Monday, June 6, 2011


Anglo-Saxon Literature


The Anglo-Saxon literature, which may also be called Old English literature, is a collection of manuscripts that were written during the 600 years that the Anglo-Saxons were present in Great Britain. This period lasted from the 5th century until the conquest by the Normans in 1066. Anglo-Saxon literature is comprised of things such as Bible translations, poetry, and sermons. In addition to these, riddles and chronicles can be found as well. There are only about 400 manuscripts available which have survived to the present day. One of the most famous examples of Anglo-Saxon literature is Beowulf. In addition to its popularity in Great Britain, this literary work has become popular internationally as well.

The oldest example of Anglo-Saxon literature is Caedmon's Hymn. It was written during the 7th century. Many historians have spent a great deal of time researching these documents. One important document that gives us a glimpse of Anglo-Saxon history is the Anglo-Saxon Chronicle. The research on this form of literature has gone through a number of different stages. During much of the 20th century, researchers spent a lot of time reviewing the Germanic origins of these documents. Much of the research today focuses on studying the physical material that comprises the manuscripts. Historians are now more interested in who wrote them, as well as the date of their creation and their connections with European culture during this time.
The vast majority of Anglo-Saxon literature was written during the last 300 years that this group was present in the region. It should be noted that Old English literature is one of the oldest to survive until the present day. One of the reasons why Anglo-Saxon literature became so important is because of constant invasions into the country. The monks wanted to make sure that the population was literate in Latin so that the works of the church could be read. King Alfred was also interested in making sure the population was properly educated. He wanted the students in the country to learn Old English. The students who were successful in learning Old English would often go on to learn Latin.
Evidence of this is prominent in many surviving manuscripts, since many of them are student related training manuals. Of the 400 Anglo-Saxon literary works that have survived to the present day, over 170 of them are considered to be extremely important. These documents are sought after, and collectors have obtained them since the 16th century.
http://www.family-ancestry.co.uk

Anglo Saxon - Inggris Kuno

Pertengahan abad ke-5 dianggap sebagai permulaan Sastra Inggris. Kepulauan Britania ditaklukan oleh suku-suku Teutonic, Angles dan Saxons. Suku asli ditaklukan oleh suku-suku tersebut dan tulisan-tulisannya kemudian dikenal dengan nama Anglo-Saxon. Karya-karya Sastra Inggris Kuno masih terseimpan rapi dalam bentuk manuscript di perpustakaan-perpustakaan seperti perpustakaan Museum Inggris, Oxford University, Execeter Catherdal dan sebagian kecil tersebar di beberapa tempat. Beowulf merupakan epos pertama dan terbesar yang lahir pada zaman ini.

Bahasa kuno Inggris tidak dapat dibaca kecuali oleh mereka yang secara khsusu mempelajarinya. Epos ”Beowulf” memberika gambaran yang menarik dari kehidupan pada masa itu. Epos tersebut menceritakan kepada kita kerasnya peperangan dan keberanian dari para pemimpin dan kelaparan dari orang-orangnya. Epos tersebut juga menggambarkan kepada kita tentang kehidupan di gerbang-gerbang istana, mahluk yang mengerikan yang harus mereka perangi, kapal-kapal dan pertualangan mereka. Mereka mengalami hidup yang keras di darat dan di laut.
Epos tersebut juga memberikan kita gambaran tentang nenek moyang orang Inggris sebelum mereka tiba di Britania. Inilah gambaran kehidupan mereka:
From early morning when the warriors gathered in the hall, till the hour when they ”sank asleep”, each with his armor and weapons at hand.
Itulah kebiasaan hidup mereka yang selalu siap berperang, baik di rumah maupun di arena pertempuran. Mereka adalah orang-orang yang seafaring yang percaya bahwa: Their live (and death) were ordained by fate.
Dua pujangga besar yang lahir pada masa ini adalah Cædmon dan Cynewulf. Pada tahun 867, Northumbrian ditaklukan oleh bangsa Denmark (Danes), yang mengahancur leburkan kerajaan dan perpustakaan-perpustakaan yang berisi karya-karya sastra terdahulu.
Pada abad ke-9, sebagai dampak dari penaklukan bangsa Denmark, aktivitas kesusasteraan Inggris berpindah dari Utara ke Selatan. Invasi bangsa Denmark dapat dihentikan oleh kepemimpinan Alfred, Raja Wessex pada tahun 878.
Periode sastra Anglo-Saxons dimulai dengan nyanian-nanyian dan dongeng ketika mereka hidup di daerah perbatasan Laut Utara. Tiga suku nenek moyang mereka, the Jutes, Angles dan Saxons menaklukan Britania di pertengahan abad ke-5 dan merupakan pelopor berdirinya Negara Inggris. Kemungkinan pendaratan pertama di Britania adalah oleh suku Jutes sekitar tahun 449.
Nenek moyang suku ini merupakan pejuang-pejuang yang berwatak keras dan penakluk lautan, tetapi juga memiliki kemampuan berfikir dan jiwa yang mulia (noble). Puisi-puisi mereka mencerminkan perwatakan yang ganda tersebut. Subyek puisi-puisi mereka sebagian besar adalah laut dan kapal yang tenggelam, peperangan, petualangan, keberanian, kegagahan para prajurit dan cinta kampung halaman.
Keberhasilan Alfred dalam peperangan melawan bangsa Denmark membawa perubahan dalam sastra dan juga politik. Pada masa kepemimpinannya dia menempatkan dirinya untuk lebih tertarik pada pendidikan dan agama, membangun rumah-rumah ibadah dan fokus pada bidang intelektual serta menerjemahkan beberapa karya sastra Latin yang berguna bagi Masyarakat Inggris. Salah satu karya yang dibuat Alfred dan rekan-rekannya adalah ”History of the World”. Salah satu prosa yang paling menarik adalah Anglo-Saxons Chronicle, dan sejarah awal Inggris. Alfred sangat memberikan pengaruh pada prosa tersebut (849-901).
Dengan berakhirnya masa Alfred, karya sastra mulai mengalami penurunan secara besar-besaran; sastra dan bahasa Anglo-Saxon perlahan-lahan mulai ditinggalkan. Selama satu setengah abad diantara kematian Alfred (901) dan penaklukan bangsa Normandia (1066) nampaknya tak ada satu puisipun yang dihasilkan; dan beberapa prosa yang lahir tidak memiliki nilai sastra yang tinggi.
Pada tahun 1066 Inggris ditaklukan oleh bangsa Skandinavia yang mengalahkan Harold, raja terakhir Saxons dalam Battle of Hasting. Kedatangan bangsa baru ini tidak dapat dipungkiri memberikan pengaruh dalam segala hal kepada masyarakat Inggris.
Terlalu banyak tekanan membawa kepada pertentangan dan perpecahan antara suku bangsa Saxon dan Norman. Salah satu karya sastra yang mencerminkan perpecahan ini adalah ”Ivanhoe” pada akhir abad ke-12. Perpecahan diantara dua suku bangsa tersebut berlangsung hampir satu setengah abad dan berakhir ketika Raja Henry I, putra ketiga dari Suku Norman penguasa kerajaan Inggris, menikahi seorang keturunan langsung raja Alfred. Sehingga tidak ada lagi superior dan inferior diantara kedua suku bangsa tersebut. Henry I lahir dan dididik di Inggris dan hampir semua waktunya belajar Bahasa Inggris di sekolah.
Dampak dari penaklukan terhadap Bahasa dan Sastra Inggris
Inggris dengan segera mulai mengadopsi banyak kata-kata dari Bahasa Perancis Normandia, sehingga baik bahasa tulis maupun ucapan menjadi seperti bahasa Perancis. Selama hampir satu setengah abad setelah penaklukan, tidak nampak adanya sastra yang dimunculkan baik oleh Bangsa Norman ataupun Perancis ataupun campuran keduanya. Latin merupakan bahasa sastra Eropa dan karya sastra Inggris juga menggunakan bahasa tersebut. Sastra Inggris dalam Bahasa Latin sebagian besar dalam bentuk chronicles, dimana salah satu karya sastra Inggris yang terpenting adalah Historia Requm Britania (Sejarah Raja-raja Inggris), ditulis sekitar tahun 1135 oleh Geoffrey of Monmouth (seorang pendeta dari Welsh).
Bangsa Normandia aslinya merupakan ras atau suku penakluk laut yang keras yang mendiami kepulauan Scandinavia. Pada abad ke-10 mereka menaklukan bagian Utara Perancis yang saat ini masih disebut dengan nama Normandy yang dengan cepat mengadopsi budaya dan bahasa Perancis. Penaklukan mereka atas bangsa Anglo-Saxon di Inggris dipimpin oleh William, Pangeran Normandy, pada pertempuran Hasting tahun 1066. Sastra yang mereka bawa ke Inggris dikenal dengan keceriaannya, kata-kata cinta dan petualangan yang sangat bertentangan dengan puisi-puisi Anglo-Saxons. Tiga abad setelah peristiwa Hasting, Norman dan Saxon secara perlahan bersatu. Bahasa Anglo-Saxons menjadi sederhana dengan membuang sebagian besar infleksi suku Teutonik-nya, menyerap banyak kosa kata Perancis dan menjadi Bahasa Inggris. Sastra Inggris juga merupakan kombinasi antara elemen-elemen Perancis dan Saxon. Tiga dampak utama penaklukan Suku Bangsa Norman adalah sebagai berikut:
1) Masuknya budaya Romawi ke Inggris.
2) Tumbuhnya nasionalisme seperti timbulnya pemerintah pusat yang kuat sebagai ganti dari hilangnya persatuan suku bangsa Saxon.
3) Bahasa dan sastra baru yang diproklamirkan dalam Chaucer.
FALSE FRIEND
false friends are words that appear to be the same in two or more languages, but have a different meaning.
below are several false friend of english and french

