365.000 myriad Parasang. Mereka bertanya kepada Yahweh kenapa manusia dibawa ke surga. Lalu, Yahweh menjawab karena ulah buruk perbuatan manusia, dia mengambil Shekinah dari tengah-tengah mereka, namun Henokh merupakan manusia taat dan masih pantas bersama Shekinahk.
Di surga Henokh berubah menjadi wujud Api. Metatron menggambarkan perubahan wujud sebagai berikut:
“seketika tubuhku merubah menjadi api, sendi menjadi nyala membara, tulangkan menjadi batu bara, bulu mataku menjadi lidah api, bola mataku menjadi suluh api, rambutku menjadi nyala panas, seluruh tubuhnya menjadi sayap berapi, dan isi tubuhnya menjadi api menyambar-nyambar.”
Yahweh memberkati Henokh dengan 1,365,000 karunia yang membuat wujudnya bertambah besar hingga sebesar bumi. Ia memiliki 72 sayap dengan 36 pasang pada masing-masing tubuhnya, dan satu sayapnya bisa menutupu seluruh alam semesta. Ia diberi 365,000 mata dan masing-masing matanya setara dengan Matahari. Ia juga diberi jubah agung dan mahkota 49 batu seperti matahari yang menyinari keempat sudut langit. Semua anugerah kebajikan, kebijaksanaan, kekuasaan dianugerahkan Yahweh kepada Malaikat ini, Bahkan Dia menamainya “Yahweh kecil”.

Wednesday, August 5, 2015


Konsep malaikat yang jatuh adalah salah satu konsep teologis dalam agama abrahamik, meskipun dalam ada sedikit perbedaan dalam teologi islam. Konsep ini menyatakan bahwa adanya sekelompok malaikat yang tidak mematuhi dan memberontak melawan tuhan sehingga membuat mereka terusir dari surga. Sebenarnya, konsep keyakinan seperti telah muncul dalam sejarah peradaban manusia jauh sebelum periode biblikal. Ada banyak cerita dalam mitologis yang menuturkan bahwa ada dewa yang menentang dewa tertinggi lalu diusir dari surga. Dalam mitologi Yunani contohnya, Promotheus yang menentang Zeus terusir dari alam dewa untuk menjalani siksaan.

Salah satu pertanyaan yang mungkin terus muncul di benak kita adalah darimana konsep malaikat yang jatuh berasal? Konsep ini dapat dikatakan berasal dari teori tentang bagaimana kejahatan bisa muncul di dunia. Konsep mengenai asal mula kejahatan ini telah menghantui para filsuf dan teolog selama beribu tahun lamanya. Dalam corak pemikiran Abrahamik, asal mula kejahatan ini menyebabkan dilema teologis, yaitu jika Tuhan dianggap sebagai yang maha selamanya, lantas bagaimana kejahatan bisa muncul? Kenapa Tuhan tidak menciptakan dunia yang sepenuhnya berisi kebaikan? Apakah kejahatan juga berasal dari Tuhan sementara dia merupakan sumber segala nilai kebajikan dan keagungan? Dari pernyataan dilematis inilah lahir konsep malaikat yang jatuh sebagai pembawa kejahatan ke dalam ciptaan Tuhan sehingga pemahaman mengenai Tuhan sebagai pencipta kejahatan bisa dihindari, namun bukankah malaikat juga merupakan ciptaan Tuhan yang secara tidak langsung akan melibatkan-Nya dalam pengadaan kejahatan tersebut. Untuk memecahkan ini, para teolog menawarkan konsep “free-will” yaitu setipa makhluk Tuhan diberi kehendak bebas termasuk para malaikat.

