Monday, October 17, 2016

HESTIA

Hestia adalah salah seorang anak yang ditelan oleh ayahnya, Kronos. Ketika Kronos memuntahkan kembali semua anaknya akibat ramuan Zeus, Hestia adalah yang terakhir dikeluarkan. Dengan demikian dia adalah anak pertama (dari Rhea) sekaligus anak terakhir (dari Kronos). Setelah perang Titanomakhia, Hestia menyatakan pada saudara-saudaranya bahwa dia ingin selalu menjadi perawan. Menolak permintaan jodoh Poseidon dan Apollo, Hestia lalu bersumpah di atas kepala Zeus bahwa dia tidak akan terikat pernikahan dan tidak akan tersentuh hasrat cinta dan seksual; karena ini, Hestia menjadi antitesis Aphrodite setelah menolak nilai cinta. Hestia dikenal karena kebaikan dan kerendahan hatinya. Dia jarang ikut campur dengan prosesi pembicaraan dengan para dewa Olimpus lainnya, apalagi dengan urusan-urusan mereka; ini diinterpretasikan oleh Walter Burkert karena sebagai "perapian", Hestia tidak dapat dipindahkan. Saat terjadi krisis pengangkatan anak Zeus dengan seorang manusia bernama Semele, Dionysus, menjadi dewa Olimpia sementara jumlah singgasananya sudah penuh, Hestia dengan ikhlas merelekan takhtanya untuk Dionysus. Karena ini, Hestia secara teknis bukanlah bagian dari Dewa-Dewi Olimpus, namun dia masih memegang posisi yang sama dengan mereka. Menurut kaum Fasti, penyair Ovid menulis bahwa Hestia pernah hampir diperkosa oleh Priapos, putra Dionisos dan Afrodit. Suatu hari Hestia dan para dewa tertidur setelah makan bersama. Priapos mengendap-endap mendekati Hestia. Hestia terbangun dan melihat bahwa Priapos hampir menindihnya. Hestia menjerit sangat keras dan Priapos pun ketakutan.
DAFNE

Apollo dalah dewa musik dan matahari sementara Dafne adalah putri dari dewa sungai Peneus. Percintaan keduanya bukanlah sesuatu yang tidak disengaja namun melainkan ulah dari dewa Cupid/Eros, anak dari dewi Afrodit (mitologi Romawi: Venus). Eros tersinggung atas kesombongan Apollo sehingga Eros berkata, "Apollo, panahmu dapat menghancurkan semua yang ada di dunia, sedangkan panahku dapat menghancurkanmu!" Eros mengambil 2 anak panah yang berbeda, anak panah emas yang tajam (anak panah rasa cinta) ditembakkan tepat di jantung Apollo, sedangkan anak panah lainnya yaitu anak panah timah yang tumpul (anak panah kebencian) ditembakkan ke arah Dafne. Akibatnya Apollo menjadi sangat mencintai Dafne sedangkan Dafne menjadi sangat membenci Apollo, dan dimulailah kejar-mengejar antara Apollo dan Dafne. Dafne lari sampai ke ujung dunia dan Apollo pun mengejar Dafne sampai ke ujung dunia. Sampai akhirnya Dafne menyerah karena kehabisan tenaga dan meminta pada ayahnya sang dewa sungai Peneus untuk mengubah dirinya menjadi pohon. Peneus pun mengabulkan permintaan anaknya dan diubahnyalah Dafne menjadi pohon salam. Pada saat melihat kejadian itu Apollo berkata, "Karena kau tidak dapat menjadi istriku", katanya, “kau tetap akan menjadi pohonku. Aku akan mengenakan kau sebagai mahkotaku. Dan seperti keabadianku, kau akan selalu hijau, dan daun-daunmu tidak akan gugur". Oleh mulai saat itu Apollo pun mengenakan mahkota yang terbuat dari daun salam dan karena kejadian ini pun maka daun salam tidak bisa layu.
AITHOUSA  

(Aethusa) Nimfa dari Boitoia kekasih Apollo, dari Nimfa ini dia memiliki putera Eleuther. 

KHRYSOTHEMIS 

(Chrysothemis) Nimfa dan ratu Bubastis Karia (Asia Kecil), isteri dari Raja Staphylos. Dia berselingkuh dengan dewa Apollo, dari perselingkuhan mereka ini lahir puteri mereka Parthenos.
KORYKIA  

Nimfa sungai dari Phokis dari kekasihnya, Apollo memiliki putera Lyrokas.

KYRENE 

Nimfa atau puteri kerajaan Lapith di Thessalia. Dia digoda oleh Apollo ketika berburu. Darinya, Apollo memiliki dua putera, Aristaios dan Idmon.
MELIA 

Dalam mitologi Yunani, Meliai (bahasa Yunani: Μελίαι atau Μελιάδες) adalah para nimfa pohon abu. Mereka tercipta bersama Erinyes dan para Gigant dari tetesan darah yang tumpah ketika Kronos mengebiri Uranus. Dari pobon abu muncullah ras manusia pada zaman perunggu, ras yang gemar berperang hingga akhirnya dimusnahkan oleh Zeus dengan banjir besar. Melia adalah salah satu Meliai. Dia adalah putri Okeanos. Dari hubungannya dengan Inakhos, adiknya yang seorang dewa sungai, ia menjadi ibu dari Io, Foroneus dan Aigialios atau Fegeus. Dalam cerita lain, dia adalah ibu dari Amikos oleh Poseidon. Cerita lain mengatakan, Melia diculik oleh Apollo dari rumah ayahnya di Thebes. Saudaranya, Kaanthos diutus untuk menyelamatkan Melia. Kaanthos membakar dan menghancurkan kuil Apollo membuat Apollo marah dan membunuhnya. Dari hubungannya dengan Apollo, Melia melahirkan dua orang putera : Teneros dan Ismenos.
OTHREIS 

Nimfa Gunung Othrys darinya Apollo mempunya putera Phagros.

OUREA

 (Urea) Nimfa Laut di Troy, puteri dari Poseidon. Apollo jatuh cinta padanya pada masa pembangunan tembok Troy. Ia melahirkan putera Ileus untuk Apollo.

SINOPE  

Nimfa Sungai dari Sikyonia yang dilarikan oleh Apollo ke Pantai Laut Hitam di Assyria. Menurut beberapa sumber, ia menipu Apollo dengan menjanjikannya akan memberikan keperawanannya kepada dewa tersebut. .

STILBE 

Nimfa sungai dari Thessaloa darinya lahir putera Apollo Lapithes dan Kentauros. 

AKALLE

Puteri kerajaan Kreta kekasih Apollo. Darinya lahir putera Apollo Amphithemis.

AMPHISSA

Puteri kerajaan Drypoia. Dia digoda oleh Apollo dengan menyamar menjadi seorang pengembala. Putera mereka adalah Agreus, Raja Euboia.
KASSANDRA 

Dalam mitologi Yunani, Kassandra (Yunani kuno Κασσάνδρα, atau Κασάνδρα, Κεσάνδρα, Κατάνδρα, atau Aleksandra) adalah putri Raja Priamos dan Ratu Hekabe di Troya. Dia sangat cantik sehingga Apollo jatuh cinta padanya dan menghadiahkannya kemampuan meramal. Dalam versi lainnya, Kassandra bermalam di kuil Apollo, dan seekor ular kuil menjilat telinganya sehingga dia dapat mendengar masa depan. Akan tetapi Kassandra tidak mau menjadi kekasih Apollo sehingga dia dikutuk bahwa ramalannya tidak akan pernah dipercayai oleh orang lain. Kassandra muncul dalam Siklus Epik dan drama tragedi.
KHIONE

Apollo dan Hermes jatuh cinta pada Khiones, putri Daidalion. Suatu ketika, Hermes memperkosa Khione pada siang hari, sedangkan pada malam harinya giliran Apollo yang memperkosa Khione. Khione melahirkan sepasang anak kembar, yaitu Autolikos (pencuri) putra Hermes dan Filamon (penyair) putra Apollo.
MARPESSA

Seorang manusia bernama Idas sudah hendak menikahi Marpessa, namun Apollo menculik sang gadis. Idas tidak gentar terhadap Apollo dan berusaha mengejar sang dewa untuk mendapatkan kembali pasangannya. Zeus mencegah kedua saingan itu bentrok, dan meminta sang gadis untuk memilih satu di antara mereka. Marpess memilih Idas
KORONIS

Puteri kerajaan Oikhalia di Thessalia dan kekasih Apollo. Ketika Apollo mengetahui perselingkuhannya dengan pria manusia, kakaknya Artmeis membunuh Oikahila. Anak mereka, Asklepios, berhasil diselamatkan dari perut hamil Koronis.
RHOEO

Dalam mitologi Yunani, Rhoeo merupakan putri Staphylus dan Chrysothemis, saudara parthenos dan Molpadia atau Hemithea. Parthenius menceritakan bahwa ia pernah mengalami cemburu kepada adiknya Hemithea ketika Staphylus memerintahkan adiknya tersebut untuk menghabiskan malam dengan Lyrcus, tamunya, yang sama-sama ditaksir oleh Hemithea dan Rhoeo. Dia menjadi kekasih Apollo dan  ibu dari Anius, putera mereka. Ketika ayahnya menemukan kehamilannya, ia percaya ia dihamili oleh seorang pria bukan dewa. Lalu Dia memasukkan Rhoeo dia di dada dan melemparkannya ke laut (serupa dengan kisah Danae dan Perseus). Dia mendarat di pulau Delos, tempat suci bagi Apollo. Dia melahirkan anak laki-laki di pulau dan menamainya Anius ; Dia kemudian menempatkan dia di atas altar Apollo dan berdoa kepada dewa tersebut untuk menjaga bayi itu jika dia memang puteranya. Apollo menyembunyikan Anius  , mengajarinya seni ramalan dan menganugerahinya.  Rhoeo akhirnya menikah Zarex, anak karystos, yang menganggap Anius sebagai puteranya sendiri, dan mereka memiliki dua anak lagi.  Anius menjadi  imam kuil Apollo dan memberi bantuan kepada Aeneas dan rombongannya ketika mereka bepergian dari.