achever - not to achieve but to finish, complete as in Il vient d'achever son service militaire - He's just finished his military service. The English to achieve can be translated by atteindre, réaliser, accomplir.
actuel(lement) - not actual(ly) but current(ly): Elle est actuellement en Suisse - She's currently in Switzerland. The English actually is usually translated by en fait.
agenda (m) - not an agenda in a meeting (ordre du jour) but a diary.
amateur (m) - although as in English this can have the meaning of non-professional, it more commonly means enthusiast (as in un amateur de jazz - a jazz lover).
apprécier - not just appreciate but also to estimate or assess : apprécier les conséquences - to assess the consequences.
assister / assistance - when used with à means to be present at, as in Il n'a pas assisté à la réunion - He wasn't present at the meeting. Note also that assistance can mean audience as well as assistance.
assumer - not to assume (= supposer) but to take on (responsibility) or accept (a situation).
assurance (f) - means insurance as well as assurance.
balancer - not to balance (= équilibrer, se tenir en équilibre) but to sway.
blâmer - not to blame (= reprocher qch à qn / en vouloir à qn) but to criticize.
caméra - not a camera for taking photos (= un appareil photo) but a film / TV camera.
casserole (m) - not a casserole (= un ragoût) but a saucepan.
caution (f) - not caution (= prudence, circonspection or avertissement) but deposit, security or bail.
cave (m) - not a cave (= une grotte) but a cellar.
change - The English change is most commonly translated by un changement: un changement de direction = a change of direction. The English change in the sense of loose change = lachauffeur (m) - not just an English chauffeur, but any kind of professional driver e.g. un chauffeur de taxi - a taxi driver.
Resource provided by the RealFrench.net website
Copyright The Manchester Metropolitan University 2004. All rights reserved. C Dawson
page 1
chips (mpl) - not chips (= frites - fpl) but crisps. The English chip in the computer sense is une puce.
cohérent - more commonly consistent as in une position cohérente - a consistent position. The sentence He was barely coherent = On avait peine à le comprendre.
collège (m) - not college as in university but a secondary school up to the age of 16.
comédien(ne) (m) - not comedien (= comique) but actor.
commande (f) - not command (=ordre) but order in the commercial or restaurant sense. Une télécommande is a remote-control.
compléter - more commonly means to supplement or complement rather than to complete (= terminer, achever).
conception (f), concevoir - in the commercial sense means design, to design rather than conceive, conception.
conducteur (m) - not the conductor of a bus (= contrôlleur) or an orchestra (chef d'orchestre) but a driver.
conférence - not a conference (= un congrès, une réunion) but a lecture or speech.
conforter - not to comfort (= réconforter) but to support, strengthen.
contrôler - more commonly means to check (as in contrôler les billets / passeports). The English to control is most often translated by dominer, maîtriser etc.
courage (m) - not just courage but also energy. The expression bon courage means variously good luck, cheer up or other positive wishes depending on the context.
cours (m) - means an individual class as well as a course. A course in a school is un programme and in a university is un cursus.
décevoir, deception - not to deceive (= tromper) but to disappoint. Note also the noun déception (f) meaning not deception (= une tromperie) but disappointment.
dégoûter - although can mean to disgust, is often translated by the milder to put off : Ne te laisse pas dégoûter par la couleur - Don't let the colour put you off.
délai (m) - not delay (= retard) but a timeperiod for doing something : Tu as un délai de 30 jours pour payer - You have 30 days in which to pay. Note also the expression dans les meilleurs délais - as soon as possible. monnaie, whilst the French change (m) means foreign currency as in bureau de change.
chauffeur (m) - not just an English chauffeurdélai (m) - not delay (= retard) but a timeperiod for doing something : Tu as un délai de 30 jours pour payer - You have 30 days in which to pay. Note also the expression dans les meilleurs délais - as soon as possible.
Resource provided by the RealFrench.net website
Copyright The Manchester Metropolitan University 2004. All rights reserved. C Dawson
page 2
demander - not to demand (= exiger) but to ask for.
député (m) - not deputy (= un adjoint) but a member of the Assemblée Nationale (the French Parliament).
dessin - not design (= la conception) but a drawing. Un dessein = a project, plan.
déstiné - often means to be aimed at, intended for. For example, Des mesures destinées à réduire le taux de chômage = Measures aimed at reducing unemployment
détail (m) - means not only detail but also retail (as in le prix de détail - retail price). Note also un détaillant - a retailer (as opposed to un grossiste - wholesaler) and acheter au détail - to buy retail (as opposed to acheter en gros - to buy wholesale).
détenir - not to detain (= retenir, placer en détention) but to possess.
disposer de - not to dispose of (= se débarasser de) but to have (at your disposal).
dossier (m) - not just file or dossier, but in a media context commonly used to mean issue, affair. Le dossier Elf - The Elf affair.
éditeur (m) - not editor (= rédacteur) but publisher.
effectif (m) - none of the meaning of the adjective effective (= efficace) but workforce (or in an educational context number of students).
énergétique - not energetic as used to describe a person (= energique) but relatiing to energy as a resource: les ressources énergétique - energy resources.
engin (m) - not engine (= un moteur) but device: un engin de fermeture - a locking device.
enquête (f) - much broader meaning than inquest, including inquiry, investigation and survey.
équipement (m) - not only equipment (more commonly =matériel) but facilities: équipments sportifs - sports facilities.
éventuel(lement) - not eventual(ly) (= fiexpérience (f) / expérimenté - not just experience but can also mean experiment. By contrast, expérimenté means experienced. The verb to experience is most commonly translated by connaître or, for an emotion, éprouver.
Resource provided by the RealFrench.net website
Copyright The Manchester Metropolitan University 2004. All rights reserved. C Dawson
page 3
exploiter - generally used with the more neutral sense of to run, operate rather than the pejorative to exploit: exploiter un réseau - to operate a network. The noun un exploitant is commonly translated as operator, but can be more specific according to the context, e.g. un exploitant agricole - a farmer.
faculté (f) - generally means university rather than faculty. Often shortened to fac: elle est en fac - she's at university.
faillir - not to fail (= échouer, rater) but to nearly to something: J'ai failli tomber - I nearly fell over.
figure (f) - not figure (= un personnage in the sense of person, un chiffre in the sense of number and la ligne in the sense of body shape) but face.
forfait (m) - not a forfeit in a game (= un gage) but something paid at a fixed rate, especially a package holiday.
formulaire (m) - not a formula (= une formule) but a form, as in remplir un formulaire - to fill in a form.
global - not so much global as total or overall, as in croissance globale - overall growth.
grappe (f) - not grape (= une raisin) but a bunch of grapes.
gratuité (f) - not a gratuity (= un pourboire) but the noun from gratuit meaning free or gratuitous. Thus la gratuité de l'enseignement means free education.
grief (m) - not grief (= la douleur, le chagrin) but a grievance.
humeur (m) - not humour (= humour) but mood or temperament.
huile (f) - oil that is edible and not that which can be burned (= la pétrole).
ignorer - although can mean to ignore, most comonly means not to know e.g. J'ignore les détails - I don't know the details.
impliquer - not just to implicate but also more neutrally to involve : se sentir impliqué - to feel involved.
important - most commonly important, but in a numerical context can mean significant or considerable: un nombre important de candidats - a considerable number of candidates; une hausse importante - a significant increase.
impression (une) - not only impression but also printing. Lancer une impression - to launch a print-out.nalement) but possible / possibly.
exercice (m) - not just exercise but in a business context can also mean financial year.
expérience (f) / expérimenté - not just experience but can also mean experiment. By contrast, expérimenté means experienced. The verb to experience is most commonly translated by connaître or, for an emotion, éprouver., but any kind of professional driver e.g. un chauffeur de taxi - a taxi driver.
inciter - usually means to encourage / urge rather than to incite. Le journal a incité le gouvernement d'investir dans l'education - The paper encouraged the government to invest more in education.
ingénieur (m) - broader meaning than engineer, including most technical and commercial domains.
inhabitable - not inhabitable but uninhabitable.
injure (f) - not an injury (= une blessure) but an insult.
intéressant - in the context of money can mean attractive: Il le vend à un prix intéressant - He's selling it at an attractive price.
interroger - broader meaning than to interrogate, including to question or to put questions to: Les journalistes ont interrogé le président sur l'Europe - The journalists questioned the President on Europe.
intervention (f) - not only intervention but also a surgical operation and a speech or lecture.
inutile - not just useless, but also unnecessary: Inutile de dire qu'il n'y est pas rentré - Needless to say, he didn't go back.
isolation (f) - not isolation (= isolement) but insulation.
issue (m) - not an issue (= question, dossier) but an exit, solution or outcome.
joindre - not to join in the sense of an organization (= devenir member de, adhérer à, s'inscrire à or entrer) , but to get hold of (someone), to enclose or to attach together.
large - not large (= grand) but wide.
lecture (f) - not a lecture in the academic sense (= une conférence if a public talk, un cours magistral if part of a series of academic lectures) but the act of reading.
libéralisme (m) - just as commonly refers to economic liberalism (i.e. right-of-centre) as to social liberalism (i.e. left-of-centre).
librarie (f) - not a library (= une bibliothèque) but a bookshop.
licence (m) - not a licence (= un permis) but a three-year bachelor's degree.
local (m) - when used as a noun means premises.

