Sunday, August 13, 2017

Aengus

Dewa celtic yang disembah antara tahun 500 SM hingga 400 M. Dia merupakan putera Dagda (Bapa Para Dewa) dengan istrinya Elcmar yang juga sering dikaitkan dengan dewi Boann. Aengus tinggal di lembah Byne dan berkaitan erat dengan upacara pemakaman tumuli di wilayah tersebut. Menurut legenda, Aengus jatuh hati kepada seorang gadis yang tidak diketahui identitasnya meski ia berusaha keras mencari tahunya. Ayah dan ibu Aengus membantunya mencari gadis itu hingga mereka mengetahi gadis tersebut merupakan puteri dari raja Cannaught yang tingga di Loch Bel Dragon dalam wujud seekor angsa dengan 150 angsa-angsa lainnya sebagai dayang. Aengus akhirnya bersatu dengan gadis tersebut dan dia juga ikut berubah menjadi burung.

Belenus

Dewa ini dipercaya sebagai penguasa cahaya dan penyembuhan yang disembah semenjak zaman prasejarah hingga sekitar tahun 400 M. Dewa ini diyakini sebagai salah satu dewa kuno bangsa Celtic. Festival suci dewa ini digelar pada tanggal 1 may “Beltine Cesthamain festival” yang merupakan permulaan dari “musim hangat”. Ritual festival ini melibatkan penyalaan api unggun besar dan menceburkan binatang ternak ke dalamnya sebagai korban dan juga sebagai penolak penyakit. Belenus memiliki banyak kesamaan dengan dengan dewa Apollo yang juga merupakan dewa cahaya dan penyembuhan. Oleh karena itu, terkadang dewa ini juga disembah Apollo Belenus.

Brigit

Seorang dewi kesuburan dalam mitologi celtic semenjak zaman prasejarah hingga 1100 M. Dia dijuluki “wanita bijak”, puteri Dagda, dengan masuknya pengaruh kristen ke tengah bangsa Celtic, dewi Brigit kemudian disinkretisasikan dengan St. Briggit dari Kildare yang hidup tahun 450-523 M sekaligus merupakan pendiri pertema komunitas wanita kristen di Irlandia. 1 Februari masyrakat Celtic mengadakan festival suci sebagai peringatan atas dewi ini, yang nantinya juga diadopsi oleh Kristen menjadi Festival St. Brigit. 

Cernunnos

Seorang dewa kesuburan dan alam bawah dalam mitologi Celtic semenjak periode prasejarah hingga 1000 M. Cernunnos kemungkinan dipuja di wilayah Gaul yang sekarang merupakan wilayah Perancis Tengah. Dewa ini biasanya dilukiskan dengan wujud seorang pria yang memiliki tanduk rusa, tanduk ini tidak menggambarkan bahwa dia merupakan dewa binatang maupun dewa yang bisa berubah wujud jadi binatang. Pada tradisi celtic, tanduk dianggap sebagai simbol kejantanan dan kesuburan, dimana dewa ini dikaitkan. Dalam beberapa relief ditemukan Cernunos memiliki pendampun seekor babi hutan—binatang yang dalam tradisi celtic dihormati karena kecepatan, keliaran dan kemampuan sihirnya. Cernunnos juga sering digambarkan dengan memiliki ekor ular bertanduk domba.

Coventina

Hanya ada sedikit informasi historis mengenasi sosok Coventina selain dari catatan sejarah bahwa ia merupakan dewi daratan Britania yang kultus pemujaanya berlangsung dari 200SM sampai 500 M. Kultus Coventina diperkirakan mulai muncul pada periode pendudukan Romawi. Dalam sebuah relief yang ditemukan di Carrawburg, nama Coventina dikaitkan dengan sosok tiga nimfa yang memegang cawan memancarkan air sungai; pada relief lain ia digambarkan dengan wujud sesosok nimfa yang tengah menuangkan air di atas sebuah daun. Kuilya di Carrawburgh memiliki desain bangunan yang sama dengan kebanyakan kuil Romawi-Keltik lainnya, dibangun di dekat sumur sumber mata air. Upacara pemujaannya meliputi ritual mandi di bawah pancuran suci, yang didalamnya telah ditemukan lebih dari 13000 koin romawi berasal dari masa Pemerintahan Gratia (407 M). Upacara bakara “Coventina Augusta” juga dipraktikkan pada periode ini. Selain uang, perak dan jarum juga dilemparkan ke dalam pemandian sebagai nazar. 

DAGDA 

 Dagda adalah dewa kesukuan Irlandia yang tidak ditemukan pada bangsa Celtic daratan, ia dipuja dari zaman rasejarah sampai setelah periode Kristenisasi sekitar tahun 400 Masehi. Dia dianggap m sebagai pelindung umat manusia. Sesosok ayah para dewa yang memimpin dewa Irlandia melawan Fir Bolg dalam Pertempuran Pertama Moytura. Dia tidak memiliki peran eksklusif, namun dalam mitologi ia dihubungkan dengan ritual persetubuhan Dewi kesuburan termasuk MORRIGAN dan BOANN. Dia adalah ayah dari BRIGIT dan AENGUS Mac Oc (dewa muda). Dagda digambarkan dalam literaturmemiliki kekuatan luar biasa dan Nafsu makan yang luar biasa ). Senjatanya adalah pentungan  besar yang bisa membunuh sembilan orang dalam sekali pukul. Dia memiliki kuali perunggu rezeki dengan kekuatan magis kebijaksanaan dan peremajaan, Simbol kemakmuran Irlandia. Dagda kemungkinan sosok telanjang  bersenjatakan pentungan yang ditemukan pada pahatan kapur di Cerne Abbas  Dorset, Inggris, dan mungkin dibuat ketika Periode Romano-Celtic.

DIANCECHT

Merupakan sosok dewa kesehatan bangsa Irlandia dengan kultus pemujaannya berasal dari zaman prasejarah hingga 400 M. Dianchet diyakini sebagai kakek dari Lug. Ia memiliki keterampilan yang bisa membuat tubuh para prajutrit utuh lagi. Ia juga dewa yang membuat lengan perak untuk dewa Nuadu yang terluka parah pada pertempuran Maytura. Terluka parah, Nuadu lalu dimandikan dan dihidupkan lagi dalam sumur suci Dianchect, Slane.
Reactions:

2 comments:

  1. selama ini gak prnh tau dewa2 bangsa celtic, yg plg sering dibahas tu dewa-dewi romawi, yunani, scandinavia ato mesir sih.
    jadi thank you bgt buat infonya. bener2 belajar disini mah.

    ReplyDelete

Pengunjung Blog

Komentar Terbaru

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Google Followers