ADONIS


Adonis (Yunani Ἄδωνις dari Semitik Barat laut 'A-D-N) adalah tokoh yang berasal dari Semitik Barat yang merupakan tokoh sentral dalam pemujaan berbagai agama misteri yang menyertai mitologi Yunani pada masa Hellenistik. Dia selalu dihubungkan dengan Osiris dari Mesir, Tammuz dari Semit, dan Baal Hadad, Atunis dari Etruska dan Attis dari Frigia. Semua tokoh tersebut merupakan dewa yang dibangkitkan kembali dan juga dewa tumbuhan. Adonis memiliki paras yang sangat tampan. Karena ketampananya ini, Apollopun jatuh cinta padanya pada pandangan pertama dan merekapun menjadi sepasang kekasih. Pemujaan terhadapnya dilibatkan dengan wanita: pemujaan Adonis yang mati sangat dikembangkan dalam kelompok gadis muda di sekitar Sappho di Lesbos, sekitar tahun 600 SM, sebagaimana ditunjukkan dalam sebuah fragmen dari Sappho. Adonis adalah salah satu tokoh pemujaan yang sangat kompleks pada masa-masa klasik. Dia memiliki banyak peran, dan banyak cendekiawan sepanjang sejarah memberi perhatian atas makna dan tujuannya dalam iman keagamaan Yunani. Dia diperbarui setiap tahunnya, dewa tumbuhan yang selalu muda, dewa yang hidup-mati-dan terlahir kembali. Namanya sering diidentikkah pada masa modern pada pemuda tampan.
HYCANTHICUS

Hyacinthus adalah seorang pahlawan perkasa, putra dari Clio dan Pierus-Raja Macedonia.
Hyacinth adalah seorang pria yang tampan rupawan, sampai-sampai Apollo - Dewa Pemanah, Musik, dan Puisi, jatuh cinta padanya. Ketampanan Hyacinthus juga menarik hati Dewa Angin Barat, Zephyrus. Akibatnya terjadi persaingan sengit antara Apollo dan Zephyrus. Amarah Zephyrus timbul tatkala ternyata Hyacinthus lebih memilih Apollo sebagai kekasih hatinya. Suatu hari, Hyacinthus dan Apollo sedang bercengkerama sambil bermain lempar cakram. Pada suatu kesempatan, untuk membuat kekasihnya terkesan, Apollo melemparkan cakram dengan segala kekuatannya; ternyata demikian pula Hyacinth berusaha menangkap cakram itu untuk membuat Apollo terkesan pada ketangkasannya. Diam-diam keadaan itu dimanfaatkan oleh Zephyrus. Dewa Angin Barat itu meniup kencang cakram sehingga benda itu mencederai kepala Hyacinthus dan akhirnya tewas. Kesedihan Apollo begitu mendalam, bahkan Apollo tidak mengijinkan jiwa kekasihnya itu dibawa oleh Hades - Dewa Kematian. Sebagai tanda cintanya yang begitu dalam, Apollo mengubah darah yang menetes dari kepala Hyacinth menjadi bunga yang indah - bunga Hyacinth. Tetesan air mata Apollo jatuh membasahi kelopak-kelopak bunga Hyacinth sebagai tanda perkabungannya.
HYMENAIOS

Merupakan pangeran kerajaan Magnesia. Dia tinggal di wilayah Thelessia tepatnya di Magnesia. Magnes, raja Magnesia, memiliki putera yang sangat tampan bernama Hymenaios. Karena ketampannya ini, Apollo jatuh cinta ketika pertama kali melihatnya. Untuk mendapatkan hati sang pangeran, Apollo pergi mengunjungi Magnesia dan tetap tinggal di sana untuk beberapa waktu yang lama. Hermes lalu membantu Apollo dengan memberikannya ternak untuk digembalakan bersama dengan Hymenaios.
KYPARISSOS

Dalam mitologi Yunani, Cyparissus atau Kyparissos adalah pemuda kekasih  Apollo. Dalam versi cerita yang paling terkenal , pendamping favorit Cyparissus adalah rusa jinak, yang tidak sengaja ia bunuh dengan lembing ketika ia berbaring tidur di hutan. Kematian rusa itu membuatnya sangat sedih  sehingga mengubah dirinya menjadi pohon cemara, simbol klasik perkabungan. Mitos Cyparissus, seperti  Hyacinthus, sering ditafsirkan sebagai cerminan kebiasaan sosial perjantanan (hubungan pria dewasa dengan pemuda) di Yunani kuno, dimana ia menjadi kekasih muda Apollo. Tradisi  perjantanan ini merupakan proses inisiasi ke dalam kehidupan laki-laki dewasa.


Apollo (bahasa Yunani: Απόλλων, Apóllōn; atau Απελλων, Apellōn) adalah Dewa cahaya, musik, pemanah, pengobatan, Matahari, dan penyair dalam mitologi Yunani dan mitologi Romawi. Apollo juga merupakan dewa nubuat, dan memberikan restunya kepada orakel, sehingga mereka dapat membaca masa depan. Ia merupakan anak dari Zeus dan Leto dan saudara kembar Artemis. Orakelnya di Delphi sangat terkenal. Banyak orang dari seluruh Yunani yang mengunjungi orakelnya untuk mencari tahu mengenai masa depan mereka. Dalam mitologi Etruska, dia dikenal sebagai Apullu. Apollo disembah baik oleh orang Yunani kuno maupun oleh orang Romawi kuno. 

Ia mempunyai busur yang terbuat dari emas. Pohon salam, burung gagak, dan hewan lumba-lumba dikeramatkan untuknya. Pengobatan dan penyembuhan dikaitkan padanya atau pada anaknya, Asklepios (dewa pengobatan), karena Apollo dipandang sebagai dewa yang membawa kesehatan, penyakit wabah. Sebagai dewa musik, Apollo adalah pemimpin para Muse (dewi musik dan nyanyian). Hermes menciptakan lira untuk Apollo dan alat musik tersebut menjadi atribut penting Apollo. Himne yang dinyanyikan untuk Apollo disebut paian. Pada masa Yunani kuno, terutama pada abad ketiga SM, dia dikaitkan dengan Helios (dewa Matahari) dan saudarinya, Artemis, dikaitkan dengan Selene (dewi bulan). Ada dua pendapat umum mengenai asal usul Apollo: Salah satunya adalah bahwa Apollo berasal dari daerah timur, pendapat lainnya mengaitkan Apollo dengan bangsa Doria dan dewa mereka apellai (juga bulan Apellaios). Walter Burkert menyatakan bahwa asal-usulnya dapat dilihat dari para penyembahnya: bangsa Yunani Doria, bangsa Kreta-Minoa, dan bangsa Syro-Hittis. Menurut pendapat pertama, baik Apollo di Yunani maupun di Etruska mulai muncul di Aegea pada Zaman Besi (antara 1100 SM - 800 SM) dari Anatolia.

 Homer menceritakan Apollo memihak bangsa Troya dalam Perang Troya, dan dia dihubungkan dengan dewa bangsa Luwian, Apaliunas, yang tampaknya melakukan perjalanan dari timur ke barat. Dewa Aplu (dewa dari mitologi Hittis dan Hurria pada Zaman Perunggu Akhir, antara tahun 1700–1200 SM), juga mirip dengan Apollo yang diceritakan oleh Homer, yaitu sama-sama merupakan dewa wabah. Selain itu Aplu juga melambangkan dewa tikus Apollo Smitheus. Apollo digambarkan sebagai pemuda tampan tanpa janggut, kadang-kadang sambil memegang kithara (sebagai Apollo Kitharoedus) atau panah, atau sedang bersandar ke pohon (Apollo Lykeios dan Apollo Sauroktonos.

Kuil suci Apollo yang paling terkenal adalah kuil suci untuk peramalnya, Orakel Delphi yang juga merupakan pusat pemujaan Apollo. Peramal ini mendapatkan nubuat dari Apollo untuk disampaikan kepada para pengunjung kuil yang ingin bertanya. Selain di Delphoi, kuil-kuil orakel Apollo tersebar luas di wilayah Yunani yaitu: Orakel Apollo Ismenios di Boitia, Orake Apollo Ptoios di Gunung Ptoos Boitoia, Orakel Apollo Abai di Phokis, Orakel Apolo Didymios di Karia (Asia Kecil), Orakel Apollo Klarios di Kolophon (Asia Kecil) Orakel Apollo Pergamon Teuthrania (Asia Kecil).

Di beberapa wilayah Yunani, tonggak-tonggak suci di taruh di depan pintu rumah sebagai penghormatan atas Apollo. Selain itu altar suci juga diletakkan di beranda untuk pemujaan dewa ini. Altar itu sendiri diasapi dan ditetesi dengan mirah dan minyak wangi. Festival utama untuk dewa Apollo di antaranya adalah festival Boedromia, Karneia, Karpiae, Danephoria, Delia, Hyakinthia, Metageitnia, Pyanepsia, Pythia dan Thargelia. Hewan keramat Apollo adalah sapi, dan sapi yang dikeramatkan kepada Apollo adalah sapi yang berwarna merah.