location (m) - not location (= emplacement if refering to site or localisation if refering to act of locating).
lunatique - not mad but moody, changeable.
matériel (m) - not material (= du tissu, de l'étoffe - f - for making clothes etc., or la matière for stories etc.) but equipment. In a computer context matériel means hardware, the opposite of le logiciel (= software).
militant (m) - not a militant (= un agitateur) but an activist.
mobile (m) - when used as a noun means motive: le mobile du crime - the motive for the crime.
moteur (m) - not just a motor but also a car engine.
muter, mutation (f) - not just mutate, mutation in the biological sense but more commonly transfer : être muté à une filiale - to be transferred to a subsidiary.
nouvelle (f) - in the literary sense not novel but short story.
occasion (f) - not just an occasion but also an opportunity.
offre (f) / offrir - not just an offer but also supply in the commercial sense: l'offre et la demande - supply and demand. Offrir means not only to offer but also to buy : Je te l'offre - I'll buy it for you.
onéreux - not onerous (= lourd) but expensive.
parc (m) - not just park but also in a commercial sense total number of or stock.
part (f) - not a part (= une partie in general or un rôle in a play) but a share: Une part de marché - a market share.
passer - in the expression passer un examen means to take an exam, not to pass an exam (= réussir un examen).
pension (f) - not just pension but also boarding house, boarding school and board in general: pension complète - full board.
percevoir - not just perceive but also to receive money: percevoir des droits d'auteur - to recieve royalties. Un percepteur is a tax inspecteur.
pétrole (m) - not petrol (= de l'essence) but oil that can be made into fuel etc. L'huile is edible oil.
photographe (m) - not photograph (= une phphrase (f) - not a phrase (= une expression, une locution) but a sentence.
plan (m) - not plan (= un projet, dessein) but a map of a town, transport system etc.
politique (m) - not just politics but also a policy: la politique étrangère - foreign policy.
préjudice (m) - not préjudice (= des préjugés) but harm. Porter préjudice à - To cause harm to.
président (m) - often translated by chairman / chairwoman rather than president: Le président d'une entreprise - the chairman of a company.
prétendre - not to pretend (= faire comme si / faire semblant de faire) but to claim: Il prétend tout ignorer - He pretends not to know anything.
procès (m) - not a process (= un processus) but a trial.
prune (f) - not a prune (= un pruneau) but a plum.
raisin (m) - not a raisin (= un raisin sec) but a grape.
réaliser - the use of this verb to mean to realise in the sense of to become aware of is not fully accepted. It is preferable to use se rendre compte de qch.
reporter - not to report (= signaler, faire le compte rendu de) but to postpone.
rude - not rude (= impoli) but rough.
sensible - not sensible (= raisonnable, sensé) but sensitive.
sérieux - can mean reliable or conscientious as well as serious: C'est une compagnie très sérieuse - It's a very reliable company.
service (m) - in addition to service can also mean favour (as in Tu peux me rendre un service? - Can you do me a favour?) and department (as in le service du personnel - personnel department).
sinistre (m) - when used as a noun means variously a disaster, an accident or damage.
société (f) / social - in a commercial sense not a society (= une association) but a company.
sommaire (m) - not a summary (= un résumé) but a table of contents.otographie) but a photographer
supporter - only means to support in the sense of to bear the weight of or to follow a sports team. Otherwise means to put up with. To support in the sense of to provide moral backing for is generally translated by soutenir.
susceptible - not susceptible (= sensible) but touchy. Also the expression être susceptible à - to be likely to.
sympathique - not sympathique (= compatissant) but friendly, pleasant.
terrible - not only terrible but in some contexts the opposite i.e. great : Il n'est pas terrible ce film - It's not great this film.
tissu (m) - not a tissue (= un kleenex) but material, fabric.
user - not to use (= utiliser) but to wear out.
veste (f) - not a vest (= un maillot) but a jacket.

Resource provided by the RealFrench.net website
Copyright The Manchester Metropolitan University 2004.


Sunday, May 22, 2011

The Sin

A rational creature (that is, a creature with intellect and will) can sin. If it be unable to sin, this is a gift of grace, not a condition of nature. While angels were yet unbeatified they could sin. And some of them did sin.
The sinning angels (or demons) are guilty of all sins in so far as they lead man to commit every kind of sin. But in the bad angels themselves there could be no tendency to fleshly sins, but only to such sins as can be committed by a purely spiritual being, and these sins are two only: pride and envy.
Lucifer who latter was confused with his follower Satan, leader of the fallen angels, wished to be as God. This prideful desire was not a wish to be equal to God, for Satan knew by his natural knowledge that equality of creature with creator is utterly impossible. Besides, no creature actually desires to destroy itself, even to become something greater.
On this point man sometimes deceives himself by a trick of imagination; he imagines himself to be another and greater being, and yet it is himself that is somehow this other being. But an angel has no sense-faculty of imagination to abuse in this fashion.
The angelic intellect, with its clear knowledge, makes such self-deception impossible. Lucifer knew that to be equal with God, he would have to be God, and he knew perfectly that this could not be. What he wanted was to be as God; he wished to be like God in a way not suited to his nature, such as to create things by his own power, or to achieve final beatitude without God's help, or to have command over others in a way proper to God alone.
Every nature, that is every essence as operating, tends to some good. An intellectual nature tends to good in general, good under its common aspects, good as such. The fallen angels therefore are not naturally evil.
The devil did not sin in the very instant of his creation. When a perfect cause makes a nature, the first operation of that nature must be in line with the perfection of its cause. Hence the devil was not created in wickedness. He, like all the angels, was created in the state of sanctifying grace.
But the devil, with his companions, sinned immediately after creation. He rejected the grace in which he was created, and which he was meant to use, as the good angels used it, to merit beatitude. If, however, the angels were not created in grace (as some hold) but had grace available as soon as they were created, then it may be that some interval occurred between the creation and the sin of Lucifer and his companions.
Lucifer, chief of the sinning angels, was probably the highest of all the angels. But there are some who think that Lucifer was highest only among the rebel angels.
The sin of the highest angel was a bad example which attracted the other rebel angels, and, to this extent, was the cause of their sin.
The faithful angels are a greater multitude than the fallen angels. For sin is contrary to the natural order. Now, what is opposed to the natural order occurs less frequently, or in fewer instances, than what accords with the natural order.
State of the Fallen Angels
The fallen angels did not lose their natural knowledge by their sin; nor did they lose their angelic intellect.
The fallen angels are obstinate in evil, unrepentant, inflexibly determined in their sin. This follows from their nature as pure spirits, for the choice of a pure spirit is necessarily final and unchanging.
Yet we must say that there is sorrow in the fallen angels, though not the sorrow of repentance. They have sorrow in the affliction of knowing that they cannot attain beatitude; that there are curbs upon their wicked will; that men, despite their efforts, may get to heaven.
The fallen angels are engaged in battling against man's salvation and in torturing lost souls in hell. The fallen angels that beset man on earth, carry with them their own dark and punishing atmosphere, and wherever they are they endure the pains of hell.
Orders Among the Fallen Angels
The angels that rebelled and became demons did not lose their nature or their connatural gifts. They cast away, by their sin, the grace in which they were created. They did not cast away the beatific vision, for they never had it.
Now, if we think of angelic orders as orders of angels in glory, then, of course, there are no orders of bad angels. But if we consider angelic orders as order of angelic nature simply, there are orders among the demons.
Certainly, there is a precedence among bad angels; there is a subjection of some to others. Demons of superior nature do not enlighten inferior demons; enlightenment here could only mean the manifestation of truth with reference to God, and the fallen angels have perversely and permanently turned away from God.
But demons can speak to one another, that is, they can make known their thoughts to one another, for this ability belongs to the angelic nature which the demons retain.
The nearer creatures are to God the greater is their rule over other creatures. Therefore, the good angels rule and control the demons.
Assaults of Bad Angels on Man
To tempt means one of two things:
(a) to make a test or trial; thus "God tempted Abraham" (Gen. 22:1);
(b) to invite, incite, or allure someone to sin. It is in the second sense of the word that the fallen angels tempt human beings.
God permits this assault of the demons upon men, and turns it into a human opportunity and benefit; God gives to men all requisite aid to repulse the assaults of demons, and to advance in grace and merit by resisting temptation.
To the devil (who is the fallen Lucifer, now Satan) belong exclusively the plan and campaign of the demons' assaults upon mankind.
In one way the devil is the cause of every human sin; he tempted Adam and thus contributed to the fall which renders men prone to sin. But, in a strict sense, diabolical influence does not enter into every sin of man. Some sins come of the weakness of human nature and from inordinateness of appetites which the sinner freely allows to prevail.
Angels cannot perform miracles; therefore demons cannot. But demons can do astonishing things, and can occasion real havoc.
When the assault of demons is repulsed, the devil is not rendered incapable of further attack. But it seems that he cannot return immediately to the assault, but only after the lapse of a definite time. God's mercy as well as the shrewdness of the tempter, seems to promise so much.