Setidaknya, terdapat tiga cerita mengenai konsep malaikat yang jatuh dalam tradisi biblikal. Kisah pertama mengisahkan sekelompok malaikat di bawah pimpinan Azazel yang menginginkan wanita anak-anak manuia. Mereka lalu mencemarkan diri mereka dengan mengawini anak-anak manusia dan memperanakkan para raksasa, Nephilim, yang nantinya menyebabkan murka Tuhan. Kisah ini ditemukan dalam Kejadian 6:1-4, namun versi lengkapnya dikisahkan dalam Kitab Henokh. Kisah kedua berkenaan dengan seorang malaikat terang, Lucifer, yang dengan angkuhnya memberontak melawan Tuhan bersama para malaikat pengikutnya tetapi mereka dikalahkan dan diusir dari surga. Kisah ketiga berkenaan dengan seorang malaikat “Satan” dalam kitab Ayub yang melawan Tuhan dengan mencobai Ayub tetapi kisah ini tidak sepenuhnya lengkap.

Berbeda dengan tradisi biblikal, konsep malaikat yang jatuh tidak ditemukan dalam Islam. Teologi Islam mengajarkan malaikat diciptakan tanpa dibekali nafsu sehingga pemikiran pemberontakan malaikat melawan Tuhan tidak berterima dalam keyakinan ini. Untuk menjelaskan asal mula kejahatan, Islam memiliki kisah yang mirip dengan konsep malaikat yang jatuh dalam tradisi Biblikal tetapi dengan tokoh dan alur yang berbeda. Dalam Islam, makhluk yang memberontak melawan Tuhan bukanlah dari golongan malaikat tetapi jin yang sebelum penciptaan Adam telah ditinggikan derajatnya sehingga setara bahkan melebihi malaikat. Sang Jin yang nantinya digelari iblis ini menolak perintah Tuhan untuk sujud kepada Adam karena kesombongan yang membuatnya merasa lebih unggul dari Adam. Sebagai hukuman atas pembangkangan ini, dia diusir dari surga sekaligus menyebabkan Adam dan Hawa terusir dari Surga.

Monday, August 3, 2015


Secara garis besar, kata-kata tabu dapat dikategorikan sebagai kata-kata yang tidak diucapkan pada kebanyakan situasi berbahasa, memiliki makna sangat kasar dan mungkin membuat orang yang mendengarnya shock. Seseorang yang sering berbicara dengan menggunakan kata-kata tersebut bisa dianggap kurang pendidikan, kasar, tidak sopan dan cabul. Akan tetapi,dalam situasi berbahasa khususnya informal dan colloquial, taboo words umumnya digunakan ketika memaki, marah, atau menunjukkan keakraban dengan lawan bicara, umumnya antara sahabat dekat.
Reinold Aman mengelompokkan lima jenis kata yang termasuk ke dalam kata-kata tabu dalam berbagai bahasa yaitu
1. Obscenities (cabul) kata-kata ini meliputi istilah vulgar yang merujuk kepada bagian tubuh tertentu, aktivitas seksual, dan aktivitas di toilet.
2. Blasphemy (penistaan agama) kata-kata ini merupakan penggunaan simbol-simbol dan ucapan-ucapan religius di luar konteks religius seperti penggunaan kata Jesus ketika memaki.
3. Slurs merupakan kata-kata hinaan terhadap kebangsaan ras atau agama seseorang.
Untuk menghindari penggunaan kata-kata tabu ini, beragam kata diciptakan untuk menunjukkan makna serupa tetapi dengan sense yang lebih pantas.
Sosiolinguist membagi enam kelas kata sesuai dengan penggunaanya dan juga kepantasannya.
1. Kata formal.
Kata-kata ini merupakan kata-kata yang dijumpai dalam buku dan kedokteran berterima kepantasannya secara umum. Gunakan kata-kata formal ketika anda ingin menyampaikan sesuatu secara jelas dan langsung. Kata-kata serupa juga digunakan pada pembicaraan antara pria dan wanita.
2. Kata Umum.
Kata-kata ini adalah yang paling sering digunakan oleh seluruh penutur bahasa. Maknanya jelas dan penggunaanya pantas. Kata formal bisa juga dikategorikan ke dalam kelompok ini.
3. Eufemisme
Kata-kata sopan yang diciptakan untuk menggantikan kata lain yang dianggap kurang pantas.
4. Children words.
Kata-kata khusus yang digunakan oleh orang tua ketika berbicara dengan anak-anak.
5. Slang.
Kata-kata yang digunakan oleh kelompok tertentu. Penggunaan slang dalam berbahasa sangat signifikan sekali, beberapa kata yang sebelumnya termasuk slang sekarang menjadi kata umum. Beberapa kelompok slang bisa memiliki makna menyinggung 'derogatory' terhadap lawan bicara.
6. Kata Vulgar.
Kata-kata yang merupakan kelas sosial terbawah dalam bahasa sering digunakan oleh orang-orang yang kurang pendidikan. Penutur bahasa tidak pernah menggunakan kata-kata yang termasuk tabu ini pada situasi formal, di dalam kelas, di kantor. Kata-kata vulgar biasanya digunakan ketika memaki 'cursing' dan oleh kelompok pria seperti  tim olahraga, asrama pria, fraternity, tentara, bar dan gang jalanan.
Kata-Kata Dalam Bahasa Inggris Merujuk Pada Anggota Tubuh and Aktivitas seksual (Sexual Body Part and Sexual Activity)