Pemujaan Apollo di Romawi meniru dari pemujaan di Yunani. Pada dasarnya Apollo tidak memiliki padanan dalam mitologi Romawi meskipun para penyair pada masa Romawi akhir menyebutnya sebagai Foebus. Menurut tradisi, orakel Delfi dikunjungi pada masa Kerajaan Romawi dipimpin oleh Tarquinius Superbus. Ketika terjadi wabah pada tahun 430-an SM, kuil pertama Apollo di Roma didirikan di padang Flaminia, menggantikan situs pemujaan lokal yang dikenal sebagai "Apollinare". Pada masa Perang Punisia Kedua pada 212 SM, Ludi Apollinares ("Pesta Olahraga Apollonia") digelar utnuk menghormatinya. Pada masa kaisar Augustus, yang merasa bahwa dirinya berada di bawah perlindungan khusus Apollo dan bahkan disebut sebagai anak Apollo sendiri, pemujaan pada Apollo kian berkembang dan Apollo menjadi salah satu dewa penting di Romawi. Setelah Pertempuran Actium, yang berlangsung di dekat kuil Apollo, Augustus memperluas kuil Apollo, mendedikasikan sebagian harta ramapasan untuk Apollo, dan menyelenggarakan Pesta Olahraga Quinquennial untuk Apollo. Augustus juga mendirikan sebuah kuil baru untuk Apollo di Bukit Palatine. Persembahan dan pemujaan untuk Apollo dan Diana merupakan puncak dari Pesta Olahraga Sekuler, yang digelar pada 17 SM.
HERA

Merupakan istri dan saudari Zeus. Dia dibesarkan oleh Titan Oceanus dan Tethys. Dalam jajaran kuil Yunani, Hera berperan sebagai dewi agung tertinggi, patron pernikahan dan persalinan. Binatang sucinya adalah sapi dan burung merak. Pada mulanya Hera tidak tertarik untuk menikahi Zeus. Dengan cara liciknya, Zeus mengubah dirinya menjadi burung tekukur. Ketika Hera melihat burung tersebut, dia mendekatkan burung tersebut ke
payudaranya, saat itulah Zeus berubah kembali dan memperkosa Hera. Untuk menutupi rasa  malunya, Hera pun menikahi Zeus. Sejak saat itu Hera menjadi ratu para dewa.  Zeus senang berselingkuh, dan Hera sangat marah terhadap perempuan yang menjadi  wanita selingkuhan Zeus. Hera memusuhi wanita-wanita tersebut termasuk juga anak- anak mereka. Dalam tradisi Romawi, Hera disebut dengan Juno.
METIS

Metis  seorang Titan dalam mitologi Yunani, adalah puteri dari Oceanus dan Tethys. Dia merupakan istri pertama dewa Zeus. Metis mempunya arti "pemikiran" dan "kepandaian". Dewi Metis dipercaya sebagai dewi yang sangat bijaksana dan pengetahuannya sama apabila pengetahuan semua dewa-dewi digabungkan. Menurut ramalan, Metis akan melahirkan dua orang anak, puteri pertamanya Athena dan putera keduanya yang sakti mandraguna akan menyingkirkan Zeus. Atas nasihat, Gaia dan Uranus Zeuspun menyusun rencana untuk mencegah ramalan ini terjadi. Pada saat Metis mengandung Athena, Zeus memperdayanya sehingga Metis berubah menjadi serangga dan menelannya. Hal ini dilakukan Zeus karena ia percaya pada ramalan bahwa jika ia memiliki anak dengan Metis, anak mereka akan lebih kuat dan bijaksana. Zeus menelan Metis untuk mencegah kelahiran anak mereka. Kemudian Metis membuatkan baju perang dan topi pelindung untuk anaknya di dalam tubuh Zeus, yang menyebabkan Zeus menderita sakit kepala. Athena dilahirkan dari kepala Zeus dalam keadaan berbaju perang lengkap dengan topi pelindung.
THEMIS

Themis salah Titan, puteri dari Uranus dan Gaia. Dia merupakan perlambangan dari keteraturan alam dan moral. Themis merupakan istri kedua dari Zeus, pernikahannya dengan Zeus ikut membantu berkuasanya jajaran Dewa Olympus. Ia memiliki Anak Horai dan Astraia dari Zeus. Ia juga ada di Delos untuk menyaksikan kelahiran Apollo. Themis berarti Hukum alam. Ia adalah tubuh dari aturan, hukum, dan adat. Saat ia diacuhkan Zeus, Nemesis menyatakan bahwa Themis sangat marah. Tapi Themis tidaklah seperti itu. Titan berpipi indah ini malah jadi yang pertama menawarkan cangkir pada Hera saat ia kembali ke Olimpus. Satu-satunya pasangan Themis adalah Zeus. Dari hubungannya dengan Zeus, Themis melahirkan Horai (para dewi keteraturan) dan Moirai (para dewi takdir). Sementara Menurut Pindar, Moirai sudah ada ketika Themis dan Zeus menikah. Dalam mitologi Romawi, Themis dipadankan dengan Iustitia atau Justitia, yang juga merupakan dewi keadilan dan hukum. Dia kemungkinan berasal dari pikiran bangsa Romawi alih-alih dari mitologi kuno. Dia digambarkan dengan wajah yang tenang, membawa timbangan dan pedang bermata dua (kadang kornukopia), dan sejak tahun 1500-an dia ditampilkan dengan mata tertutup
MNEMOSYNE

Mnemosine (Bahasa Yunani: Μνημοσύνη) adalah salah satu Titan dalam Mitologi Yunani. Dia adalah Titan ingatan dan memori, dan merupakan anak dari Uranus dan Gaia. Mnemosine berhubungan seksual dengan Zeus selama sembilan malam berturut-turut. Dari persetubuhna itu, Mnemosine melahirkan sembilan orang Musai. Para Musai adalah dewi musik, nyanyian, tarian, sastra dan lagu. Berikut adalah para Musai beserta atribut mereka.  Dalam Theogonia karya Hesiod, para raja dan penyair memperoleh kemmapuan mereka dari hubungan mereka dengan Mnemosine dan para Musai. Mnemosine juga berkuasa atas sebuah kolam di dunia bawah. Air kolam tersebutbisa mengembiilkan ingatan, berkebalikan dari kolam lethe. Orang-orang yang ingin berkonsultasi dengan orakel Trophonios di Boeotia terlebih dahulu harus meminum air dari mata air yang disebut "Lethe" dan "Mnemosyne" sampai mabuk.
EUROPA

Europa adalah putri raja Agenor di Sidon. Benua Eropa dinamai dari namanya. Suatu hari Europa bersama teman-teman wanitanya berkumpul dan memetik bunga bersama. Zeus melihat kumpulan wanita ini dan langsung jatuh cinta pada Europe karena Europe adalah perempuan tercantik di antara mereka. Zeus lalu menyamar sebagai banteng putih yang indah dan menghampiri mereka. Banteng samaran Zeus sangat indah dan bahkan beraroma bunga sehingga Europe dan teman-temannya langsung mendekatinya, mereka mengelus-elusnya. Tiba-tiba banteng itu berbaring di hadapan Europa. Europa menunggangi punggung banteng itu dan banteng itu pun langsung membawa pergi Europe. Banteng itu pergi ka pantai dan berenang menyeberangi lautan sambil memabwa Europa di punggungnya. Mereka bahkan diikuti oleh Poseidon, Triton dengan terompetnya, dan para Nereid yang menunggangi lumba-lumba. Rombongan itu membawa Europe semakin lama semakin jauh dari tempat asalnya. Europe menyadari bahwa banteng itu pastilah dewa dan dia pun mulai ketakutan. Europe lalu memohon kemurahan hati sang dewa. Zeus lalu berbicara Europe bahwa dia mencintainya. Zeus juga meminta Europe untuk tidak merasa takut. Zeus membawa Europa ke Kreta. Di sana, Europa oleh Zeus dijadikan sebagai ratu Kreta. Europe berhubungan dengan Zeus dan melahirkan Minos, Rhadamanthis, dan Sarpedon. Sementara Zeus mencitrakan ulang banteng samarannya di angkasa sehingga jadilah rasi bintang Taurus.
LO

Io adalah seorang pendeta Hera di Argos. Zeus jatuh cinta pada Io dan menidurinya. Untuk mencegah Hera mengetahui apa yang terjadi, Zeus menutupi dunia dengan awan hitam tebal. Namun Hera malah menjadi curiga, dia lalu turun dari Gunung Olimpus dan menghilangkan awan tersebut. Zeus berpikir cepat dan mengubah wujud Io yang asalnya seorang gadis cantik. Ketika awannya sudah hilang, Hera melihat Zeus berdiri di samping seekor sapi putih. Zeus kemudian bersumpah bahwa ia belum pernah melihat sapi itu sebelumnya, dan bahwa sapi itu keluar begitu saja dari dalam bumi. Mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, Hera meminta sapi itu sebagai hadiah. Dan Zeus pun memberikan sapi itu pada Hera. Hera kemudian menyuruh Argus Panoptes, raksasa bermata seratus, untuk menjaga sapi itu. Zeus mengutus Hermes untuk mengambil Io. Hermes menyamar sebagai seorang gembala dan membuat Argus tertidur dengan musik dan ceritanya. Setelah Argus tertidur, Hermes pun membunuhnya. Sebagai kenang-kenangan, Hera mengambil semua mata Argus dan memasangnya pada ekor burung kesayangannya, merak. Hera kemudian memaksa Io mengembara di bumi tanpa istirahat. Io melintasi jalan antara Propontis dan Laut Hitam, yang kemudian dinamai Bosporus (lintasan sapi), di sana ia bertemu Prometheus. Prometheus dirantai di Gunung Kaukasus oleh Zeus karena mengajar manusia cara membuat api dan menipu Zeus. Setiap hari, seekor elang raksasa datang dan memakan hati Prometheus. Meskipun sedang menderita, Prometheus menghibur Io dengan memberitahu bahwa Io akan kembali menjadi manusia dan keturunannya akan menjadi pahlawan terhebat, Herakles. Io kemudian menyeberangi Laut Ionia. Di Mesir, Dia diubah kembali menjadi manusia oleh Zeus. Di sana juga, ia melahirkan putra Zeus, Epafos, dan seorang anak perempuan, Kiroessa. Dia kemudian menikah dengan Telegonus, raja Mesir. Cucu mereka, Danaos, nantinya akan kembali ke Yunani.
SEMELE