 
http://www.steliart.com
Sociolinguistics is the study of the effect of any and all aspects of society, including cultural norms, expectations, and context, on the way language is used, and the effects of language use on society. Sociolinguistics differs from sociology of language in that the focus of sociolinguistics is the effect of the society on the language, while the latter's focus is on the language's effect on the society. Sociolinguistics overlaps to a considerable degree with pragmatics. It is historically closely related to linguistic anthropology and the distinction between the two fields has even been questioned recently.[1]
It also studies how language varieties differ between groups separated by certain social variables, e.g., ethnicity, religion, status, gender, level of education, age, etc., and how creation and adherence to these rules is used to categorize individuals in social or socioeconomic classes. As the usage of a language varies from place to place (dialect), language usage varies among social classes, and it is these sociolects that sociolinguistics studies.
The social aspects of language were in the modern sense first studied by Indian and Japanese linguists in the 1930s, and also by Gauchat in Switzerland in the early 1900s, but none received much attention in the West until much later. The study of the social motivation of language change, on the other hand, has its foundation in the wave model of the late 19th century. The first attested use of the term sociolinguistics was by Thomas Callan Hodson in the title of a 1939 paper.[2] Sociolinguistics in the West first appeared in the 1960s and was pioneered by linguists such as William Labov in the US and Basil Bernstein in the UK
For example, a sociolinguist might determine through study of social attitudes that a particular vernacular would not be considered appropriate language use in a business or professional setting. Sociolinguists might also study the grammar, phonetics, vocabulary, and other aspects of this sociolect much as dialectologists would study the same for a regional dialect.
The study of language variation is concerned with social constraints determining language in its contextual environment. Code-switching is the term given to the use of different varieties of language in different social situations.
William Labov is often regarded as the founder of the study of sociolinguistics. He is especially noted for introducing the quantitative study of language variation and change,[3] making the sociology of language into a scientific discipline.

 Traditional sociolinguistic interview

Sociolinguistic interviews are an integral part of collecting data for sociolinguistic studies. There is an interviewer, who is conducting the study, and a subject, or informant, who is the interviewee. In order to get a grasp on a specific linguistic form and how it is used in the dialect of the subject, a variety of methods are used to elicit certain registers of speech. There are five different styles, ranging from formal to casual. The most formal style would be elicited by having the subject read a list of minimal pairs (MP). Minimal pairs are pairs of words that differ in only one phoneme, such as cat and bat. Having the subject read a word list (WL) will elicit a formal register, but generally not as formal as MP. The reading passage (RP) style is next down on the formal register, and the interview style (IS) is when an interviewer can finally get into eliciting a more casual speech from the subject. During the IS the interviewer can converse with the subject and try to draw out of them an even more casual sort of speech by asking him to recall childhood memories or maybe a near death experience, in which case the subject will get deeply involved with the story since strong emotions are often attached to these memories. Of course, the most sought after type of speech is the casual style (CS). This type of speech is difficult if not impossible to elicit because of the Observer's Paradox. The closest one might come to CS in an interview is when the subject is interrupted by a close friend or family member, or perhaps must answer the phone. CS is used in a completely unmonitored environment where the subject feels most comfortable and will use their natural vernacular without overtly thinking about it.

Fundamental concepts in sociolinguistics

While the study of sociolinguistics is very broad, there are a few fundamental concepts on which many sociolinguistic inquiries depend.

Speech community

Speech community is a concept in sociolinguistics that describes a more or less discrete group of people who use language in a unique and mutually accepted way among themselves.
Speech communities can be members of a profession with a specialized jargon, distinct social groups like high school students or hip hop fans, or even tight-knit groups like families and friends. Members of speech communities will often develop slang or jargon to serve the group's special purposes and priorities.

High prestige and low prestige variet

Crucial to sociolinguistic analysis is the concept of prestige; certain speech habits are assigned a positive or a negative value which is then applied to the speaker. This can operate on many levels. It can be realised on the level of the individual sound/phoneme, as Labov discovered in investigating pronunciation of the post-vocalic /r/ in the North-Eastern USA, or on the macro scale of language choice, as realised in the various diglossias that exist throughout the world, where Swiss-German/High German is perhaps most well known. An important implication of sociolinguistic theory is that speakers 'choose' a variety when making a speech act, whether consciously or subconsciously.

 Social network

Understanding language in society means that one also has to understand the social networks in which language is embedded. A social network is another way of describing a particular speech community in terms of relations between individual members in a community. A network could be loose or tight depending on how members interact with each other.[4] For instance, an office or factory may be considered a tight community because all members interact with each other. A large course with 100+ students would be a looser community because students may only interact with the instructor and maybe 1-2 other students. A multiplex community is one in which members have multiple relationships with each other.[4] For instance, in some neighborhoods, members may live on the same street, work for the same employer and even intermarry.
The looseness or tightness of a social network may affect speech patterns adopted by a speaker. For instance, Sylvie Dubois and Barbara Horvath found that speakers in one Cajun Louisiana community were more likely to pronounce English "th" [θ] as [t] (or [ð] as [d]) if they participated in a relatively dense social network (i.e. had strong local ties and interacted with many other speakers in the community), and less likely if their networks were looser (i.e. fewer local ties).[5]
A social network may apply to the macro level of a country or a city, but also to the inter-personal level of neighborhoods or a single family. Recently, social networks have been formed by the Internet, through chat rooms, MySpace groups, organizations, and online dating services.

 Internal vs. external language

In Chomskian linguistics, a distinction is drawn between I-language (internal language) and E-language (external language). In this context, internal language applies to the study of syntax and semantics in language on the abstract level; as mentally represented knowledge in a native speaker. External language applies to language in social contexts, i.e. behavioral habits shared by a community. Internal language analyses operate on the assumption that all native speakers of a language are quite homogeneous in how they process and perceive language.[citation needed] External language fields, such as sociolinguistics, attempt to explain why this is in fact not the case. Many sociolinguists reject the distinction between I- and E-language on the grounds that it is based on a mentalist view of language. On this view, grammar is first and foremost an interactional (social) phenomenon (e.g. Elinor Ochs, Emanuel Schegloff, Sandra Thompson).

Differences according to class

Sociolinguistics as a field distinct from dialectology was pioneered through the study of language variation in urban areas. Whereas dialectology studies the geographic distribution of language variation, sociolinguistics focuses on other sources of variation, among them class. Class and occupation are among the most important linguistic markers found in society. One of the fundamental findings of sociolinguistics, which has been hard to disprove, is that class and language variety are related. Members of the working class tend to speak less standard language, while the lower, middle, and upper middle class will in turn speak closer to the standard. However, the upper class, even members of the upper middle class, may often speak 'less' standard than the middle class. This is because not only class, but class aspirations, are important.Class aspiration
Studies, such as those by William Labov in the 1960s, have shown that social aspirations influence speech patterns. This is also true of class aspirations. In the process of wishing to be associated with a certain class (usually the upper class and upper middle class) people who are moving in that direction socio-economically will adjust their speech patterns to sound like them. However, not being native upper class speakers, they often hypercorrect, which involves overcorrecting their speech to the point of introducing new errors. The same is true for individuals moving down in socio-economic status.

Social language codes

Basil Bernstein, a well-known British socio-linguist, devised in his book, 'Elaborated and restricted codes: their social origins and some consequences,' a social code system which he used to classify the various speech patterns for different social classes. He claimed that members of the middle class have ways of organizing their speech which are fundamentally very different from the ways adopted by the working class.

 Restricted code

In Basil Bernstein's theory, the restricted code was an example of the speech patterns used by the working-class. He stated that this type of code allows strong bonds between group members, who tend to behave largely on the basis of distinctions such as 'male', 'female', 'older', and 'younger'. This social group also uses language in a way which brings unity between people, and members often do not need to be explicit about meaning, as their shared knowledge and common understanding often bring them together in a way which other social language groups do not experience. The difference with the restricted code is the emphasis on 'we' as a social group, which fosters greater solidarity than an emphasis on 'I'.

 Elaborated code

Basil Bernstein also studied what he named the 'elaborated code' explaining that in this type of speech pattern the middle and upper classes use this language style to gain access to education and career advancement. Bonds within this social group are not as well defined and people achieve their social identity largely on the basis of individual disposition and temperament. There is no obvious division of tasks according to sex or age and generally, within this social formation members negotiate and achieve their roles, rather than have them there ready-made in advance. Due to the lack of solidarity the elaborated social language code requires individual intentions and viewpoints to be made explicit as the 'I' has a greater emphasis with this social group than the working class.

Deviation from standard language varieties



A diagram showing variation in the English language by region (the bottom axis) and by social class (the side axis). The higher the social class, the less variation.
The existence of differences in language between social classes can be illustrated by the following table:
Bristolian Dialect (lower class) ... Standard English (higher class)
I ain't done nothing ... I haven't done anything
I done it yesterday ... I did it yesterday
It weren't me that done it ... I didn't do it
Any native speaker of English would immediately be able to guess that speaker 1 was likely of a different social class than speaker 2, namely from a lower social class, probably from a working class pedigree. The differences in grammar between the two examples of speech is referred to as differences between social class dialects or sociolects.
It is also notable that, at least in England and Australia, the closer to standard English a dialect gets, the less the lexicon varies by region, and vice-versa.