Area kelamin
Formal
pubic area, genitalia, urogenitals
Kata umum
sex organs
Eufemisme
crotch, down there, the groin area, loins, private parts, privates, natural parts, secret parts

Pantat
Formal
buttocks, gluteus maximus
kata umum
buttocks
Eufemisme
behind, bottom, derriere, duff, posterior, rear end seat, stern, tush, tushie, tokus
Children words
heinie, coolie
Slang
bum, buns, butt, caboose, can, duster, fundament, hams, hind end,lower cheeks, cheeks, moon, tail
Vulgar
ass,arse,

Rambut kelamin
Formal
pubic hair
Slang
beard, brush, bush, crab ladder, fur, garden, grass, lawn, mustache, rug, short hairs, wool fuzz
 
Anus
Formal
rectum, anus, rectal opening
Kata Umum
rectum, bowel, lower bowel,
Slang
rim, back door, brown eye, blind eye, poop chute
Vulgar
arsehole, ass hole, culo,shit hole

Penis
Formal
penis, male organ
Kata umum
penis
Eufemisme
apparatus, male member, member, "it", you-know-what
Children word
thing, pee pee, peter
Slang
banana, bald-headed hermit, baloney, bird, carrot, cucumber, cue stick, John Henry, Johnson, lap lizard, one-eyed worm, pickle, pipe, short arm, sugar stick, thing, trouser trot
Vulgar
beef, bone, bicho, cock, dick, dipstick, doodle, dork, dingus, hammer, horn, knob, joint,meat, pecker, joystick, pork, prick, putz, ramrod, root, schlong, shaft, snake, tool, whang, wanger, wick, zipper monster

Testis
Formal
testicle, testes, male gonads
Kata umum
testicles
Eufemisme
delicate parts of the anatomy
Children word
ballies
Slang
apples, cohones, family jewels, equipment, rocky mountain oyster
Vulgar
balls, knockers, nads, nuts, rocks, stones

Cairan sperma
Formal
semen, semina fluid, spermatozoa
Kata umum
semen, sperm,
Eufemisme
seed
Slang
love juice, man sauce, baby butter, baby paste
Vulgar
come, cum, cream, jism, jizz

Payudara
Formal
breasts, mammary glands
Kata umum
breasts
Eufemisme
bosom, bust, chest
Children words
bubbies, pillows, titties
Slang
apples, ballons, bazonkers, beauts. coconuts, headlights, hemisphere, jugs, lungs, melons, Milky Way, pair, peaches
Vulgar
boobs, boobies, boulders, hooters, knockers, milkers, teats, tits

Vagina
Formal
vagina, birth canal, vulva, labia majora, labia minora
Kata umum
vagina, birth canal
Eufemisme
down there, private parts
Vulgar
ass, beatded clam, beaver, box, clit, chocha, crack, cunt, hair pie, hole, manhole, meat, muff, mound, piece, pussy, slit, snatch twat