Semele adalah seorang putri di kerajaan Thebes dan merupakan anak dari Kdmos dan Harmonia. Dia juga adalah pendeta wanita di kuil Zeus. Dalam satu kesempatan, Zeus mengamati Semele ketika Semele sedang menyembelih seekor banteng di altar Zeus dan kemudian berenang di sungai Asopus untuk membersihkan tubuhnya dari darah. Zeus jatuh cinta padanya dan berulang kali meniduri Semele. Zeus selalu mengunjungi Semele di malam hari dan dalam wujud yang tak terlihat. Semele merasa senang menjadi kekasih dari seorang dewa, walaupun dia tidak tahu dewa yang mana. Istri Zeus, Hera, mengetahui perselingkuhan suaminya ketika Semele sedang hamil. Hera kemudian menyamar sebagai perempuan tua dan mengunjungi Semele, Hera meyakinkan Semele untuk melihat wujud asli kekasihnya agar Semele tahu siapa sebenarnya kekasihnya. Ketika Zeus datang lagi padanya, Semele memaksanya bersumpah untuk memberikannya satu permintaan. Maka Zeus pun pergi ke sungai Stix dan bersumpah akan mengabulkan apapun permintaan Semele. Semele kemudian memintanya untuk menunjukkan wujudnya yang sebenarnya. Zeus tidak senang mendengarnya karena Zeus tahu apa yang akan terjadi, Manusia takkan bertahan hidup ketika melihat wujud asli Zeus. Namun Zeus telah bersumpah dan tak punya pilihan. Zeus menampakkan wujud aslinya dan Semele pun terbakar sampai mati. Namun Zeus masih sempat menyelamatkan anak yang dikandung oleh Semele (Dionisos) dan memasukkannya ke dalam pahanya sampai ia siap untuk dilahirkan. Beberapa bulan kemudian, Dionisos lahir. Kelahirannya dari Zeus menjadikannya seorang dewa. Setelah dewasa, Dionisos pergi ke dunia bawah dan membawa kembali ibunya dari kematian. Semele menjadi dewi di Gunung Olimpus dengan nama baru, Thione.
GANYMEDE

Ganimede adalah pangeran Troya dan merupakan anak dari Tros dan Kallirrhoe. Ganimede memiliki penampilan yang menarik sehingga Zeus jatuh cinta padanya. Suatu hari Ganimede sedang menggembalakan ternak di Gunung Ida. Zeus berubah menjadi seekor elang dan membawa Ganimede ke Gunung Olimpus. Di Olimpus, Ganimede dijadikan abadi, selain itu dia juga menjadi kekasih Zeus dan pembawa minum bagi para dewa menggantikan Hebe. Tros sangat sangat sedih setelah kehilangan Ganimede, oleh karena itu Zeus memberinya dua ekor kuda abadi dan tanaman anggur emas sebagai kompensasinya. Zeus mengirimnya melalui Hermes yang memberitahu Tros bahwa Ganimede telah menjadi abadi dan menjabat posisi yang sangat istimewa sebagai pembawa minum di Olimpus. Zeus juga mencitrakan Ganimede di angkasa sebagai rasi bintang Aquarius. Salah satu bulan Jupiter yang ditemukan oleh Galileo Galilei dinamai Ganymede.
CALISSTO

Kallisto adalah putri raja Likaon di Arkadia. Dia merupakan salah satu teman Artemis dalam berburu. Sebagai teman Artemis, Kallisto telah terikat sumpah kesucian bahwa dia harus tetap menjadi perawan. Zeus bernafsu pada Kallistos. Zeus pun mendekati Kallisto dengan menyamar sebaagi Artemis. Setelah Kallisto dekat dengannya, Zeus memperkosanya. Ketika tahu bahwa Kallisto tak lagi perawan, Artemis marah dan mengusir Kallisto keluar dari rombongannya. Beberapa bulan kemudian Kallisto melahirkan seorang putra bernama Arkas. Hera yang marah karena perselingkuhan suaminya kemudian mengubah Kallisto menjadi seekor beruang sementara Arkas diambil dan dibesarkan oleh Maia. Enam belas tahun kemudian Arkas bertemu seekor beruang yang sebenarnya adalah ibunya. Arkas berniat membunuh beruang itu namun berhasil dihentikan oleh Zeus. Zeus yang merasa kasihan akhirnya menempatkan Kallisto dan Arkas di angkasa sebagai rasi bintang Ursa Mayor (Beruang Besar) dan Ursa Minor (Beruang Kecil). Namun Hera masih marah pada Kallisto. Hera menyuruh Tethis and Okeanos utnuk tidak mengizinkan Kallisto memasuki wilayah mereka sehingga sampai saat ini Kallisto harus memutari langit utara dan tak pernah terbenam di cakrawala. Salah satu bulan planet Jupiter juga dinamai Callisto.
LETO

Leto adalah putri dari Titan Koios dan Foibe. Dia adalah salah satu kekasih pertama dan favorit Zeus. Ketika Zeus meikahi Hera, Leto sedang hamil dari hubungannya dengan Zeus. Meskipun Leto dihamili sebelum pernikahan Hera, tetap saja Hera marah pada Leto. Hera pun terus-menerus memberi kesulitan bagi Leto. Pertama-tama Hera mengusir Leto dari Olimpus. Hera lalu melarang bumi menerima persalinan Leto sehingga Leto kesulitan mencari tempat untuk melahirkan. Akhirnya pulau Delos mau menerima Leto untuk melahirkan di sana. Tetapi Hera menahan Eileithyia, dewi kelahiran, dari Leto. Untungnya Iris mengambil kembali Eileithyia hingga Leto bisa melahirkan Artemis. Artemis lalu membantu ibunya melahirkan Apollo. Hera yang masih marah kemudian mengirim naga Pithon untuk membunuh Leto. Apollo yang baru lahir berhasil membunuh Pithon dan melindungi ibunya. Tidak berhenti sampai di situ, Hera mengirim raksasa Titios untuk memperkosa Leto. Titios akhirnya dibinasakan oleh Apollo dan Artemis.
AIGINA

Aigina adalah anak perempuan dari dewa sungai Asopus. Aigina adalah seorang perempuan yang cantik sampai Zeus pun jatuh cinta padanya. Zeus berubah menjadi elang dan membawa Aigina ke pulau Oinoni. Di sana, Zeus memperkosa Aginia. Dari hubungan itu lahirlah Aiakos. Asopus mencoba mengejar putrinya ke pulau Oinoni namun Zeus mengusirnya dengan petir. Aegina dan putranya lalu tinggal di pulau itu. Setelah dewasa, Aiakos menajdi raja di sana dan mengganti nama pulau itu menjadi pulau Aigina, sesuai nama ibunya Hera, yang marah atas perselingkuhan itu, akhirnya memutuskan utnuk menghukum mereka. Hera mengirim wabah ke pulau Aigina sehingga semua penduduknya, termasuk hewan-hewan, mati. Sementara Aiakos dan ibunya selamat karena dilindungi oleh Zeus. Aiakos dan ibunya tentu tak bisa hidup berdua saja di sana. Mereka melihat semut-semut tidak terkena dampak wabah, maka mereka pun berdoa pada Zeus, dan Zeus mengubah semut-semut di sana menjadi para Mirmidon.
DIONE

Dione adalah titan, puteri dari Oceanus dan Tethys. Menurut beberapa sumber, dia merupakan istri pertama Zeus. Dia merupakan seorang orakel dan dipuja bersama dengan Zeus pada awal peradaban Yunani di Dodona. Dione muncul dalam Illiad untuk menyembuhkan puterinya yang terluka. Para pendeta dan orakel di kuil sucinya menjuluki dion dengan panggilan Peleiades atau Sang Merpati, yang merupakan burung suci puterinya, Aphrodite.
DANAE

Danae adalah puteri dari Raja Argos, Akrisisu dan ratu Euridice. Diceritakan bahwa, Akrisius kecewa karena dia tidak memiliki putera untuk mewarisi tahtanya, dan meminta nasihat pada orakel. Orakel mengatakan bahwa cucu laki-lakinya akan membunuhnya. Saat itu, Danae belum memiliki putera. Untuk mencegah ramalan itu jadi kenyataan. Akrisius mengurunh Danae dalam sebuah menara. Zeus yang telah memperhatikannya sejak lama jatuh cinta pada Danae. Pada malam harinya, dia berubah wujud jadi pancuran emas dan menghamilinya. Danae kemudian hamil dan melahirkan puteranya Perseus.