Covert prestige

It is generally assumed that non-standard language is low-prestige language. However, in certain groups, such as traditional working class neighborhoods, standard language may be considered undesirable in many contexts. This is because the working class dialect is a powerful in-group marker, and especially for non-mobile individuals, the use of non-standard varieties (even exaggeratedly so) expresses neighborhood pride and group and class solidarity. There will thus be a considerable difference in use of non-standard varieties when going to the pub or having a neighborhood barbecue (high), and going to the bank (lower) for the same individual.

Sociolinguistic variables

Studies in the field of sociolinguistics typically take a sample population and interview them, assessing the realisation of certain sociolinguistic variables.
A commonly studied source of variation is regional dialects. Dialectology studies variations in language based primarily on geographic distribution and their associated features. Sociolinguists concerned with grammatical and phonological features that correspond to regional areas are often called dialectologists.
There are several different types of age-based variation one may see within a population. They are: vernacular of a subgroup with membership typically characterized by a specific age range, age-graded variation, and indications of linguistic change in progress.
Variation may also be associated with gender. Men and women, on average, tend to use slightly different language styles. These differences tend to be quantitative rather than qualitative. That is, to say that women use a particular speaking style more than men do is akin to saying that men are taller than women (i.e., men are on average taller than women, but some women are taller than some men).
http://en.wikipedia.org/wiki/Sociolinguistics

 

Thursday, May 19, 2011

ALIRAN FILSAFAT EKSISTENSIALISME



Pengertian Eksistensialisme
Kata dasr eksistensi (existency) adalah exist yang berasala dari bahasa latin yaitu: “ex” artinya keluar, dan “sistere” artinya berdiri, jadi eksistensi artinya berdiri dengan keluar dari diri sendiri.
Dalam sumber lain disebutkan b ahwa kata eksistensi yang diturunkan dari kata kerja “sisto” artinya berdiri, menempatkan, sehi9ngga kata eksistensi diartikan: manusia berdiri sebagai diri sendiri dengan keluar dari dirinya. Ia sadar akan keberadaan dirinya sehingga dapat menggunakan segala sesuatu yang berada di luar dirinya. Dengna begitu ia sibuk dengan benda yang berada di sekitarnya.
Padfa umunya kata eksistensi berarti keberadaan, akan tetapi dalam filsafat eksistensialisme ungkapan eksistensi itu mempunyai arti yang khusus. Yaitu cara manusia berada dalam dunia. Artinya manusia beradadi dunia ini, memiliki cara yang berbeda denga cara beradanya benda. Benda-benda tidak sadar dengan keberadaan mereka di dunia, tidak safdar dengan yang ada di sampingnya. Berbeda denganmanusia, mereka sadar akan keberadaaan diri mereka, sadar terhadap manuisa yang ada di sampoingnya, sadar dengan benda dengan ynagb ada di samping mereka. Sehingga menjadikan benda-benda itu berarti. Cara manusia berada itu menunjukkan bahwa ia merupakan kesatuan dengan alam jasmaniyah. Sehingga alitan filsafat, eksistensialisme memiliki perbedaan dengan filsafat eksistensialisme. Aliran eksistensialisme menghadapkan manusia pada dirinyas lebih sulit rumusannya, sedangkan filsafat eksisitensilisme adalah benar-benar sebagai manusia karena dalam manusia adalah yang cara wujud manusia sebagai tema sentral.
Untuk membedakan manusia berada dengan benda berada dipakai 2 istilah yang berbeda. Untuk benda dipakai kata-kata b”berada” dan untuk manusia dipakai kata “bereksistensi” yang dalam bahasa Jerman disebut dengan dasein. Da berarti di sana, dan sein artinya berada sehingga artinya berada di sana. Artinya manusia menempatkan dirinya di dunia yang ada di sekitarnya dan bersatu dengan alamtersebut.
Aliran eksistensialisme secara radikal menghadapkan manusia pada dirinya sendiri menolak segala bentuk kemutlakan rasional. Tidak mau terikat oleh hal-hal bersifat spekulatif. Karena manusia hidup dengan pengalaman-pengalamna yang pernah ia alami.
Tidak mudah memang mendefinisikan eksistensialisme karena tokoh eksistensialisme sendiri tidak sepakat mengenai rumusan yang sesungguhnya tentang eksistensialisme. Walaupun begitu, ada satu hal yang disepakati aliran eksistensialisme dan filsafat eksistensialisme yaitu sama-sama mennempatka cara wujud manusia sebagai tema sentral.
Selain itu, kesulitan mendefinisikan aliran eksistensialisme hal ini disebabkan oleh aliran ini terkandung beberapa aliran yang berbeda karenaia merupakan filsafat yang bertekhnik dan terjelma dalam berbagai macam sistem yang berbeda anatara satu dengan yang lainnya.Sehingga pengaruh aliran ini bermacam-macam juga.Akan tetapi sifat-sitat umum penganut aliran eksistensialisme dapat diurutkan sebagai berikut:
1. Orang menyuguhkan dirinya (existere) dalam kesungguhan yang tertentu.
2. Orang harus berhubungan dengan dunia.
3. Orang merupakan kesatuan sebelum ada perpisahan antara jiwa dan badannya.
4. Orang berhubungan dengan “ada” Manusia hadir di dunia ini untuk diri, menunjukkan dirinya yang sesungguhnya pada dunia. Inilah saya hadir di sini untuk tujuan tertentu.
Setiap pribadi orang yang menganut aliran eksistensialisme harus berhubungan dengan dunia luar, mengetahui dan menyadari dunia sekitarnya secara sadar bahwa yang ada di sekitarnya selalu berhubungan dengan dirinya.
Manusia memiliki kesadaran yang berhubungan dengan alam jasmani. Jasad manusia tidak dipisahkan dari jiwanya karena seseorang tiada artinya jasad tanpa jiwa dan jiwa tiada artinya tanpa jasad.
Manuisia selalu berhubungan dengan segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Benda dan semua yang ada itu akan berharga bila semua berada di samping manusia karena manusia menggunakannya untuk menemukan pribadi dirinya sendiri.

Lahirnya Eksistensialisme
Lahirnya aliran eksistensialisme di dunia barat secara tegas menjadikan manusia sebagai tema sentral menunjukkan bahwa di sana sedang terjadi krisis yang luar biasa besarnya. Krisis yang bagaimanakah itu? Mari kita ungkapkan satu persatu faktor pendorong lahirnya eksistensialisme yaitu:
1. Adanya aliran materialisme yang menganggap manusia hanyalah materi, betul-betul materi dari segi bentuknya, manusia sering lebih unggul benda, hewan, tumbuhan akan tetapi jika dilihat dari segi keberadaaannya manusia sama dengan binatang, tumbuhan dan lain sebagainya.
Hal inilah yang mendorong eksistensialisme muncul dan menentang pendapat itu karena manusia mengerti tentang hewan, tumbuhan, benda dan sebagainya dan ia juga mengatahui bahwa hidupnya berarti. Berbeda dengan hewan, tumbuhan dan sebagainya yang tidak menyadari diri mereka sendiri, tidak sadar akan keberadaan dirinya sendiri seperti hal nya manusia. Artuinya menurut subjek dan semua benda yang berada di msekitarnya itu adalah objek.
Kesalahan materialisme adalah detotalisai yaitu kemungkinan manusia sebagai keseluruhan karena manuisia merasa bahwa kejasmaniannya (materi) sebagai keseluruhan manusia, manusia hanyalah sesuatu yang ada, tapi menjadi subjek pada jasmani atau materi itu hanyalah aspek kehidupan manusia. Bukan keeluruhan manusia, materialisme tidak menyadari bahwa mereka merasa berpikir dan berkesadaran.
2. Adanya aliran idealisme yang melebih-lebihkan bahwa mausia berpikir dan berkesadaran sehingga tidak ada yang lain selain pikiran, seluruh manusia menjadi pikiran. Manusia disatukan dengan kesadarannya, tidak berhubungan sama sekali dengan alam jasmani.

Dalam kesadaran itu, terdapat ide-ide yang buka berasal dari dunia luar kesadaran sekalipun ada pikiran tentang dunia itu hanyalah nonsens belaka, ide itu copian dari realitas karena manusia tidak mengenal dunia luar kesadarannya.
Artinya ialah ia akan mengingkari adanya manusia lain selain dirinya bahkan Descartes pernah mengingkari adanya jasad dirinya. Hal inilah yang diterangakan oleh eksistensialisme, mana mungkin manusia tidak mengenal dunia luar kesadarannya karena ia sendiri memiliki jasmani dan hidup bergantung pada jasad yang ia miliki.
Kesalahan iodealisme adalah menjadikan manuisia hnya sebagai subjek, hanya sebagai kesadaran sebaliknya aliran materialiasme hanya menjadikan manuisa sebagai objek
3. Keadaan dunia pada waktu itu sedang mengalami krisis karena setelah perang dunia kedua terjadi. Manusia hidup dalam kegelisahan, merasa eksistensi dirinya terancam karena ulahnya sendiri. Nilai tidak lagi mendominasi dalam kehidupan, ancaman perang terus berkecamuk. Manusia hidup penuh dengan kepura-puraan, kebencian merajalela bahkan agama sendiri tidak mampu mengatasinya malah memperhebat krisis yang terjadi. Oleh bkarena itu, eksistensialisme muncul dan menjadi tempat sebagai objek sekaligus subjek.

Artinya eksistenslalisme adalah salah satu reaksi terhadap peradaban manusia yang hampir punah akibat perang dunia kedua.

Pad hakikatnya eksistensialisme merupakan aliran yang berusaha mengembalikan keberadaan manusia pada kehidupan abadi yang dimiliki dan dihadapannya.