Ereksi
Formal
have an erection, be erect
Kata umum
be aroused, be excited
Eufemisme
be in the mood, be interested, be ready
Slang
be hot, be hot and bothered, be hot to trot, have the hots, have lead in one's pencil, be turned on
Vulgar
be horny, have a hard on, be hard, be stiff, have a boner, have a bone on

Terangsang
Formal
be lubricaring
Kata umum
be aroused, be excited
Eufemisme
be in the mood, be interested, be ready
Slang
be juicy, be wet, be hot to trot, be turned on
Vulgar
be horny, be ready for Freddy

Bersetubuh
Formal
copulate, have coitus, have intercourse, have sexual intercourse, make love, mate, engage in sexual intercourse
Eufemisme
go to bed with, sleep with, have contact with, go all the way, have carnal knowledge of, know, be intimate with, couple, enjoy each other, possess
Slang
diddle, do it, do the dirty deed, get down with, get it on, get with, have some, jump one's bones, make a person, make it with, mess around, play fine and games, play hide the sausage, roll in the hay, score
Vulgar
ball, bang, dip one's wick, firg, fuck, get into one's pants, get laid, get one's end wet, get a piece of ass, get some ass, get some nookie, get some spoon tang, get some pussy, hump, lay, schtup, screw, shaft, tear off a piece

Ejakulasi
Formal
achieve orgasm, reach a sexual climate
Kara umum
have a climax, have an orgasm
Eufemisme
be satisfied, finish
Slang
cream, drop one's cookies, get one's rock off, get's one ashes hauled
Vulgar
come, cum, drop one's load, get one's nuts off, give a shot, shoot off, shoot one's wad

Masturbasi
Formal
masturbate
Kata umum
masturbate
Eufemisme
satisfy oneself, abuse oneself
Slang
diddle, play with oneself, see Madam Hand and her five daughters
Vulgar
beat the meat, beat off, choke the chicken, flog one's dong, fuck one's fist, jack off, jerk off, whack off, yank off, wank

Oral seks
Formal
oral-genital sex, fellatio (kelamin pria), cunnilingus (kelamin wanita)
Kata umum
oral sex
Eufemisme
go down on
Slang
sixty-nine, soixante-neuf, head to toe
Vulgar
blow, eat, give a blow job, gave face, give head, go muff-diving, have hair pie, suck, suck cock, suck dick

Anal seks
Formal
anal sex, sodomy
Kata umum
anal sex
Eufemisme
the Greek way
Slang
use the back door, go up the old dirt road
Vulgar
ass-fuck, bugger, use the shit chute

Kondom
Formal
condom, prophylatic
Kata umum
condom
Eufemisme safety, pro
Slang
baggie, diving suit, envelope, French letter, glove, helmet, overcoat, raincoat rubber
Vulgar
scum bag

Thursday, June 4, 2015


Epos Gilgames sebuah puisi epik dari Mesopotamia dan merupakan salah satu di antara karya sastra paling awal yang dikenal. Sebagai rangkaian legenda dan puisi Sumeria tentang raja Uruk dan pahlawan mitis Gilgames, yang dianggap sebagai penguasa pada millennium ketiga SM, dikumpulkan hingga menjadi sebuah puisi Akkadia yang panjang di kemudian hari, dengan versi terlengkap yang masih ada sekarang dilestarikan dalam lempengan-lempengan tanah liat dalam koleksi perpustakaan raja Asyurbanipal dari Asyur pada abad ke-7 SM.
Salah sebuah cerita yang termasuk dalam epos ini berkaitan dengan air bah. Inti kisahnya berkisar pada hubungan antara Gilgames, seorang raja yang terpecah perhatiannya dan patah semangat oleh pemerintahannya, dan seorang sahabat, Enkidu, yang agak liar dan yang berusaha melakukan suatu upaya yang berbahaya bersama Gilgames. Banyak dari epos ini terpusat pada perasaan kehilangan Gilgames setelah kematian Enkidu, dan yang seringkali disebut oleh para sejarahwan sebagai salah satu karya sastra pertama yang sangat menekankan keabadian.
Epos ini dibaca luas dalam bentuk terjemahannya, dan pahlawannya, Gilgames, telah menjadi lambang budaya populer.
Puisi Epos ini terdiri atas empat belas lempengan tanah liat berikut dengan terjemahannya. Berikut merupakan terjemahan epos Gilgamesh yang telah admin terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, dan dimulai dari Kepingan Pertama.
Kepingan pertama ini berkisah tentang Gilgames dari Uruk, raja terbesar di muka bumi, dua-pertiga dewa dan sepertiga manusia, adalah Raja-Dewa terkuat yang pernah ada. Ketika rakyatnya mengeluh bahwa ia terlalu kejam, dan menyalahgunakan kekuasaannya dengan tidur dengan perempuan-perempuan lain sebelum mereka ditiduri oleh suami mereka, dewi penciptaan Aruru menciptakan manusia liar Enkidu, lawan yang setimpal yang juga menjadi pengganggu perhatiannya. Enkidu ditaklukkan oleh pikatan seorang imam perempuan/pelacur (pelacur kuil) Shamhat.

Dia yang telah menampak segalanya, Aku akan mengabarkan (....) ke segenap negeri
Aku akan ajarkan (....) tentangnya yang menempuh banyak pengalaman
Anu menganugerahinya segenap pengetahuan yang ada
Ia menampak Rahasia, Menemukan yang Tersembunyi
Ia menyampaikan kabar perkara peristiwa sebelum Air Bah
Ia menempuh perjalanan jauh
Ia ukirkan semua jerih payahnya
Di bangunan dinding tembok Uruk-Haven
Kuil suci Eanna, tempat persemayaman para dewa
Pandanglah olehmu dindingnya yang berkilau bak tembaga (?)
Perhatikanlah olehmu ruangannya yang indah tak ada bandingan!
Sentuhlah pintu gapuranya—terpahat bebatuan dari purbakala
Ziarahi Kuil Suci Eanaa, kediaman dewi Ishtar
Tak ada setaranya pada bangunan raja-raja maupun manusia biasa sesudahnya!
Panjatlah dinding Uruk dan berkelilinglah
Perhatikan penyangga dan bata-bata penopangnya
Bukankah serupa dengan bata yang dibakar dengan api pelebur
Sebab Tujuh Sang Bijaklah yang telah merancangnya?
Sepanjang satu league kota, satu league taman, satu league kebun rendah dari kuil suci Ishtar,
Sepanjang tiga league dinding tembok Uruk melingkungnya.
Carilah kotak prasasti tembaga
Bukalah kunci perunggunya
Ungkaplah rahasia di dalamnya
Ambil dan bacalah prasasti bersepuh lazuli
Kisah Gilgamesh dan pengembaraannya.

Tertinggi di atas para raja, berpenampilan bak penguasa,
Dialah sang pahlawan, terlahir di uruk, banteng liar nan ganas.
Dialah sang pemimpin yang selalu berjalan di depan
Sang kepercayaan yang selalu berjalan di belakang.
Tala sakti, pelindung rakyatnya,
Ibarat amuk air bah yang menghancurkan bahkan kokoh dinding batu!
Keturunan dari Lugalbanda, Gilgamesh sang pemiliki kekuatan sempurna
Putera dari lembu suci, Rimat-Ninsun;... Gilgamesh yang agung sempurna.
Dialah yang telah membuka celah-celah gunung
Yang telah menggali telaga pada punggung-punggung gunung.
Dialah yang telah melintasi bentangan samudera, laut dalam, hingga mentari
Yang telah menjelajahi semesta, mencari makna kehidupan.
Dialah yang berhasil mendapatkan kekuatan sakti Utanaphistim, Sang Pengembara,
Yang memperbaiki kuil-kuil suci setelah kehancuran Air Bah!
...demi kebaikan umat manusia.
Siapa yang sebanding denganya para keturunan raja?
Siapa yang mampu berkata seperti Dia, Akulah Sang Raja!?

Dua pertiga dirinya adalah dewa, sepertiga lainnya manusia biasa.
Dewi Agung Aruru merancang bentuk tubuhnya.
Mempersiapkan wujud agungnya
...indah, paling tampan di antara umat manusia,
...sempurna
...
Dia melintasi Uruk
Seperti banteng liar, dengan kepala tertegak.
Tak ada seteru sanggup melawanya
Para pengikut yang selalu sedia di bawah titahnya
Para rakyat Uruk mulai gelisah karena ...
Gilgamesh tidak memberikan seorang cucu untuk ayahnya,
Siang dan malam dengan sombongnya dia (?) ...

Nantikan lanjutannya.

Sunday, May 31, 2015


Aragorn juga dikenal dengan Strider, Penjaga Hutan yang berdiam di Alam Liar melindungi para Penghuni Middle-earth. Ditelisik dari asal usulnya, Aragorn memiliki darah bangsawan sebab dia merupakan keturunan dari Raja-raja Kuno Numenor, dan ketika dia bergabung dalam perjalanan menghancurkan cincin utama, dia memenuhi takdirnya untuk kembali naik tahta menggantikan nenek moyangnya. Saat Frodo Baggins berjuang mencapai Gunung Ajal, Aragorn bertarung melawan anak buah Musuh dan menyatakan dirinya kepada Sauron sebagai Pewaris Isildur. Setelah kejatuhan Sauron, kerajaan Gondor dan Arnor kembali digabungkan di bawah kekuasaan Aragorn yang mendatangkan kesejahteraan dan keberlimpahan di Middle-earth.

Aragorn keturunan langsung dari Isildur, melalui putranya Elendil. Para pewaris Isildur bertahta di Arnor sampai kerajaan itu terpecah tiga pada tahun 861 Zaman Ketiga. Keturunan Isildur tetap terjaga melalui keturunan raja-raja Arthedain. Selain itu, Aragorn juga keturunan dari Anarion—raja Gondor—melalui Firiel, putera Raja Ondoher Gondor, yang menikahi Arvedui, Raja Terakhir Arthedain.

Aragorn lahir pada 1 Maret, 2931, dan pada usia dua tahun dia menjadi Pemimpin Dunedain ke-16 setelah ayahnya Arathorn II tewas di bawah serangan Orc. Ibu Aragorn, Gilraen, membawanya tinggal di Rivendell, kediaman Elrond. Elron menerimanya sebagai anak angkat dan memberinya nama Estel ‘harapan’. Aragorn tida mengetahui nama asli dan asal-usulnya hingga dia berusia 22 tahun, tahun 2951. Setelah diberitahu jati dirinya, Elrond menyerahkan dua buah pusaka dari Keturunan Isildur: Cincin Barahir dan Pecahan Pedang Narsil.

Esok harinya, Aragorn bertemu dengan Arwen untuk pertama kalinya yang baru saja kembali dari Lothlorien untuk mengunjungi ayahnya Elrond. Saat pertama kali melihat Arwen, Aragorn memanggilnya Tinuviel, sebab kecantikannya serupa dengan Luthien Tinuvie, Puteri peri yang menyerahkan hidup abadinya demi cintanya untuk Beren, seorang manusia. Aragorn jatuh cinta dengan Arwen, tapi Elrond pada mulanya tidak menyetujui sebab Aragorn akan membuat Arwen menyerahkan keabadiannya seperti Luthien, dan usia serta pengalaman anaknya jauh sekali berada di atas Aragorn. Dia memberitahu Aragorn dia harus merentas banyak ujian untuk mendapatkan cinta Arwen.

Aragornpun pergi meninggalkan Rivendell dan mengembara di wilayah-wilayah Middle-earth mencari pengetahuan dan kebijaksaan dan menghadapi banyak bahaya. Dia berkelana hingga timur jauh, Rhun dan selatan Harad dan masuk ke Moria melalui gerbang Dimrill dan dia bahkan pernah sampai di perbatasan Mordor untuk mempelajari rencana Sauron. Pada 2956, dia bertemu dengan Gandalf Si Kelabu dan menjadi teman baik serta sering berkelana bersama.

Aragorn juga pernah pergi perang dengan Rohiriim melayani Raja Thengel dan dia menjadi Kapten di bawah pimpinan Ecthelion II, Pengurus Istana Gondor. Aragorn merahasiakan jati dirinya dan dipanggil dengan Thorongil—elang langit—karena kecepatan dan penglihatan tajamnya. Dia memperingatkan Ecthelion untuk tidak mempercayai Saruman dan dia juga pernah memimpin armada pasukan untuk mengalahkan Bajak Laut Umbar. Echtelion menyayangi Aragorn melebih putranya Denethor, tapi satu hari Aragorn pergi begitu saja dari Gondor.

Tahun 2980, Aragorn sedang menempuh perjalanan kembai ke Rivendell pergi beristirahat di Lothlorien dan bertemu Arwen di sana. Mereka menghabiskan satu musim bersama-sama di Hutan Emas dan pada pertengahan malam musim panas mereka ditunangankan di Cerin Amroth. Aragorn kembali ke Rivendell dan diberitahu Elrond dia akan menikahi Arwen ketika telah menduduki tahta Gondor dan Arnor. Setelah itu, Aragorn kembali mengembara di alam liar.

Setelah Bilbo Baggins mewariskan cincin ajaibnya ke Frodo tahun 3001, Gandalf dan Aragorn mencurigai cincin itu merupakan cincin utama sehingga dia meningkatkan pengawasan Shire dia juga menyarakan Gandalf agar mereka mencari Gollum. Selama beberapa tahun, Aragorn pegi mencari Gollum di Alam Liar Mirkwood dan Lembah Anduin hingga ke Gerbang Hitam dan Lembah Morgul di perbatasan Mordor. Ia menangkap Gollum di Rawa Kematian, dan membawanya ke Mirkwood untuk ditawan hingga berhasil lolos pada Juni 3018.

1 Mei 3018, Aragorn bertemu Gandalf di San Ford Brandywine selatan Shire. Gandalf memberitahunya Frodo akan meninggalkan Shire dengan Cincin Utama pada akhir September. Yakin Frodo akan aman bersama Gandalf, Aragorn melanjutkan perjalanannya dan tidak kembali ke Shire selama beberapa bulan berikutnya. Aragorn mendapatkan kabar dari Gildor, pimpinan Peri yang bertemu dengan Frodo di jalan, bahwa Gandalf menghilang dan Nazgul sedang berpencar ditambah dengan Frodo berada di jalan alam liar dengan hanya ditemani oleh rekannya sesama Hobbit.
Aragorn pergi mencari Frodo, pada malam 30 September, ia mendengan kabar para Hobbit telah meninggalkan kediaman Tom Bombadil di dekat Bree. Aragorn pergi menuju Prancing Ponny tapi dicegah menemui Frodo oleh pemilik penginapan, Barliman Butterbur. Aragorn pertama kali mendekati Frodo di Ruang Istirahat lalu setelah dia menghilang secara tiba-tiba karena Cincin, Aragorn membuntutinya hingga ke lantai atas.

Aragorn memperingatkan Frodo bahwa Nazgul tengah memburunya ke Bree dan menawarkannya untuk memberikan mereka bantuan serta perlindungan. Lalu Barliman menyerahkan surat Gandalf yang di dalamnya Frodo diberitahu dia bisa mempercayai. Aragorn menyarankan agar Hobbit tidak kembali ke kamar mereka, dan dia tetap terjaga malam itu melindungi mereka. Malam itu, penginapan mendapat serangan dari Nazgul tapi Hobbit berhasil selamat. Esoknya, Aragorn membawa mereka keluar dari Bree dan menghindar dari serbuan Nazgul dengan mengambil jalan alternatif melalui Chetwood dan Rawa Midgewater.

Pengunjung Blog

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Komentar

Iklan

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Google Followers