Sunday, October 16, 2016

 

Dalam mitologi Yunani Hermes adalah dewa perbatasan dan pengelana, gembala dan kawanan gembala, pidato dan kebijaksanaan, sastra, dan penyair, atletik, penemuan dan pencurian. Dalam mitologi Romawi, ia dikenal dengan nama Merkurius si cerdik yang sering memperdaya para dewa untuk kepentingan dirinya atau umat manusia. Atribut dan simbol yang sering dilekatkan pada sosok Hermes adalah herma, ayam jantan dan kura-kura, tas, sandal bersayap, topi bersayap, dan tongkat di tangan kirinya. Dalam fungsinya sebagai dewa penerjemah, Hermes bertugas sebagai utusan menyampaikan pesan dari para kepada Manusia, tugas ini dijalaninya bersama Iris. 


Hermes, sebagai penemu api, sama dengan Titan Promotheus. Selain Lira dan seruling, Hermes juga dipercaya sebagai penemu beragam jenis olahraga atletik dan boxing, membuatnya dianggap sebagai patron para atlit. Dewa Hermes juga memiliki tugas sebagai seorang psychopomp, pendamping roh orang mati untuk menempuh perjalana menuju Hades. Dalam tugasnya ini, dia sering digambarkan sebagai satu dewa lainnya yang hanya bisa bebas keluar masuk dunia bawah selain Hades dan Persephone.


Dalam jajaran Pantheon Olympus, Hermes adalah putera Zeus dan Pleiade Maia, putri Titan Atlas. Dia terlahir di gunung Cyllenia Arcadia. Asal-usul sosok Maia, Ibu Hermes, sedikit membingungkan. Dalam Homeric Hymn, Maia merupakan sesosok nimfa, namun dalam sumber lain dia disebut sebagai Pleiades, puteri Titan Atlas. Hermes tumbuh dengan cepat. Pada hari pertama dia lahir, dia menemukan lira. Menjelang senjanya, dia bertarung dengan ternak surgawi dewa Apollo. Ini untuk pertama kalinya, ternak yang merupakan korban persembahan untuk dewa Apollo dicemarkan, dan itupun oleh sosok Bayi Hermes. Hermes menggiring ternak ini kembali ke Yunani dan menyembunyikan mereka lalu menghapus jejak kaki mereka. Apollo murka dan menuduh Hermes, tapi Maia mengatakan itu tidak mungkin karena dia berada bersama Hermes semalaman. Zeuspun datang menengahi, dikatakannya kalau Hermes memang benar mencuri ternak Apollo mereka harus segera mengembalikannya. Apollo dan Hermes terlibat adu mulut, lalu Hermes memainkan liranya membuat Apollo terpesona. Dia setuju memberikan ternak pada Hermes sebagai tukaran atas lira Hermes. Tindakan cerdiknya mencuri ternak Apollo ini membuatnya juga dianggap sebagai dewa pencuri.


Hermes patuh pada ayahnya Zeus. Ketika Nimfa Lo, salah satu dari selir Zeus, dipenjara oleh dewi  Hera dibawah pengawalan Argus Panoptes, Raksasa Banyak Mata, Hermes menyelamatkannya dengan cara membuat raksasa itu tertidur dan memancung kepalanya. Dalam agama Romawi, Hermes dikaitkan dengan sosok dewa Merkurius, meskipun berasal dari tradisi Etruska, ia memiliki banyak kesamaan dengan Hermes. Sosok Hermes juga disinkretisasikan dengan dewa kebijaksaan Mesir, Thoth, dikenal dengan Hermes Trimegistus. Sosok ini sangat berpengaruh dalam perkembangan ilmu pengetahuan di wilayah Alexandria kuno.


Kultus pemujaan dewa Hermes berpusat di Peloponnese. Namun  kuil sucinya didirikan di Gunung Cyllene, Arkadia, tempat dipercaya sebagai kelahirannya. Pada kuil-kuil pemujaanya di wilayah Yunani, Hermes digambarkan dengan patung pemuda tampan berambut keriting. Dia biasanya dilukiskan telanjang mengenakan selendang di bahunya terkadang mengenakan topi persayap.


Di beberapa wilayah, pemujaan terhadapa Hermes bersama dengan Herakles dan Theseus sering dilakukan pada acara pembukaan arena tarung dan pertandingan boxing. Dalam kuilnya, para pemuja diharuskan mengalungkan perhiasan perak di altar emas sucinya selain persembahan berupa barang berharga lainnya juga diterima. Selain itu, air susu domba bersama dengan madu diletakkan di altar Hermes dalam wadah. Sebelum pemujaan dimulai, jemaah diharuskan mencelupkan tangannya ke dalam wadah ini.  


Homer mengatakan dalam Odysses, Odysseus melakukan pemujaan kepada Hermes di depan gerbang istana Alkinous dengan cara melakukan korban tuangan dari cawan emas. Korban bakaran hewan,umunya bagi, juga sering dipersembahkan kepada Hermes dan puteranya Maia. Setelah dilakukan untuk persembahan, hewan itu kemudian disajikan dalam jamuan makan bersama dengan melakukan pujian kepada Hermes dan Maia. 


Di wilayah Yunani Selatan, pemujaan terhadap Hermes dilakukan di tempat terbuka. Di sana patung Hermes diletakkan di tempat ramai. Di depan patung itu diletakkan tungku yang didalamnya ada lampu perunggu. Pada malam harinya, orang-orang akan berdatangan ke patung tersebut untuk berdoa. Mereka membakar rempah suci di dalam tunggu lalu mengisi lampu dengan minyak dan menyalakannyanya. Pada mezbah patung Hermes, uang koin akan diletakkan dan jemaah lalu membisikan keinginan mereka pada sang dewa.


Wednesday, October 5, 2016


Salah satu malaikat utama dalam tradisi yudeo-kristen. Uriel digambarkan sebagai sosok archangel, serafim, dan kerubim. Kata Uriel memilik makna “api tuhan” atau “tuhan adalah cahayaku. Ia seringkali dikatakan sebagai salah satu dari empat malaikat agung, Michael, Gabriel, dan Rafael. Nama Rafael tidak dituliskan dalam kitab-kitab kanonik namun teks-teks Yahudi dan kitab apokrif memuat banyak informasi tentang sosok ini. Dia merupakan salah satu dari malaikat penghancur Sodom dan Gomorrah, malaikat penjaga  september, musim panas, Libra dan Aquarius. 

Dalam 1 Henokh, Uriel merupakan malaikat yang mendampingi Henokh dalam perjalananya menembus lapisan-lapisan langit; dia merupakan malaikat penjaga Guntur. Sebagai seorang Kerub, Uriel diperacaya menjadi penjaga gerbang taman Eden dengan pedang berapi di tangannya. Dia juga muncul sebagai sosok malaikat pemarah yang menyerang Musa karena tidak memedulikan proses khitan anaknya. Dalam Perjanjian Sulaiman, Uriel mengalahkan iblis Error, yang menyebabkan manusia tersesat. Dia salah satu dari malaikat penjaga planet. Menurut Henokh, Uriel merupakan kepala tujuh archangel dan menguasai Tartarus atau neraka, dimana dia mengepalai penyiksaan terhadap orang-orang berdosa. Pada hari penghakiman, Uriel akan merobohkan gerbang Hades dan mengumpulkan jiwa-jiwa manusia dihadapan tahta penghakiman. Uriel juga sering dikaitkan dengan sosok malaikat yang bertarung dengan Yakub semalam suntuk. Dalam kitab Doa Yusuf, uriel berkata “aku turung ke dunia untuk tinggal bersama manusia dan aku dipanggil Yakub”. Makna sebenarnya dari sebenarnya dari ayat ini tidak diketahui namun tersirat makna bahwa Uriel menjelma menjadi nabi Yakub sehingga dia merupakan malaikat pertama yang diyakini menjelma menjadi manusia.

Dalam beragam sumber literatur Yahudi lainnya disebutkan bahwa Michael, Gabriel, Uriel dan Rafael memungut jasad Habil, putra adam yang dibunuh saudaranya, lalu meletakkanya di atas sebuh tumpukan batu, di sana jasad Habil tidak pernah rusak. Ketika Adam meninggal, Uriel bersama tiga archangel lainnya membawa tubuh Adam dan menguburnya di Hebron, tempat di mana Tuhan mengambil debu untuk penciptaan Adam. 

Menurut Midrash dan 1 Henokh, malaikat yang jatuh, Azazel dan Semyaza membawa malapetaka dan wabah kemuka bumi. Tuhan mengirim Rafael untuk membelenggu Azazel dan melemparnya ke Jurang Dudael, di sana dia dihukum hingga akhir zaman. Gabriel memimpin para malaikat suci memerangi Para Pengamat dan anak-anak mereka. Mikhael diperintah unruk menangkap Semyaza. Sementara itu, Uriel diutus menemui Nuh untuk memperingatkannya tentang datangnya musibah Air Bah. Seperti Metatron, Uriel juga diyakini sebagai pemberi ilmu Kabbalah kepada manusia. Dia dikatakan telah membimbing perjalanan Ibrahim keluar dari kota Ur dan menafsirkan nubuat-nubuat bagi kesejahteraan manusia. Dalam 4 Ezra, Uriel mengabarkan rahasia-rahasia langit dan kepada Ezra dan memberikan jawaban-jawaban yang sulit tentang persoalan kebajikan dan kejahatan. Uriel juga muncul dalal text Qumran dan Injil Barnabas. Karena tidak adanya sumber kanonik, tahun 745 M Uriel dinyatakan sebagai malaikat palsu oleh konsili gereja, namun beberapa tahun berselang dia kembali dinyatakan sebagai malaikat terang.