Pendapat Tokoh Eksistensialisme
Begitu banyak pemikiran yang dibahas dalam eksistensialisme. Paling sedikit ada 5 pemikiran yang jelas yaitu pemikiran Martin Heidegger , Jean Paul Sartre, Karl Jaspers,Gabriel Marcel dan Soren Kierkegaard.
Berikut ini ciri-ciri yang dimiliki bersama aliran eksistensialisme yaitu:
A. Motif pokoknya adalah eksistensi manusia dan cara khas manusia berada didunia.
B. Bereksistensi di artikan secara dinamis yaitu mencptakan dirinya secara aktif, berbuat sesuatu mnjadi hal yang berbeda dan merencanakan sesuatu yang akan dilakukan. Manusia menjadi lebih atau kurang dari keadaannya.
C. Pada hakikatnya manusia masih terikat dengan dunia sekitarnya apalagi dengan sesamanya karena manisia adalah realita yang belum selesai dan masih perlu dibentuk.
D. Memberi tekanan pada pengalaman yang konkrit bdan eksistensial.

Dibawah ini akan dijelaskan pendapat tokoh eksistensialisme,diantaranya yaitu:
1. Sorren Kierkegaard(1813-1855)
Dia adalah seorang pemikir dari Denmark . Dia dianggap sebagai bapak aksistensilisme kerena dia adalah orng yang pertama memperkenalkan istilah eksistensi dalam suatu arti yang sangat berperan pada abad 20 dalam aliran filsafat. Dia lah sumber utama filsafat eksistensialisme sebab begitu banyak karya-karya dan pemikiranya yang dijadikan sumber penting untuk perkembangan filsafat.

Walaupun semasa dia hidup sesudag ia meninggal beberapa tahun ia tidak dikenal oleh orang diluar negeranya karena karyanya ditulis dalam bahasa Denmark. Barulah pada akhir abad ke 19 karyanya diterjemahkan kedalam bahasa Denmark sehingga berguna bagi para filosof hingga saat ini.

Berikut ini diantara pendapatnya adalah:
a. Filsafat tidiklah suatu sistem akan tetapl filsafat adalaha suatu pengexpresian aksistensi individu. Ia sangat membenci sistem filsafat karena sistem itu dapat menbghambat dan menmjauhkan keseluruhan realitas yang klta hadapi secara konkrit.
b. Filsafat harus mengutamakan manusia individual, artinya manusia tadak pernah hidup sebagai aku umum akan tetapi ia hidup sebagai aku individual yang unik dan tidak dapat dijelaskan dengan keadaan semu yang lain. Tidak ada orang lain yang dapat mengartikan “ aku individual itu” untuk bereksisitensi dan berpran atas nama aku.
c. Eksisitensialisme berarati kepenuhan ada dalma manusia indsividu akrena persetujuan dan kemauan nya merdeka yaitu karena sikapnya terhadap manusuia dan benda menjadikan dalamnya subjek yang konkrit yang ada setiap saat. Karena keberadaan konkrit itu ialah eksisitensial dari individual dan kehidupan secara konkrit benar kehidupan aku, kebenaran secara konkrit berarti kebenaran ku.

Kier kegaard membagi stdia kehidupan manusia dalam tiga stadia yaitu:
1. Stadium aestetis yaitu orang yang berpikir tanpa garak. Manusia memikirkan sesuatu akan tetapi dia seakan berada diluar hal yang ia pikirkan itu, ia tidak menyentuhnya,ia tidak menyelaminya. Pandangannya hanya terarah pada hal yang diluar dirinya saja.
2. Stadium etis yaitu orng yang berpaling dari alam luar dan mengarahkan perhatianya pada realita yang ada dalam dirinya sendiri. Artinya manusia merenung tentang sesuatu tidak hanya merenung melainkan disertai dengan tindakan, kelakuan akan tatapi ia mengubah dirinya sendiri.ia masih mencari ukuran tingkah laku yang umum.
3. Stadium religious yaitu orng yang memutuskan suatu ikatan umum sehingga muncullah manusia sebagai subjek yang individual dalam hubumgannya dengan yang konkrit, minat manusia tdak lagi ada pada dirinya sendiri melainkan terletak pada Tuhan dan manusia terhubung dengan keabadian sehingga melahirkan perubahan manusia karena imannya.

2. Martin Heidegger
Berikut ini pendapatnya tntang eksistensialisme yaitu:
1. Filsafat itu sesuatu yang sistematis sehingga dengan itu manusia bisa mencapai metafisika yang lengkap dan sunggh-nsngguh.
2. S emua manusia berada di dalam dunia walaupun cara mereka berada didunia berbeda beda.
3. Manusia tidak hanya berada di dalam dunia tetapi ia juga memiliki dunia buktinya fungsi segala sesuatu yang berada di dunia itu ditentukan oleh manusia. Misalnya kayu berfungsio sebagai bahan bakar atau bahan bangunan.
4. Dasein seorang manusia akan berjumpa dengan dasein manusia lain sehingga terbentuklah beraa bersama-sama di dunia (mitsein).
5. Manusia terbuka bagi dunia dan bagi sesamanya yang berstandar pada tiga hal asasi penting yaitu:
a. Bevindlichkeit /kepekaan
Kepekaan berupa perasaan dan emosi yang disebabkan dari suatu bentuk “berada dalam dunia”. Artinya manisia dikuasai oleh nasib atau keadaan dunia yang dihadapkan pada manusia.

b. Verstehen/memahami
Manusia memahami kemungkinan yang ada pada dirinya yang seragam diarahkan pada kemumgkinan itu dan syarat-syarat untuk mencapai sesuatu itu. Singkatnya pengertian termasuk cara berada manusia

c. Rade/berbicara
Manusia memiliki daya untuk berbicara dan dapat berbicara dengan mengungkapkan dirinya berupa pemberitahuan sehingga membuat manusia saling mengerti. Dari pembicaraan dapat menemukan cara manusia berada dalam dunia dalam kehidupan sehari-hari bahwa manusia memilki 2 cara bereksistensi yaitu bereksistensi yang sebenarnya dan bereksistensi yang tidak sebenarnya. Yitu ketika manusia berada dalam dunia, menjelaskan kehidupan sehari-hari karena dalam hidup sehari-hari manusia selalu dihantui kekhawatiran terhadap sesuatu yang ada di dunia tetapi potensi terhadap dunia itu shingga manuisia seperti itu akan menghadapi hidup yang semu. Dihadapkan pada semua kesibukan yang mewujudka perkumpulan yang tak teratur.dan menjadikan segala sesuatu yang vorhaden(benda-benda) menjadi tidak berarti lagi.
6. Manusia bertanggung jawab atas dirinya walaupun bukan ia sendiri yanmg menciptakan dirinya. Artinya manusia tidak mampu mrngadakan dirinya tetapi ia tetap bertanggung jawab mengadakan dirinya yaitu melaksanakan kemungkinan-kemungkinan yang ada pada dirinya. Ketika ia sedang melaksanakan satu kemungkinan sedangkan kemungkinan yang lain tidak direalisasikan tetap saja kemungkinan itu menjadi tanggung jawabnya.

Bereksistensi yang sebenarnya yaitu ketika manusia dengan ketekunan mengikuti kita hampir dengan pemilihan ia akan menemukan dirinya sendiri sehingga ia mendapatkan pengertian yang benar tentang manusia dan dunia hingga akhirnya muncul kegembiraan.
3. Karl Jaspers(1883-1969)
Menurutnya ada bukanlah hal yang objektif yang dapat diketahui setiap orang.ada dalam arti yang sebenarnya adalah ada yang umum meliputi merangkumkan segala yang ada secara terbatas dan tertentu. Ada yang umum itu disebut dengan das Umgreifende.

Ada ini tidak dapat dimasukkan kedalam kategori yang tidak dapat dikenal.walaupun demikian ada tersebut dapat di pikirkan secara tidak langsung dengan pndekatan-pendekatan tertentu untuk memberi petujuk.Adapun tiga pendekatan itu ialah:
a. Mendekatinya dengan berpangkal pada diri kita sebagai dasein yang brada di tengah-tengah dunia yaitu melalui kesadaran umum yang dimiliki sehingga kita nampak sebagai ada yang merangkum
b. Berpamgkal dari dunia karena dunia nemiliki kedudukan yang sama dengan kesadaran dan roh, dunia setempat roh bekerja dan dunia adalah salah satu tempat menempatkan diri. Oleh karena itu dunia penunjuk bahwa yang meramgkum yang ada itu adalah dirinya sendiri.
c. Berpangkal pada pendekatan hubungan antara segala cara yang dipakai “yang merangkum” untuk menampakkan diri hingga bentuk-bentuk yang merangkum berbeda-beda tidak hanya dilihat secara terpisah.

Bertransedensi(merangkum segala sesuatu baik dunia maupun eksistensi) yang benar-benar ialah jika aku berpikirsambil mengatasi yang kupikirkan. Eksistensi itu terutama geschiechtlich artinya setiap manusia ditentukan oleh situasinya masig-masing yang berbeda-beda, akan tetapi tidak seorangpun yang puas akan penguasaan situasi itu.

4. Gabriel Marcel(1889-1973)
Ia lahir di Paris, awalnya ia tertarik pada idealisme akan tetapi ia berpaling pada eksistensiualisme. Karyanya yang pertama existensce et objectivite yang berarti pemikiran pentingnya eksistensialisme. Selain itu ada 2 buku harian yang terkenal yang ditulis yaitu Journal Methaphysig dan Etre et Avoil. Di antara pendapatnya adalah:
Manusia selalu membentuk dirinya dengan kemerdekaan/dorongan yang ia miliki. Manusia adalah penjelmaan berada/identik dengan tubuh dan selalu ditentukan oleh jasmani (incarnation) yang mengadakan daerah perbatasan sehngga hidup manusioa selalu dalam godaan untuk berkhianat pada dirinya, tidak terbuka pada orang lain. Hal ini akan membuat manusia kreatif jika ia berpartisipasi dengan berada akan tetapi jika melakukan itu memiliki ada namun akan mengkhianati dirinya dan tidak terbuka pada orang lain akan membahayakan pada manusia itu sendiri. Oleh karena itu manusia harus dibebaskan dari pengasingan diri seperti itu dengan mengorbankan kebebasan dan menebar cinta sesuai dangan eksistensi manusia.
5. Jean Paul Sartree(1905-1980)
Ia lahir di Paris tahun 1905 dan berfropesi sebagai pengajar bidang filsafat.karyanya yang terkenal adalah L’etre et le neant yang terbit tahun 1943. Selain pengajar ia juga seorang novelis dan dramawan yang terkenal. Di antara pemikiranya adalah:
a. Ada itu terdiri dari dua yaitu:
• Ada dalam diri(etre-en –soi)
Adalah ada pada hal-hal jasmani atau berada mewujudkan segala benda jasmaniah,segala materi semua benda ada dalam dirinya sendiri an tidak ada alasan benda-bendaitu beraa sperti itu.
Dalam pandangan ini prinsip identitas ditaati,benda-benda memilikim hubungan dengan keberadaannya dan dia tidak bertanggung jawab atas keberadaan dirinya.
• Ada untuk diri( etre-pour-soi)
Adalah ada dangan sadar akan dirinya, dalam pandangan ini prinsip identitas tidak di taati.artinya manusia mempunyai hubungan dengan keberadaannya,ia bertanggung jawab atas keberadaan dirinya.

b. Pada manusia terdapat dua kasadaran yaitu: pra reflektif dan reflektif.
Pra refrlktif yaitu bentuk kesadaran yang tidak ada dipusat ( belum dipikirkan kembali). Reflektif adalah kesadaran yang telah kenbali pada diri sendiri.
Dalam kesadaran reflektif,manusia sadar bahwa dirinya ada.namun dari kesadaran itu muncul penyangkalan dan peniadaan yang terus menerus (neantisation). Sadar tentang sesuatu berarti menyangkal sesuatu,suatu hal yang di capai pasti di ingkari. Sehingga semua yang diusahakan sia-sia tetapi manusia harus berbuat. Ini hukuman bagi manusia dan untuk membebaskanya digunakan dua kemungkinan yaitu berkesadaran seperti hewan dan bunuh diri.
c. Hukum keberadan manusia bukan entre (ada) malainkan a entre (akan /sedang) segala perbuatan manusia tanpa tujuan karena tidak ada yang tetap
d. Eksistensi manusia mendahului esensinya
e. Eksistensi manusia tidak hanya menjelaskan keberadaanya di hadapan manusia dan bukan manusia tetapi juga menjelaskan tnggung jawab pada seluruh manusia.manusia tidak hanya memiliki kebebasan tetapi juga menghubungkan hidupnya dengan sesamanya (etre-pour-outrui).
f. Manusia menginginkan ia berada dalam diri untuk diri (entre- en-soi-pour-soi) akan tetapi berada yang seperti itu hanyalah Allah,jika Allah itu ada. Disisi lain pengertian itu kontradktif sehingga tidak mungkin Allah itu ada akhirnya timbul dan berkembang atheis.

Monday, May 2, 2011




Kata mutiara bisa menumbuhkan semangat dan keyakinan seseorang untuk menggapai impiannya. Saya yakin, banyak orang yang sukses karena membangun dirinya dengan keyakinan yang kuat. Hadirkan keyakinanmu untuk mengajak teman, sahabat dan lingkunganmu untuk sukses BERSAMAMU. Silahkan sharing kata mutiara yang membawamu sukses pada saat ini dan di masa y.a.d.

Anda tidak dapat hanya berharap untuk sukses. Harapan tidak mengubah apapun. KEPUTUSAN bertindak yang akan mengubah segala sesuatu.

Mario Teguh :

Gagal Melakukan Hal-hal Besar Itu Tetap Lebih Terhormat

Kumpulan inspirasi Mario teguh
sumber banyak milis
Jika kita sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila kita sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan kita
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
kita hanya dekat dengan mereka yang kita
sukai. Dan seringkali kita menghindari orang
yang tidak tidak kita sukai, padahal dari dialah
kita akan mengenal sudut pkitang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena kita
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya kita merendahkan nilai yang bisa
kita capai melalui perubahan itu
kita tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
kita berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama kita. kita akan disebut baru, hanya bila
cara-cara kita baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
kita tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap kita salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kita akan
punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. kita akan menjadi lebih damai bila yang
kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian kita dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan
Bila kita belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat kita, bakatilah apapun pekerjaan
kita sekarang. kita akan tampil secemerlang
yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani
daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa
depan yang akan mereka capai
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita
ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum
kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan
Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.
Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,kita akan bisa mencapai yang terbaik
dari yang mungkin kita capai.
Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup
adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang
mendahulukan istirahat sebelum lelah.
Bila kita mencari uang, kita akan dipaksa
mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika kita mengutamakan pelayanan yang
baik, maka kitalah yang akan dicari uang
Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita
mungkin menua dengan berjalanannya waktu,
tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus
mengubah diri kita sendiri
Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk
melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi
orang tua yang masih melakukan sesuatu yang
seharusnya dilakukan saat muda.
Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat
berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita
kaya, tetapi menggunakannya dengan baik
adalah sumber dari semua kekayaan




Kejujuran adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya daripada berlian
Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, sedangkan berpikir tanpa belajar adalah berbahaya.
Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.
Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.
Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.
Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.
Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.
Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.

Melihatlah ke atas untuk urusan akhiratmu dan melihatlah ke bawah untuk urusan duniamu maka hidup akan tenteram.

Seseorang yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.

Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.

Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.

Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.

Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.

Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.

Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.

Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain.

Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.

Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah.

Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.

Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri.

Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.

Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.

Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan.

Jika rasa cinta itu tak terbalas maka bersukurlah, karena anda akan dipilihkan Allah yang lebih baik.

Watak keras belum tentu bisa tegas, tetapi lemah lembut tak jarang bisa tegas.

Sifat orang yang berlilmu tinggi adalah merendahkan hari kepada manusia dan takut kepada Tuhan.

Contoh yang baik adalah nasehat terbaik (Fuller)

Jika kita melayani, maka hidup akan lebih berarti (John Gardne)

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. - Bung Karno

Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri. - Mary Mccarthy

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. - Nabi Muhammad Saw

Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan- kepentingan yang lebih besar. - La Roucefoucauld

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. - Benjamin Franklin

Hati yang penuh syukur, bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan pula induk segala kebajikan yang lain. - Cicero

Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda. - Dale Carnegie

Istilah tidak ada waktu, jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat. - George Downing

Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer. - Sydney Harris

Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah. - Nabi Muhammad Saw

Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu-nunggu. - William Feather

Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik. - Robert Hall

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri. - Martin Vanbee

Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi. - Ernest Newman

Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak. - Aldus Huxley

Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. - Schopenhauer

Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. - Andrew Jackson

Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil; kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik. - Evelyn Underhill

Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan. - Johan Wolfgang Goethe

Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan. - Sir Francis Bacon

Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya. - Jalinus At Thabib

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu. - Marcus Aurelius

Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain. - Thomas Hardy

Kaca, porselen dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas yang nampak. - Benjamin Franklin

Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih. - Lao Tse

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. - Abu Bakar Sibli

Rahmat sering datang kepada kita dalam bentuk kesakitan, kehilangan dan kekecewaan; tetapi kalau kita sabar, kita segera akan melihat bentuk aslinya. - Joseph Addison

Bagian terbaik dari hidup seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain. - William Wordsworth

Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. - Kahlil Gibran

Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. - Alexander Pope

Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda. - Heather Pryor

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah. - Thomas Alva Edison

Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan; dan saya percaya pada diri saya sendiri. - Muhammad Ali

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. - Confusius

Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya; hidup di tepi jalan dan dilempari orang dengan batu, tetapi dibalas dengan buah. - Abu Bakar Sibli

Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis; dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum. - Mahatma Gandhi

Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, seseorang tidak beriman hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. ~ Nabi Muhammad SAW

Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. ~ Nabi Muhammad SAW

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia. ~ Nabi Muhammad SAW

Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian. ~ Nabi Muhammad SAW

Kecintaan kepada Allah melingkupi hati, kecintaan ini membimbing hati dan bahkan merambah ke segala hal. ~ Imam Al Ghazali

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar. ~ Khalifah 'Umar

Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan. ~ Ibnu Mas'ud

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. ~ Khalifah 'Ali

Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. ~ Ibnu Mas'ud

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. ~ Khalifah 'Ali

Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku. ~ Khalifah 'Umar

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. ~ Imam An Nawawi

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar. ~ Khalifah 'Umar

Dia yang menciptakan mata nyamuk adalah Dzat yang menciptakan matahari. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Penderitaan jiwa mengarahkan keburukan. Putus asa adalah sumber kesesatan; dan kegelapan hati, pangkal penderitaan jiwa. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Kebersamaan dalam suatu masyarakat menghasilkan ketenangan dalam segala kegiatan masyarakat itu, sedangkan saling bermusuhan menyebabkan seluruh kegiatan itu mandeg. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Menghidupkan kembali agama berarti menghidupkan suatu bangsa. Hidupnya agama berarti cahaya kehidupan. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Seseorang yang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. Dan seseoran yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup. ~ Bediuzzaman Said Nursi

Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya. ~ Johann Wolfgang von Goethe

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. ~ Johann Wolfgang von Goethe

Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran. ~ Johann Wolfgang von Goethe

Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang. ~ Einstein

Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian. ~ Einstein

Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang. ~ Einstein

Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya - langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya. ~ Einstein

Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan rendah hati. ~ Einstein

Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri. ~ Einstein

Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna. ~ Einstein

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung. ~ Einstein

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung. ~ Einstein

Benar, engkau adalah seorang raja penguasa dunia. Semua orang menunjukkan kesetiaannya padamu! Lalu bagaimana? Esok kamu akan di baringkan di kubur sebagai rumahmu. Dan dari segala arah, orang-orang akan melemparkan debu ketubuhmu menutupimu.

Walaupun engkau dijadikan raja penguasa dunia, engkau tidak akan lari dari kematian, dan meninggalkan dunia untuk para musuhmu walaupun hari ini wajahmu tersenyum, esok hal itu pasti akan membuatmu bersedih.

Aku melihat manusia datang kedunia lalu pergi jauh, Dunia dan harta selalu berpindah, dengan sayap-sayap yang sama untuk terbang.

Dunia tidak tetap dengan seorang yang hidup di mana pun, juga tidak ada seorang pun yang hidup selamanya menikmati kesenangannya, kematian dan penderitaannya bagaikan dua ekor kuda yang berlari cepat ke arah manusia, untuk menginjak-injak mereka dan melahap mereka.

Hai bodoh, yang terpedaya oleh daya tarik dunia! Pikirkanlah dan ambillah sesuatu (kebaikan) dari dunia ini untuk, menolongmu di akhirat.

Aku tersesat dalam kelalaian, sedang kematian bergerak kearahku, semakin lama semakin mendekat. Jika aku tidak mari hari ini, aku pasti mati esok.

Aku manjakan tubuhku dengan pakaian-pakaian halus dan mewah, sedikit berpikir bahwa itu akan membusuk dan hancur dalam kubur.

Aku bayangkan tubuhku remuk menjadi debu dalam lubang kubur, Di bawah gundukan tanah. Keindahan tubuhku akan berangsur-angsur hilang, sedikit demi sedikit berkurang hingga tinggallah kerangka, tanpa kulit dan daging.

Aku melihat detik-detik kehidupan lambat laun habis, namun keinginan-keinginanku masih belum terpenuhi. Suatu perjalanan panjang terbentang di hadapanku, sedangkan aku tiada bekal untuk jalan itu.

Aku menentang Tuhanku, melanggar perintah-perintah-Nya terang-terangan, sementara Ia mengawasiku setiap saat.

Aduh! Aku memperturutkan hatiku dalam perbuatan-perbuatan yang memalukan! Ah! Apapun yang telah terjadi tak dapat dihapuskan dan waktu bila telah berlalu tidak dapat ditarik kembali.

Ah! Aku berdosa secara rahasia, tidak pernah orang laun mengetahui dosa-dosaku yang mengerikan. Tetapi esok, rahasia dosa-dosaku ditampakan dan dipertunjukan kepada Tuhanku.

Ah! Aku berdosa terhadap-Nya, walaupun hati merasa takut, namun aku sangat mempercayai ampunan-Nya yang tak terbatas, aku ber-dosa dan tak tahu malu, dengan berani bergantung kepada ampunan-Nya yang tak terbatas.

Siapa lagi selain Dia, yang akan mengampuni dosa-dosaku. Sesungguhnya Ia patut bagi segala pujian! Seandainya tidak ada adzab setelah kematian. Tiada janji akan surga, tiada ancaman akan neraka. Kematian dan kebusukan cukup sebagai peringatan, agar kita menjauhi sia-sia. Namun akal kita bebal. Kita tidak mengambil peringatan apa pun. Sekarang tiada harapan lagi bagi kita, kecuali Yang Maha Pengampun mengampuni dosa-dosa kita, karna bila seorang hamba berbuat salah, hanyalah Tuhannya, tanpa seorangpun yang mengampuninya tak diragukan lagi aku adalah yang terburuk dari semua hamba-Nya.

Aku yang menghianati perjanjianku dengan Tuhanku yang dibuat di keabadian. Dan, adalah hamba yang cakap yang janji-janjinya tak berarti. Tuhanku, akan bagaimanakah nasibku, ketika api membakar tubuhku? Api yang melelehkan batu yang paling keras!

Ah! Aku sendiri ketika dibangkitkan dari kubur (tanpa seorangpun yang menolongku pada hari itu). Wahai Engkau, Yang Maha Esa yang tiada sekutu terhadap keagungan-Mu. Belas kasihanillah kesendirianku, karna ditinggalkan oleh segalanya.

Sungguh jalanan paling licin yang bahkan kaki ulamapun tergelincir di atasnya adalah ketamakan.

Tiada yang lebih baik dari dua kebaikan : Beriman pada Allah dan bermanfaat bagi manusia. Tiada yang lebih buruk dari dua kejahatan : Syirik pada Allah dan merugikan manusia.

Tiga tanda kesempurnaan iman : Kalau marah, marahnya tidak keluar dari kebenaran. Kalau senang, senangnya tidak membawanya pada kebatilan. Ketika mampu membalas, ia memafkan.

Tertipulah yang melakukan tiga perkara : Membenarkan apa yang tak terjadi, mengandalkan orang yang tidak dipercaya, dan menghasratkan apa yang tak dimiliki.

Dengannya Allah kuburkan kedengkian; Dengannya Allah padamkan permusuhan; Melaluinya diikat persaudaraan; Yang hina dimulyakan. Yang tinggi direndahkan.

Berbagi rezeki dengan tulus, berbakti pada orang tua, berbuat baik pada sesama, mengubah duka menjadi bahagia dan menambah usia.

Semua ilmu ada pokok bahasannya. Pokok bahasan ilmu para Nabi adalah manusia... Mereka datang untuk mendidik manusia.

Orang paling baik adalah orang yang kita harapkan kebaikannya dan kita terlindung dari keburukannya.

Jika orang dapat empat hal, ia dapat kebaikan dunia akhirat: Hati yang bersyukur, lidah yang berzikir, badan yang tabah pada cobaan, dan pasangan yang setia menjaga dirinya dan hartanya.

Nabi ditanya bermanfaatkah kebajikan setelah dosa? Ia menjawab: Taubat membersihkan dosa, kebaikan menghapuskan keburukan.

Manusia Paling baik adalah orang yang dermawan dan bersyukur dalam kelapangan, yang mendahulukan orang lain, bersabar dalam kesulitan.

Tiga manusia tidak akan dilawan kecuali oleh orang yang hina: orang yang berilmu yang mengamalkan ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam yang adil.

Tiada musibah yang ,lebih besar daripada meremehkan dosa-odsamu dan merasa ridho dengan keadaan rohaniahmu sekarang ini.

Hati Adalah Ladang. Sesungguhnya setengah perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam, dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karna jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik), niscaya tumbuh sebahagiannya.

Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub kerana suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu. (Sayidina Abu bakar)

Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna (Sayidina Abu Bakar)

Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. (Sayidina Umar bin Khattab)

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. (Sayidina Umar bin Khattab)

Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, kerana sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima? (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu'. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur'an tanpa mengambil pangajaran daripadanya. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara'. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara', sedang orang yang tidak wara' itu bererti hatinya mati. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah: Hatinya selalu berniat suci. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa). Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. (Sayidina Utshman bin Affan)


Katanya ** BILA KITA TIDAK MENGHARUSKAN DIRI SENDIRI - ORANG LAINLAH YANG AKAN MENGHARUSKAN KITA…
Bila kita tidak menjadi ahli dalam mengharuskan diri sendiri - orang lain akan menjadi ahli dalam mengharuskan kita.
Tapi Bila kita tidak mengetahui apa yang akan dicapai, bagaimana mungkin kita bisa mengetahui apa yang kita haruskan kepada diri sendiri?
Makanya, jangan ditenangkan dengan keadaan dimana kita saat ini berada, tetapi damailah dengan arah keinginan yang bernilai.
SEBUAH KAPAL BISA TETAP TENANG & AMAN BILA IA BERSANDAR DI PELABUHAN *** but, ITU BUKANLAH TUJUAN DIBANGUNNYA KAPAL.
Kita, tidak dibangunkan dalam wujud manusia untuk merasa nyaman dengan TIDAK ADANYA GERAK & UPAYA. Kita ditujukan untuk bergerak dalam upaya-upaya yang BERNILAI & PENTING.
Yaitu MENJADI PEMIMPIN sekaligus PELAYAN DI DUNIA INI… Sekarang terserah Anda… orang lain atau diri Anda yang mengharuskan diri sendiri?
-----** Kata Mutiara Motivasi dari Mario Teguh

Pengunjung Blog

Komentar Terbaru

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers