Tuesday, May 19, 2015


Dalam tradisi Yudeo-kristen, Lucifer merupakan sosok malaikat agung yang kemudian jatuh dari surga karena memberontak melawan Tuhan. Lucifer kemudian dipercaya sebagai wujud Setan atau Iblis. Kata Lucifer berasal dari Bahasa Latin yang berarti “pembawa terang”dan juga sering dikaitkan dengan Venus, bintang pagi, atau putera fajar. Dalam bahasa Ibrani, Lucifer dijuluki dengan Helel ben Sahar, “Putera Terang Sang Fajar” atau bintang pagi. Julukan yang mungkin membuatnya dikaitkan dengan planet venus. Dalam tradisi Rabbinik abad keempat dan kelima, Lucifer digambarkan sebagai Samael, malaikat tertinggi penjaga tahta Tuhan dan berada di atas tingkat ordo Serafim. Dia berbeda dengan malaikat-malaikat lainnya karena dianugerahi 12 pasang sayap yang indah dan cemerlang.

Gambaran Lucifer sebagai malaikat sombong terusir dari surga bersama para pengikutnya—yang menjadi pasukan iblis—pada umumnya hanya berasal dari sumber legenda dan sastra puitis seperti Dante’s Inferno dan Paradise Lostnya John Milton. Satu-satunya sumber kanonik alkitabiah tentang Lucifer ditemukan dalam Isaiah 14:12-17
“Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang,”

Komentar para sarjana Alkitab menyatakan bahwa ayat ini ditujukan kepada Raja Babilonia yang sombong, ramalan akan kejatuhan Babilonia dan rajanya. Terjemahan Alkitab Vulgata memuat kata bintang timur, menjadi Lucifer dan Jerome menyatakan Lucifer sebagai kepala para malaikat yang jatuh. Pemberontakannya melawan Tuhan karena kesombongannya membuat dia dan para pengikutnya terusir dari alam surgawi. Malaikat yang jatuh kehilangan terang agung dan keindahannya dan berubah menjadi iblis. Akan tetapi kitab 2 Henokh mengatakan pemimpin malaikat yang jatuh adalah Satanael (Satanail) yang menyebabkan Lucifer terkadang disamakan dengan Setan. Kitab ini kemungkinan besar berasal dari abad pertengahan, karena hanya terdapat dalam bahasa Slavonik.

Menurut kitab itu, Tuhan menciptakan tingkatan malaikat pada hari kedua penciptaan dan menciptakan mereka dari api besar yang dipotong dengan batu lalu memberikan mereka pakaian dari nyala api dan senjata api. Dia memerintahkan mereka untuk berbaris pada tingkatan masing-masing. Tapi salah satu malaikat agung dari tingkatan itu membelot bersama sebagian besar malaikat lain di bawah pengaruhnya. Dia memikirkan sebuah ide yang mustahil, yaitu dia akan menempatkan tahta malaikatnya lebih tinggi dari awan-awan yang berada di atas bumi, dengan demikian setara dengan Tuhan. Tuhan lalu melemparkan mereka dari tempat mereka menuju jurang dalam tak berdasar.

Konsep Lucifer cukup menarik perhatian umat kristen awal, bahkan nama Lucifer sebagai Pembawa Terang digunakan untuk merujuk kepada Kristus yang diyakini juga sebagai pembawa terang. Bapa gereja awal Origen, yang hidup pada abad kedua dan ketiga, di bawah pengaruh tradisi paganisme dan heretik Yahudi serta kitab apokrif menyamakan Lucifer dengan Satanael, konsep yang sebelumnya tidak ditemukan dalam tradisi biblikal. Konsep ini kemudian diikuti oleh Augustine dan Jerome. Menjelang abad pertengahan, kata Lucifer dan setan digunakan untuk Iblis. Lucifer digunakan sebagai nama Iblis baik sebelum atau sesudah kejatuhannya. Karya Milton dan Dante, memperkuat konsep Lucifer sebagai Setan/Satanael.

Dalam Mormonisme, Lucifer dipercaya sebagai archangel agung dan terang putera dari Elohim (Tuhan  Bapa) dan saudara dari Yahweh (Tuhan Anak, Jehovah, atau Yesus) dan seluruh umat manusia yang mereka yakini juga sebagai Anak-anak Elohim. Lucifer menjadi sombong dan berusaha untuk merebut Anak-anak Elohim serta membelokkan rencana Bapa terhadap anak-anak-Nya itu. Pertempuran surgawipun meletus, Lucifer dan pengikutnya kalah. Mereka diasingkan ke bumi dan diizinkan untuk menggoda Anak-anak Elohim yang lemah imannya. Setelah tujuan Elohim terpenuhi, Lucifer beserta bawahannya akan diusir ke Kegelapan Abadi, terhalang dari cahaya ilahiah dan cinta.

Sementara itu, dalam beragam tradisi okultism, Lucifer dipercaya sebagai Penguasa Neraka berada satu tingkat di atas Setan yang merupakan salah satu tentaranya. Ketika dipanggil, dia akan muncul dengan wujud seorang anak rupawan. Lucifer menguasai Eropa dan Asiatik. Pada abad 19, Leo Taxil, menyebarkan hoax bahwa Freemasonry merupakan kelompok pemuja Lucifer. Beberapa okultis modern dan satanis menganggap Lucifer sebagai malaikat terang yang akan menjelma menjadi manusia pada satu saat nanti untuk menganugerahkan pencerahan dan penebusan bagi umat manusia.
Reactions:

20 comments:

  1. Hmmm ..., inti dari semuanya adalah bahwa Lucifer mencoba mengkudeta TUHAN Sang Maha Pencipta. Dan hingga saat ini telah terjadi dengan mengajak milyaran manusia untuk bersembah-sujud di hadapannya. Lucifer telah menyatakan dirinya sebagai 'Tuhan' dan memprovokasi milyaran umat manusia untuk membangun sebuah bangunan yang dijadikan sebagai 'kiblat' penyembahannya. Hanya tinggal menunggu waktu TUHAN Sang Maha Pencipta, maka semuanya berakhir dengan damai sejahtera.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh lucifer dr medan mau jadi provokator

      Delete
  2. Masih Bingung pegang Alkitab saja : Kalau Lucifer pemberontakannya kepada Allah terjadi berabad abad sebelum Adam, Sedangkan dalam Kitab Henokh pemimpinnya adalah Azazel, tapi satu yang pasti kedua kitab tua ini mengakui Yesus sebagai Tuhan Penyelamat Manusia. yah itu saja yang penting.

    ReplyDelete
  3. Tidak ada kitab apapun yang menyebutkan bahwa yesus adalah TUHAN

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apakah anda sudah membaca semua ayat alkitab ? bicara tanpa mengetahui itu sama aja bodoh..coba anda belajar baca lagi , jangan cuma mengetahui karna media sosial atau karna beberapa orang yang berbicara/menyebarkan kebencian tanpa ada isinya..coba anda rajin2 lagi baca jngn cuma komen tapi gak tw apa isi komen anda :)

      Delete
    2. nama aja uzumaki lebar, nama apaan tuh hahahaha. nulis nama aja ga bener banyak omong

      Delete
    3. Sudah pernah baca alkitab.?
      Seriuss.??
      Jangan mau di hasut lewat grup2 di media sosial yah...
      Kalo terhasut berarti anda goblok.!!!

      Delete
    4. Sekolah makanya, biar gak bodoh!

      Delete
    5. Dia juga benar dan sedikit kurang saja namun fatal persepsi. Yesus itu adalah tiga pribadi. Allah bapa Allah putra Allah roh kudus. Jika kalian tahu itu. Tak usah terlalu berdebat

      Delete
    6. Maaf cuman mau tanya aja tapi kok bisa ya Yesus itu tiga pribadi? Tentu saja Yesus itu 1 pribadi. TUHAN itu hanya satu.

      Delete
  4. Pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan. Jadi gausah saling menjatuhkan. Saya islam, tapi saya tidak pernah menjatuhkan agama orang lain. Selama anda berbuat baik, berarti anda manusia.

    ReplyDelete
  5. Yg memecah belah kerukunan antar umat sebagian besar lewat medsos..tiada agama manapun yg mengajarkan kejahatan..hanya org2 jahat yg tak beragama lah yg memecah kita sebagai umat beragama..semoga gk ada lg perpecahan..dan tetap mnjadi indonesia satu..karna perbedaan lah yg membuat hidup lbh brwarna.

    ReplyDelete
  6. tiada agama manapun yg mengajarkan kejahatan. Yg memecah belah kerukunan antar umat itu lah rencana lucifer sebenarnya.. Karena mencoba mengkudeta TUHAN Sang Maha Pencipta.

    ReplyDelete
  7. tiada agama manapun yg mengajarkan kejahatan. Yg memecah belah kerukunan antar umat itu lah rencana lucifer sebenarnya.. Karena mencoba mengkudeta TUHAN Sang Maha Pencipta.

    ReplyDelete
  8. lucifer itu setan bunuh diri, jika anda telah bunuh diri tempatnya bukan di surga melainkan surga buatan lucifer sendiri berikut tempat dan fasilitasnya. tempatnya dari luar seperti arang namun di dalamnya bak mandi berisi air suci. itulah lucifer malaikat raja orang bunuh diri, dan bapa kegelapan tapi punya kebaikan. makasih gbu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf pengen nanya, benarkah lucifer itu malaikat kegelapan yang punya kebaikan? Jelas pada saat dia ingin melawan TUHAN dia kalah dan akhirnya jatuh ke dalam liang kubur yang paling dalam. Itu sudah menjelaskan kalau dia itu jahat. Hanya berpendapat

      Delete
    2. Yang namanya orang bunuh diri gakbakal pernah bisa masuk surga om, di kitab mana aja udah dijelasin, orang yg ngeakhirin hidupnya sendiri pasti masuk neraka paling dalam

      Delete
  9. Mungkin lucifer adalh malaikat yg paling beriman sehingga dia dipercaya Allah untuk tugas yg paling berat menjaga neraka hingga menyebabkan dia menanggung fitnah sebagai pembangkang atau pun raja setan #cuman kemungkinan tidak berdasar

    ReplyDelete

Pengunjung Blog

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Google Followers