Tuesday, October 4, 2016

LANGIT PERTAMA

Lapisan langit pertama dikuasai oleh Jibril dan merupakan langit yang jaraknya paling dekat ke bumi. Langit ini berisikan angin dan awan. Para malaikat yang berdiam di sini adalah malaikat perbintangan dan penjaga bintang serta benda-benda langit. Selain itu, pada lapisan pertama langit juga terdapat malaikat yang mengurusi es, salju, bunga, dan embun.

LANGIT KEDUA

Langit Kedua dikuasai oleh malaikat Raphael/Israfil dan merupakan tempat gelap dimana para malaikat yang jatuh menunggu penghakiman. Mereka terdiri dari 200 myriad pelayan para malaikat Pengamat, yang dikurung di langit ke lima. Henokh mengatakan malaikat pembimbingku memperlihatkan padaku kegelapan, di sana aku melihat tawanan digantung, diawasi, menunggu penghakiman yang pedih, dan malaikat-malaikat ini berwujud gelap, lebih gelap dari malam di bumi. Mereka selalu meratapi nasib sepanjang waktu. Henokh diberitahu tawanan ini merupakan “Sang Murtad”, yang malaikat yang jatuh yang berpaling dari Tuhan menuruti kehendak pemimpin-pemimpin mereka, yang dirantai di langit ke lima. Para malaikat yang jatuh di lapisan kedua langit meminta Henokh mendoakan mereka.


LANGIT KETIGA

Lapisan langit ketiga berada di bawah perintah malaikat Anahel dan merupakan wilayah dengan keadaan yang berlawanan. Salah satu bagian wilayah langit ini, sebelah utara, merupakan neraka, daratan es dan belerang dihuni oleh malaikat penyiksa yang menghukum para jiwa-jiwa pendosa yang tinggal di langit tersebut. Para pendosa ini termasuk mereka yang menentang Tuhan, dosa melawan alam (sodomi), dan praktik perapalan mantra serta sihir. Sebaliknya, wilayah lain langit ketiga merupakan taman indah dimana manna di buat dan roh-roh orang saleh—merak yang welas asih dan berbuat kebajikan—berdiam. Malaikat pengurus cahaya juga berdiam di lapisan langit ketiga  tersebut.

LANGIT KEEMPAT

Langit Keempat diurus oleh Archangel Michael. Di lapisan ini terdapat kota suci Yerusalem dan Bait Agungnya, semuanya dibuat dari emas dan intan dikelilingi oleh sungai susu, madu, anggur, dan minyak. Pohon kehidupan juga ada di sini begitu juga dengan matahari dan bulan. Di sini, Henokh mendengar kidung para malaikat:  Di tengah langit ini, aku melihat tentara langit mengagungkan Tuhan, dengan tympana dan organ (alat musik), dengan lantunan kidung abadi, dengan suara merdu, yang mustahil digambarkan dan akan mempesona pikiran-pikiran yang mendengarnya. Henokh juga melihat cara kerja bulan, matahari, dan benda-benda langit di langit keempat. Kereta mentari membawa embun dan suhu panas untuk bumi diiringi oleh 8000 bintang dan 150000 malaikat pada siang hari dan 150000 bintang dan 1000 malaikat pada malam hari. Di depan kereta tersebut duduk 100 malaikat berkobar api dengan enam sayap. Keretan ini ditarik oleh banyak Phoenix atau Chalcydri

LANGIT KELIMA 

Langit kelima merupakan penjara bagi malaikat yang jatuh. Disini terdapat jurang api di mana 200 myriad Malaikat Pengamat dibelenggu bersama pemimpin mereka Satanael. Mereka sangat muram, menyedihkan, diam, dan tidak melantunkan pujian apapun kepada Tuhan. Di langit kelima, Henokh melakukan upacara pujian dan kidung mengagungkan Tuhan agar Tuhan meringankan penderitaan mereka. Lantas para Pengamatpun mengikutinya.

LANGIT KEENAM

Langit keenam memiliki tujuh malaikat agung dan cerdas ahli perbintangan, alam, dan umat manusia. mereka merupakan archangel yang mengurus malaikat penjaga siklus dan fungsi alam: musim, kalender, sungai dan laut, musim buah, rumput, dan lain-lain. Archangel ini juga mengurus bahasa langit dan mendamaikan makhluk langit dan bumi. Dilangit ini, juga ada malaikat yang mencatat amal umat manusia sepanjang hidup mereka untuk dipertanggung jawabkan di hadapan ilahi.

LANGIT KETUJUH

Langit ketujuh merupakan tempat yang sangat indah dan diterangi cahaya berlipat ganda. Di sini, Henokh menyaksikan malaikat tingkat tinggi seperti Tahta, Kerubim, Serafim, Ofanim dan Archangel agung. Ia juga melihat pasukan langit berkobar api  tentara para Archangel. Para malaikat ini sujud di hadirat Tuhan, melantunkan kidung pujian. Di sini Henokh melihat kelabat Tuhan di langit kesepuluh. Malaikat pembimbing Henokh meninggalkannya pada perbatasan langit ketujuh sehingga Henokh terjatuh dan merasa ketakutan. Untungnya, Gabriel segera muncul menangkapnya dan membawanya ke lapisan langit selanjutnya.

LANGIT KEDELAPAN DAN KESEMBILAN

Tidak banyak informasi tentang dua lapisan langit ini. Langit kedelapan disebut dengan Miuzaloth. Di sini, Henok melihat “pergantian musim dan dua tanda zodiak”. Langit kesembilan (Kuchavim) merupakan tempat tinggal dua belas zodiak.

LANGIT KESEPULUH

Malaikat Michael mengantarkan Henokh ke langit ke sepuluh, di mana dia menyaksikan wajah Tuhan yang katanya seperti besi berkilay api memancarkan percikan-percikan terang dan terbakar. Dan maka aku menampak wajah Tuhan yang agung, sangat menggentarkan. Akan tak bisa menghitung perintah-perintahnya serta gemuruh suaranya. Tahta Tuhan sangat agung dan besar dan tidak dibuat oleh tangan siapapun bukan oleh pasukan kerubim dan serafim, maupun lantunan kidung mereka. Di langit ini, Tuhan memerintahkan Michael untuk menanggalkan pakaian duniawi Henok dan mengurapinya dengan minyak manis dan memakaikannya pakaian keagungan. Tuhan lalu memanggil malaikat Vrevoil untuk mencurahkan semua pengetahuan langit dan bumi pada Henokh. Ia memberikan kitab dan pena pada Henokh untuk menulis. Vrevoil mengajarkan Henokh rahasia kosmos selama 30 hari 30 malam tanpa henti. Dan selama itu, Henokh menuliskannya dalam 366 kitab. Dia menceritakan penciptaan semesta, Kejatuhan manusia, bahwa dunia akan berakhir pada hari kedelapan penciptaan (setelah 8000 tahun).


Raphael atau Israfil adalah salah satu sosok malaikat utama dalam tradisi tiga agama Abrahamik, Yahudi, Kristen, dan Islam. Dalam kepercayaan Yudeo-kristen, Rafael atau Israfil malaikat agung berada di tingkatan archangel (penghulu malaikat). Kata Raphael berasal dari bahasa Ibrani Rapha yang berarti “tabib” sehingga raphael bermakna “sang terang yang menyembuhkan” atau juga “ilah penyembuhan”. Dalam penggambarannya, ia sering dilukiskan dengan simbol penyembuhan , ular. Raphael ditugaskan untuk menjaga keamanan bumi dan penghuninya, dan dalam tradisi Kristen, ia merupakan salah satu dari malaikat yang paling ramah. Dia juga merupakan malaikat penghulu tertinggi disamping Michael, Gabriel, dan Uriel. 

Nama Raphael tidak disebutkan secara langsung dalam kitab kanonik; ia dikenal sebagai pembimbing dan guru dalam kitab apokrif Tobit. Dalam kitab itu, Rafael mengajarkan ilmu penyembuhan dan exorcism, pengusiran setan. Dia bertindak sebagai pemandu dan pendamping perjalanan, membuatnya dijuluki sebagai malaikat penjaga pengembara dan keamanan. Raphael memiliki banyak julukan dan tugas. Dia merupakan salah satu dari tujuh malaikat yang berdiri di hadapan Tuhan sebagaimana tersebut dalam kitan Revelation, dan termasuk dalam lima tingkat malaikat, Serafim, Archangel, Kerubim, Dominion,dan Powers. Dia merupakan malaikat angin malam, penjaga Pohon Kehidupan, malaikat kegembiraan, cahaya, dan cinta.

Dalam tradisi Kabbalah, Rafael ditugaskan untuk menyembuhkan bumi. Dia salah satu dai 10 Sefirot Pohon Kehidupan. Dia juga dipercaya sebagai salah satu dari tiga malaikat yang mengunjungi Ibrahim dan Lut. Selain itu, Rafael juga merupakan malaikat yang menyembuhkan luka khitan pada Abraham, dan luka paha Yakub. Menurut tradisi Rabinik (Mishnah), sebuah mutiara tergantung pada bahtera Nuh untuk menunjukkan siang dan malam, dikatakan bahwa permata itu berasal daro kitab suci yang diberikan kepada Nuh oleh Rafael, kita itu dijilid dengan safir dan berisi semua pengetahuan tentang perbintangan, penyembuhan, dan penguasaan kuasa gaib. Nuh mewariskan kitab ke Sem yang juga mewariskannya ke Ibrahim, Yakub, Lewi, Musa, Yosua,dan Sulaiman. Dalam Henokh 1 Rafel salah satu dari malaikat yang ikut menghukum Para Pengamat yang jatuh, Azazel dan kawan-kawan. Menurut Okultis Johannes Trithemius, Rafael adalah salah saru dari tujuh malaikat akhir zaman dan penjaga sefiroth suci. Dia juga dikatakan sebagai penguasa Kerubim dan Archangel bersama Zarachiel dia berkuasa atas Raquia atau langit kedua.

Rafael juga merupakan malaikat suci dalam Islam, dimana dikenal dengan sebuta Israfil.  Ia ditugaskan untuk meniup sebanyak tiga kali tiupan sangkakala pada hari kiamat.  Sangkakala atau sangka adalah sejenis alat tiup yang terbuat dari cangkang kerang. Alat tiup ini disebut sangkakala karena bernama sangka dan ditiup secara berkala atau bunyian berkala. Pada zaman dahulu sangkakala biasa digunakan dalam saat tertentu, seperti untuk meminta perhatian orang banyak, ketika hendak mulai berperang, mengumpulkan prajurit dan banyak lagi kegunaan sangkakala.
Ketika Allah telah selesai menjadikan alam semesta beserta isinya, lalu Allah membuat sangkakala dan meletakkannya di mulut Israfil. Kemudian dikisahkan Israfil selalu menatap kearah ‘Arsy, menanti kapan ia diperintahkan untuk meniup sangkakala tersebut.

Disebutkan pula dalam salah satu hadist, sangkakala itu bagaikan tanduk dari cahaya, dengan ukuran yang sangat besar dengan garis tengahnya seluas langit dan bumi (alam semesta). Dalam hadist lain dikatakan sangkakala malaikat Israfil terbuat dari tanduk, “Tanduk yang ditiup.”
Israfil selalu memegang terompet suci yang terletak di bibirnya selama berabad-abad, menunggu perintah dari Tuhan untuk meniupnya pada hari kiamat. Pada hari itu ia akan turun ke bumi dan berdiri di batu/ bukit suci di Jerusalem. Tiupan pertama akan menghancurkan dunia beserta isinya, tiupan kedua akan mematikan para malaikat dan tiupan ketiga akan membangkitkan orang-orang yang telah mati dan mengumpulkan mereka di Padang Mahsyar.

Ia dikatakan telah di kirim oleh Tuhan bersama malaikat utama yang lain, untuk mengumpulkan tanah dari empat penjuru dunia dan hanya Izrail saja yang berhasil dalam misi tersebut. Dengan tanah itulah Adam diciptakan. Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.

Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah”. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”




Sosok Azael telah lama dikenal sebelum ia muncul dalam tradisi tiga Agama Abrahamik, Yahudi, Kristen, dan Islam. Azazel merupakan raja Se’irim, iblis berwujud kambing, yang menghantui padang pasir dan kepadanya bangsa Semitik kuno mempersembahkan korban. Perjanjian lama mengatakan bahwa Jeroboam mengangkat seorang pendeta pelayan Se’irim pada masa pemerintahan Yosia kuil Se’irim ini dihancurkan karena praktik penyembahan Azazel semakin jauh dari nilai-nilai religius termasuk diantaranya ritual hubungan seks dengan kambing. Kata Se’irim juga muncul dalam Ulangan 17:7 dan 2 Tawarikh 11:5 dan Isaiah 34:13 dimana dikatakan Se’irim atau iblis berwujud kambing berjabat tangan dengan Lilith dan Iblis-iblis lainnya ditengah reruntuhan Edom.

Nama Azazel kemungkinan ditasrifkan dari kata “azaz” dan “el” bermakna Tuhan Yang Perkasa. Selain itu, beberapa ahli berpendapat Azazel berasal dari sosok dewa matahari Kanaan “Aziz” dan juga dewa padang pasir mesir Seth. Dikatakan dalam Ulangan 16:8, pada hari penebusan dosa Elohim memerintahkan Harun untuk menaruh dua kertas undian untuk dua ekor kambing, satu untuk Elohim dan satu lagi untuk Azazel. Kambing untuk Elohim dikorbankan sebagai korban tebusan, semantara Kambing Azazel dilepas ketengah padang pasir untuk menemuinya. Dari ayat Ulangan ini tampaknya bangsa Yahudi kuno meyakini Azazel sebagai sosok ragawi yang tinggal di tengah padang pasir, keyakinan yang kemungkinan dipengaruhi oleh suku semitik kuno tentang Se’irim.


Kitab Henokh mengaitkan sosok Azazel dengan kisah malaikat yang Jatuh. Dia merupakan kepala para Malaikat Pengamat yang  mencemarkan diri dengan perempuan manusia dan memperanakan Nefililm, raksasa, sehingga menimbulkan malapetaka di bumi. Mereka juga mengajarkan kepada manusia tentang rahasia-rahasia langit, cara membuat senjata, kosmetik, dan strategi perang. Malaikat di langit kemudian melaporkan Azazel kepada Yahweh karena kejahatannya mengungkapkan rahasia langit yang seharusnya tersembunyi dari manusia. Malaikat Rafael ditugaskan untuk menghukum Azazel dengan mengikatnya dan melemparkan ke balik kegelapan di dalam jurang begerigi cadas tajam, dan di sana dia akan dihukum hingga akhir zaman. Seluruh daratan bumi rusak karena perbuatan Azazel ini sehingga Tuhan membersihkannya dengan mengirim banjir besar pada masa Nuh.


Dalam kitab apokrif lain, Kitab Wahyu Ibrahim Azazel digambarkan dengan sosok burung najis yang mengerogoti korban Abraham. Selain itu kitab ini juga mengaitkan Azazel dengan Neraka. Ibrahim berkata kepadanya, “Semoga engkau menjadi bara api tungku bumi! Enyahlah Azazel menuju daratan tak terjamah dunia sebab itulah dirimu. Azazel juga sering dianggap sebagai sosok ular yang menggoda Hawa untuk mencoba buah terlarang.


Sosok Azazel juga muncul pada tradisi Islam dimana dia diyakini sebagi sosok Iblis sebelum pembangkannya. Dalam sebuah kitab karangan Imam al-Ghazali menyebutkan bahwa iblis itu sesungguhnya namanya disebut sebagai al-Abid (ahli ibadah) pada langit yang pertama, pada langit yang keduanya disebut az-Zahid. Pada langit ketiga, namanya disebut al-Arif. Pada langit keempat, namanya adalah al-Wali. Pada langit kelima, namanya disebut at-Taqi. Pada langit keenam namanya disebut al-Kazin. Pada langit ketujuh namanya disebut Azazil manakala dalam Luh Mahfudz, namanya ialah iblis.

Dia (iblis) lupa akibat urusannya. Maka Allah S.W.T telah memerintahkannya sujud kepada Adam. Lalu iblis berkata, “Apakah Engkau mengutamakannya daripada aku, sedangkan aku lebih baik darinya. Engkau jadikan aku dari api dan Engkau jadikan Adam dari tanah.”
Lalu Allah S.W.T berfirman yang maksudnya, “Aku membuat apa yang aku kehendaki.” Oleh karena iblis memandang dirinya penuh keagungan, maka dia enggan sujud kepada Adam A.S karena bangga dan sombong.

Dia berdiri tegak sampai saatnya malaikat selesai bersujud. Ketika para malaikat mengangkat kepala mereka, mereka melihat iblis tidak sujud sedang mereka telah selesai sujud. Maka para malaikat bersujud lagi untuk yang kedua kalinya karena bersyukur, tetapi iblis tetap angkuh dan enggan untuk bersujud. Dia berdiri tegak dan memalingkan wajah dari para malaikat yang sedang bersujud. Dia tidak ingin mengikuti mereka dan tidak pula dia merasa menyesal atas keengganannya.


Kemudian Allah S.W.T merubahkan mukanya(iblis) pada asalnya yang sangat indah cemerlangan kepada bentuk seperti babi hutan. Allah S.W.T membentukkan kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai. Setelah itu, lalu Allah mengusirnya dari syurga, bahkan dari langit, dari bumi dan ke beberapa jazirah. Dia tidak akan masuk ke bumi melainkan dengan cara sembunyi. Allah S.W.T melaknatnya sehingga ke hari kiamat karena dia telah menjadi kafir.

Monday, October 3, 2016

RHADAMANTHUS, MINOS and AIAKOS

RHADAMANTHUS, MINOS and AIAKOS (Aeacus) merupakan hakim bagi orang mati di dunia bawah, pelayan Hades. Mereka pada mulanya sosok manusia, putera-putera Zeus, yang diberi anugerah di dunia bawah untuk menghakimi manusia. Rhadamantus adalah putra Zeus dan Eropa dan saudara Raja Minos dari Kreta. Menurut sumber lain, ia merupakan putera dari Hephaestus. Karena takut akan saudaranya yang lalim, Rhadamantus melarikan diri ke Ocaleyia di Boeotia dan menikah dengan Alcemen. Karena ia selalu menjalankan keadilan seumur hidupnya, dia diangkat menjadi penguasa padang Elysia setelah kematiannya. Aiakos adalah putera dari Zeus dan Aegina, putri dewa sungai Asopus. Dia dilahirkan di Oenopia, tempat persembunyian Aegina oleh Zeus untuk mengamankannya dari murka Asopus. Setelah kematiannya, Aecus menjadi salah satu dari tiga hakim orang mati di Hades. Mereka masing-masing memiliki tugas berbeda. Aiakos merupakan penjaga kunci Haides dan menghakimi manusia-manusia Eropa, Rhadamanthys, penjaga Elysion (padang Elysia) dan menghakimi manusia-manusia dari Asia, dan Minos merupakan hakim terakhir yang memutuskan takdir manusia di dunia bawah.

ACHERON


Merupakan perwujudan dan dewa sungai dunia bawah. Dalam geografi kuno, kata acheron digunakan untuk menamai beberapa sungai. Sungai pertama dengan nama ini adalah Acheron in Thesprotia Epirus, negeri yang diyakini oleh orang Yunani Kuno sebagai batas terujung dunia sebelah barat sehingga sungai ini dipercaya bermuara di alam bawah. Homer dalam puisinya menuturkan acheron merupakan sungai di Hades (dunia bawah) dimana Pyrphlegetion dan Cocytus mengalir. Virgil mengatakan sungai ini merupakan sungai besar di Tartarus. Menurut tradisi Yunani selanjutnya, Acheron diyakini sebagai putra dari Helios dan Gaia atau Demeter, dan diubah menjadi sungai dunia bawah untuk menyegarkan dahaga para titan setelah berperang dengan Zeus. Bangsa Etruska juga mempraktikan keyakinan atas Acheron, dapat dilihat dari kultus Acheruntivi libri, penubahan jiwa-jiwa dan upacara korban (acheruntia sacra) yang juga terpengaruh oleh sosok acheron.


KHARON 


Kharon merupakan nahkoda kapal penyebarangan dunia bawah pelayan Hades. Menurut agama Yunani Kuno, Hermes Pyskhopompos (Pembimbing Kematian) mengumpulkan roh-roh orang mati dari dunia atas dan memandu mereka menuju tepi sungai Acheron dan di sana Kharon akan menunggu untuk menyebrangkan mereka menuju Haides. Ia akan meminta koin oblos yang dikubur bersama mayat sebagai bayaran untuk menyebrang. Mereka yang tidak punya koin tidak boleh menyebrang dan akan kembali ke dunia sebagai hantu. Kharon dilukiskan dalam tradisi Yunani dengan sosok berjenggot dan berhidung bengkok mengenakan topi runcing dan tunding. Dia sering digambarkan berdiri diatas kapalnya dengan tongkat menunggu kedatangan roh yang dipandu oleh Hermes Psykhompompos. 


KRONOS


Merupakan raja Titan dan penguasa waktu, selain itu dia juga diyakini sebagai daya penghancur semesta. Kronos menguasai semesta pada masa-masa keemas setelah ia mengibiri dan membunuh ayahnya Uranus (Langit). Takut akan ramalan akan dikalahkan oleh puteranya, Kronos memakan semua anaknya. Rhea berhasil menyelamatkan anak bungsunga Zeus dengan menyembunyikannya di pulau Kreta. Beranjak dewasa, Zeus bertarung dengan Kronos dan membebaskan saudara-saudaranya yang telah ia telan. Bersama dengan mereka, para dewa Olympus, Zeus berperang melawan para titan dan memenjarankan mereka ke Tartarus. Berabad-abad berikutnya, Zeus melepaskan Kronos dan titan-titan lain. Kronos kemudian diangkat menjadi Raha di Pulau padang Elysia, tempat kedamaian bagi orang-orang mati (surga)


ERINYES


Erinyes (Murka) merupakan tiga dewi dendam dan siksaan yang ditugasi untuk menyiksa manusia karena kejahatan mereka. Di dunia bawah, dewi ini menghukum dosa bunuh diri, kedurhakaan pada orang tua, perbuatan menentang dewa, dan penipuan. Korban yang terzalimi bisa memanggil Erinyes untuk memberikan kutuk terhadap orang yang menjahatinya. Kutukan Erinyes yang paling kuat adalah ketika digunakan orang tua mengutuk anaknya—sebab Erinyes terlahir dari kejahatan tersebut, dari tetesan darah Uranus ketika dia dikebiri oleh Kronos. Murka Erinyes mewujud dalam beragam bentuk. Yang paling parah adalah mereka akan menyebabkan anak-anak durhaka menjadi gila serta orang yang membantu mereka akan mati karena kelaparan dan penyakit. Kutuk ini bisa dibersihkan dengan ritual tertentu dan tindakan tertentu penebusan dosa. Di dunia bawah, mereka menyiksa para penjahat di Aula Orang Orang Berdosa.


HEKATE


Sosok dewi sihir, ilmu sihir, malam, bulan, dan nekromansi (pemanggilan roh). Dia putri tunggal dari Titan Perses dan Asteria. Hekate membantu Demeter mencari Persephone, membibingnya membelah gelap dunia bawah dengan obornya. Karena pertolongannya ini, Hekate ditunjuk menjadi mentri dan pendamping Persephone di dunia bawah. Hekate digambarkan dengan sosok wanita memegang dua obor terkadang mengenakan rok selutut dengan bot berburu seperti Artemis. Dalam kuilnya, Hekate digambarkan dengan wujud tiga bentuk. Hekate juga disamakan dengan sosok dewi-dewi lain, Artemis dan Selene dari Yunani, Despoine dari Arkadia, dewi laut Krateis, Tauria, Persesi dari Kolhia dan sebagainya.

Kata ba’al berasal dari bahasa semit yang secara harafiah bermakna “pemilik, tuan, suami,”. Kata ini kemudian digunakan untuk merujuk pada sosok dewa agung cuaca bangsa semitik barat. Sosok ilahiah yang pertama kali disembah oleh bangsa semit adalag dewa El sang pencipta. Bersama dengan dewi Asyerah, dewi kesuburan, El menurunkan banyak dew-dewa laon salah satunya Baal yang perkasa. Dalam sejarah perjalannanya, sosok Baal menjadi sosok ilahian yang dominan dan menggantikan kultus penyembahan terhadap El. Dalam tradisi semitik kuno diceritakan bahwa Baal memperoleh kedudukan sebagai dewa agung setelah dia mengalahkan banyak dewa lainnya, termasuk dewa laut, dewa badai, dan dewa maut. Perperangan Baal melawan kematian diyakini terjadi setiap tahun dan berakhir dengan kemenganannya membawa hujan untuk kembali menyuburkan bumi. Baal digambarkan dengan sosok manusia bekepala dan bertanduk kerbau seperti yang digambarkan dalam tradisi alkitabiah. Tangan kanannya terkadangan dilukiskan terangkat dan memegang kilat guntur, menggambarkan kekuatannya sebagai dewa kesuburan dan dewa kehancuran.
Dalam lempengan kuno Ugarit dikatakan bahwa kultus penyembahan Baal berkembangan hingga ke wilayah Israel kuno, Kanaan, dan Funisia. Selain itu, menurut catatan Herodotus, sosok dewa ini juga dikenal dengan banyak nama Jupiter oleh orang Romawi, Zeus oleh bangsa Yunani, Mazda oleh bangsa Persia, dan Amon oleh bangsa Mesir. Para pengikutnya meyakini Baal bertanggung jawab atas kekeringan, gempa bumi, dan kemalangan-kemalangan lainnya. Oleh karena itu membuat dewa ini tidak senang merupakan hal yang tidak baik. Pada masa-masa paceklik, terkadang kurban manusia juga dipersembahkan untuk menyenangkan hatinya.
Karena bangsa Funisia merupakan pelaut yang tangguh, agama dan kultus Baal berkembang pesat di seluruh wilayah Mediterannia. Tradisi Biblikan mengisahkan sepuluh suku Israel kuno menyembah dewa ini. Patung Baal didirikan di banyak tempat. Agama ini melahirkan banyak pendeta dengan upacara-upacara yang aneh termasuk diantaranya upacara bakaran dupa diiringai dengan tarian erotis para pendeta di altar suci kuil merapalkan mantra puja sambil melukai tubuh mereka dengan pisau untuk menggambarkan kesetiaan kepada Baal. Alkitab menempatkan Baal sebagai Beelzebub, salah satu sosok Malaikat yang jatuh.
Raja Ahab merupakan sosok raja israel pengikut Baal yang taat. Atas pengaruh istrinya, Jezebel, dia mendirikan altar suci Baal ditengah orang-orang Israel bahkan mengorbankan putra sulungnya Abiram dan putra bungsunya Segub untuk Baal. Pengorbanan putra sulung merupakan ritual ibadah yang umum dalam tradisi Kanaan dengan tujuan untuk menyenangkan hati dewa pelindung wilayah tempat itu. Tubuh-tubuh kurban manusia ini kemudian dikubur di bawah pondasi gerbang kota.
Bahkan pada awal pembangunan wilayah Kartagia, koloni bangsa Funisia, Para orang tua mengorbakan anak-anak mereka untuk Baal. Praktik pengorbanan ini menimbulkan kejijikan bagi orang-orang Kartagia, sehingga mereka membeli anak-anak budak untuk menjadi korban kultus Baal.
 Akan tetapi, pada waktu-waktu tertentu terutama di masa-masa sulit, Pendeta akan mengambil korban manusia dari anak-anak mereka. Pada masa-masa krisis yang berat korban manusia untuk Baal bisa mencapai 200 anak dari keturunan bangsawan dan orang kaya, mereka disembelih lalu dilempar kedalam api oleh para pendeta, praktik yang juga ditemukan dalam kultus Moloch. Pada masa krisis politik tahun 310 SM, 500 anak dikorbankan untuk menyenangkan Baal. Pada malam purnama, tubuh-tubuh mereka diletakan diatas pangkuan Baal yang terbuat dari perunggu. Pendeta kemudian menyalakan api dari bawah patung dan membakar korban hidup-hidup. Korban bakaran ini diiringi dengan dentuman tabuh, serunai dan lira untuk menyamarkan suara teriakan kesaiktan korban yang dibakar  sehingga tidak terdengar. Abu korban kemudian ditaruh dalam pasu dan diletakkan di pemakaman Acropolis. Praktik serupa juga ditemukan di Sardinia dan Sisilia.

Pengunjung Blog

Komentar Terbaru

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers